Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Profesi yang Cocok untuk Shinichi Kudo Semisal Ia Tinggal di Indonesia

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
20 April 2020
A A
shinichi kudo detective conan pekerjaan di indonesia mojok

shinichi kudo detective conan pekerjaan di indonesia mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai siswa kelas 2 SMA, Shinichi Kudo memiliki kemampuan menganalisa, menyusun hipotesa, serta deduksi di atas rata-rata teman sebayanya, utamanya dalam menyelesaikan kasus kejahatan yang sulit diselesaikan. Bahkan dikisahkan di komik, beberapa detektif swasta juga polisi di Jepang pun seakan tidak ada apa-apanya dibanding dirinya. Nggak salah kalau dia mengklaim dirinya sekaligus terobsesi menjadi seorang detektif terkenal. Beberapa kemampuan tersebut dia dapatkan dari ayahnya sendiri, Yusako Kudo, serta dari kebiasaannya membaca novel misteri (kisah-kisah detektif), salah satunya novel Sherlock Holmes.

Berdasarkan hal tersebut, nggak heran kalau Sherlock Holmes dijadikan sosok idola dan panutan oleh Shinichi dalam memecahkan banyak kasus kejahatan.

Selain memiliki kemampuan dalam menyelesaikan kasus kriminal, Shinichi juga memiliki beberapa kemampuan lain yang, bisa dibilang dibutuhkan oleh banyak instansi dan perusahaan di Indonesia. Mangkanya, sebagai seorang recruiter yang terbiasa melihat potensi para pencari kerja, saya rasa, selain jadi detektif, Shinichi juga punya bakat dan cocok menempati beberapa posisi di perusahaan untuk level staf sampai dengan menengah.

Tapi sebelumnya, fyi aja nih, di kemunculan pertamanya pada tahun 1996, Shinichi adalah seorang siswa kelas 2 SMA. Berarti pada tahun sekarang, usia dia sekira 38-40 tahunan, lah. Maksud saya, di usia segitu, seharusnya Shinichi terbilang produktif jika bekerja kantoran.

Pekerjaan Shinichi Kudo semisal ia tinggal di Indonesia #1 Jadi intel

Kemampuan mata-mata yang dimiliki oleh Shinichi nggak perlu diragukan lagi. Dengan atau tanpa alat bantuan dari Profesor Agasa, Shinichi tetap andal dalam melihat pergerakan targetnya tanpa ketahuan, termasuk menyamar dan mendapatkan data yang dibutuhkan. Sesekali ketahuan, sih, but it’s ok, lah. Sebab itu, sangat memungkinkan jika tinggal di Indonesia, Shinichi menjadi seorang intel. Jadi, siap-siap aja, kalau ada tukang bakso, nasi goreng, atau ketoprak yang rasa olahan masakannya nggak enak, fix itu Shinichi lagi nyamar.

Pekerjaan Shinichi Kudo semisal ia tinggal di Indonesia #2 Jadi auditor

Shinichi itu orang yang teliti dan tertarik dengan detil dari suatu persoalan. Di samping itu dia juga sosok yang investigatif. Tenang, ketika melakukan suatu kekeliruan, Shinichi bukan tipe orang yang gengsi untuk meminta maaf duluan, kok. Saya juga yakin, dia nggak akan mengobral kata investigasi sewaktu keliru. Kemampuannya ini menjadikan Shinichi punya potensi yang mumpuni jika berniat alih profesi menjadi auditor eksekutif.

Pekerjaan Shinichi Kudo semisal ia tinggal di Indonesia #3 Jadi HRD

Kemampuan Shinichi dalam memikirkan semua hal dari berbagai sudut pandang betul-betul cocok dengan gaya HRD di banyak perusahaan. Belum lagi selalu memikirkan resiko beserta konsekuensi yang akan didapat ketika mengambil suatu keputusan. Punya simpati juga empati yang cukup tinggi terhadap orang di sekitarnya, bisa bikin Shinichi menjadi seorang HRD yang diandalkan.

