5 Permen Legendaris yang Menemani Tumbuh Kembang Generasi 90-an – Terminal Mojok

5 Permen Legendaris yang Menemani Tumbuh Kembang Generasi 90-an

Artikel

Juli Prasetya

Asal kamu tahu, ya. Orang-orang yang sekarang sudah merasa dewasa dan matang secara umur fisik dan psikisnya, sebenarnya dulu juga seorang bocil ingusan yang akan luluh di depan kuasa permen. Permen apa pun itu.

Anak kecil dan permen sudah seperti sepasang kekasih yang sulit dilepaskan. Permen ibarat candu. Anak se-manut dan sebandel apa pun, pasti akan luluh di depan pesona sebuah permen.

Merek permen seolah menjadi penanda sebuah generasi di setiap zaman. Dan inilah macam-macam permen yang sangat populer bagi generasi 90-an.

#1 Jagoan Neon

Ia adalah permen loli yang ada gagangnya buat pegangan. Konon dalam sejarahnya, loli terinspirasi dari generasi purba saat mengambil madu dengan kayu panjang, lalu menyatukan madu dengan memutar-mutar madunya menjadi lingkaran di ujung kayu tersebut. Permennya sendiri berbentuk bulatan seperti bola/kelereng, yang memiliki beberapa variasi warna, seperti merah, kuning, hijau, dan ungu. Dan warna-warna ini mewakili 4 ikon jagoan neon, yakni Kojak, Flash, Punk, dan Tomcat.

Pada masanya, permen ini pernah menjadi permen yang gaul abis. Salah satu iklan termutakhir misalnya, empat bujang tanggung naik BMX yang hampir masuk jurang. Namun, setelah makan Jagoan Neon, mereka jadi jagoan dan bisa terbang melewati jurang. Anak dulu mana ngerti itu iklan.

#2 Hot-hot Pop

Sama seperti Jagoan Neon, Hot-hot Pop juga merupakan permen loli. Namun, permennya sendiri berbentuk kaki, sehingga ia juga disebut sebagai permen kaki. Permen ini bisa mewarnai lidah dan bibir menjadi merah seperti lipstik. Pada masanya, permen ini sangat fenomenal sekaligus populer di kalangan anak SD yang miskin dan papa.

#3 Pendekar Biru

Pendekar Biru adalah permen yang secara tidak langsung memproklamirkan diri sebagai pesaing Hot-hot Pop. Dari konsep dan bungkus permen, ia seperti meniru Hot-hot Pop. Hanya, yang membedakan adalah ia memiliki warna biru kehitaman. Entah kenapa dulu permen ini digandrungi oleh anak-anak karena bisa mewarnai lidah mereka menjadi biru. Mungkin, anak-anak yang memiliki lidah berwarna biru itu merasa menjadi pendekar yang tak terkalahkan. Makanya, iklannya di TV pun memperlihatkan seorang bocil yang berubah menjadi pendekar biru dan mengalahkan musuhnya.

#4 Yosan

Yosan pertama kali diproduksi pada 1986 oleh  Mustika Manis Utama Corporation. Permen satu ini tidak usah diragukan lagi dan saya nobatkan sebagai salah satu permen karet terbaik sepanjang masa.

Yosan sebagai permen karet memiliki konsep pemasaran berbeda dari yang lainnya. Selain memiliki varian rasa buah yang lumayan banyak, pihak Yosan juga membuat terobosan dalam hal pemasaran. Mereka memberi iming-iming kepada para bocil untuk mendapatkan huruf YOSAN lengkap dan bisa ditukar dengan sepeda, kaos, dan tamiya.

Jadi, sebelum era Jokowi memimpin, Yosan sudah lebih dulu membagi-bagi sepeda. Meskipun kelengkapan huruf YOSAN sendiri dianggap mitos. Akan tetapi, ia tetap diterima di masyarakat dan memiliki pasar yang cukup besar pada masanya.

#5 Milkita

Milkita sebenarnya masih saudaraan jauh sama Jagoan Neon. Lantaran mereka diproduksi di pabrik yang sama yakni PT Unican Surya Agung. Hal yang membuatnya terkenal bukan karena produk permen lolinya atau permen bijiannya, tapi karena iklannya yang unik dan kocak abis. Bahkan sampai sekarang iklan Milkita dijadikan meme oleh generasi millenial, selain Kiko, dan Coco Crunch.

Milkita perlahan mulai merangkak naik setelah iklannya yang menceritakan tentang seorang istri yang marah kepada suaminya yang baru pulang kerja. “Mentang-mentang cari duit, beliin anak sembarangan,” ucap si ibu. Lalu, si anak tiba-tiba datang menengahi orang tuanya yang sedang adu bacot. Ia menjelaskan bahwa tiga loli Milkita setara dengan segelas susu.  Semenjak itu, permen loli Milkita mendapatkan pasarnya.

Dari kelima permen itu, mana yang masih jadi favoritmu? Sini komen di kolom komentar~

BACA JUGA Rekomendasi Kado Nikahan Mantan dengan Kandungan Makna Mendalam dan tulisan Juli Prasetya lainnya.

Baca Juga:  Snack Jadul Antimainstream Generasi 80-an dan 90-an
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini
---
3


Komentar

Comments are closed.