Pekerjaan Shinichi Kudo semisal ia tinggal di Indonesia #4 Jadi novelis atau esais

Deduksi dan argumen Shinichi dalam menyelesaikan setiap kasus emang nggak ada obat. Nggak usah diragukan lagi. Runut dan selalu enak didengar. Pelaku kejahatan aja selalu dengerin sampai akhir, kok. Nah, atas dasar itu, rasanya nggak salah kalau Shinichi menjajal bakat terpendam sebagai novelis atau esais.

Baca Juga:

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

Dia bisa cerita soal pengalamannya selama jadi detektif, kasus menarik apa yang bisa diceritakan, lalu submit aja ke Mojok. Sampeyan punya banyak fans di Indonesia. Kalau naskah sampeyan tayang di Mojok, pembacanya pasti banyak dan bisa melampaui rekor pembaca tulisan Agus Mulyadi yang berjudul “Sidang MK Hari Ini Akhirnya Membuat Jokowi Menangis”.

Saya cukup yakin soal ini, mengingat Yusaku Kudo, bapaknya Shinichi, adalah novelis ternama yang karyanya go international. Jadi, bisa belajar dan diskusi banyak juga, kan.

Pekerjaan Shinichi Kudo semisal ia tinggal di Indonesia #5 Jadi stafsus presiden

Wawasan dan kepintaran Shinichi itu nggak usah diragukan lagi. Dengan prestasinya yang terbilang baik dalam menyelesaikan kasus, sekaligus menginspirasi banyak orang untuk berpikir kritis, Shinichi bisa aja kok ditunjuk sebagai stafsus Presiden. Apalagi dia bukan pegiat usaha dalam bidang apa pun. Jadi, nggak perlu khawatir soal dugaan rangkap jabatan maupun konflik kepentingan. Aman.

Satu yang pasti, Shinichi nggak bisa jadi bagian dari Perangkai Kata-nya Zarry Hendrik. Lha, dia ngungkapin perasaannya ke Ran Mouri aja susah banget, perlu nunggu sampe beratus-ratus chapter dulu. Di London pula. Hadeeeh. Itu pun dengan penyampaian yang agak belibet, nggak straight to the point. Untung Ran tetep sayang dan sabar nunggu. Nggak kayak kamu. Eh.

BACA JUGA Detektif Conan dan Cita-Cita Anak 90-an Pengin Jadi Detektif dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 April 2020 oleh

Tags: detective conanpekerjaanprofesiShinichi Kudo
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

5 Alasan Pabrik Asal Jepang Selalu Jadi Primadona Jobseeker

5 Alasan Pabrik Asal Jepang Selalu Jadi Primadona Jobseeker

20 Maret 2022
linkedin mirip facebook postingan aneh mojok

LinkedIn Lama-lama kok Malah Jadi Mirip Facebook, ya?

26 September 2020
Berprofesi Menjadi Makeup Artist Nggak Semudah Itu! Terminal Mojok

Berprofesi Menjadi Makeup Artist Nggak Semudah Itu!

31 Desember 2020
Menyebut Shinichi Kudo Jelek Itu Adalah Kejahatan Paling Hakiki

Menyebut Shinichi Kudo Jelek Itu Adalah Kejahatan Paling Hakiki

2 Maret 2020
Tugas Penyiar Radio Bukan Cuma Ngemeng Doang terminal mojok

Membedah Tugas Penyiar Radio yang Sering Dibilang Ngemeng doang

24 Mei 2021
Nge-ship Conan Edogawa dengan Haibara Lebih Menarik Dibanding Shinichi Kudo dengan Ran terminal mojok.co

Nge-ship Conan Edogawa dengan Haibara Lebih Menarik Dibanding Shinichi Kudo dengan Ran

17 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang Mojok.co

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang

9 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.