Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Keunikan Purbalingga yang Tidak Dimiliki Daerah Lain

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
26 Agustus 2022
A A
5 Keunikan Purbalingga yang Tidak Dimiliki Daerah Lain (Unsplash.com)

5 Keunikan Purbalingga yang Tidak Dimiliki Daerah Lain (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum masuk ke inti tulisan, izinkan saya menjelaskan terlebih dahulu supaya para pembaca tidak dilema mengenai kabupaten yang saya bahas. Yaps, Purbalingga. 

Purbalingga adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Sebelah utara Purbalingga berbatasan dengan Kabupaten Pemalang, sebelah timur dengan Banjarnegara, selatan dan barat dengan Banyumas. 

Ingat ya, Purbalingga bukan Probolinggo. Beda loh, ya! Setelah mengerti letak Kabupaten Purbalingga secara strategis. Mari kita simak keunikan yang ada di Purbalingga dan tidak ada di daerah lain.

#1 Industri bulu mata dan rambut palsu terbesar di Indonesia 

Kabupaten Purbalingga mempunyai banyak rumah-rumah industri yang bergerak di bidang bulu mata dan rambut palsu. Industri ini mampu menyerap banyak tenaga kerja lokal. Biasanya para karyawan pabrik adalah seorang ibu rumah tangga. 

Mayoritas pabrik bulu mata dan rambut palsu di Purbalingga itu fleksibel soal jam kerja. Para pekerja mendapatkan izin untuk membawa pulang pekerjaan menyulam bulu mata dan rambut palsu. Jadi, para pekerja nggak harus berangkat pagi pulang malam. Pokoknya target terpenuhi.

Dan, tahukah kamu, industri bulu mata dan rambut palsu di Purbalingga itu terbesar di Indonesia? Sebuah kebanggaan ketika industri yang dianggap kecil bisa menghidup banyak orang.

#2 Industri knalpot

Knalpot Purbalingga terkenal dengan sebutan knalpot braling. Pelopor knalpot ini adalah Hasan Yusuf yang memulai usahanya sekitar tahun 1970. 

Awalnya, Hasan merintis usaha pembuatan dandang dari bahan kuningan. Namun, karena merasa usahanya kurang berhasil, Hasan banting setir untuk memulai usaha knalpot. Hasan tidak menyangka kalau knalpot hasil kreasinya sangat laku di pasaran. 

Baca Juga:

Enaknya Hidup di Kecamatan Kembaran Banyumas: Dekat Kota, tapi Masih Asri dan Banyak Makanan Enak

Mahasiswa Baru Wajib Tahu, Fakultas Teknik Unsoed itu Bukan di Purwokerto, tapi di Purbalingga!

Knalpot Purbalingga tidak hanya terkenal di Indonesia saja, bahkan sudah merambah pasar mancanegara. Untuk menghargai usaha Hasan menjadikan knalpot sebagai ikon, Kabupaten Purbalingga membuat patung knalpot. Sebuah apresiasi bahwa dari “usaha sederhana” ini, banyak warga kabupaten yang mendapatkan pekerjaan.  

#3 Produksi batu akik

Selain knalpot dan rambut palsu, banyak orang mengenal Purbalingga sebagai surganya penggemar batu akik. Bahan-bahan baku batu akik sendiri diambil dari Sungai Klawing yang berhulu di Gunung Slamet.

Ada berbagai jenis batu di Sungai Klawing yang selanjutnya diolah menjadi cincin, mata gelang, dan liontin. Harga batu akik di Purbalingga bernilai jual tinggi. Selain itu, motifnya juga sangat beragam. Bagi kalian yang menyukai perhiasan unik, batu akik khas Purbalingga bisa menjadi alternatif oleh-oleh.

#4 Jenderal Soedirman

Tahukah kamu kalau Jenderal Soedirman itu dilahirkan di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga? Ya, itulah kebenarannya. Kini, rumah jenderal besar yang menjadi api di perang gerilya itu menjadi sebuah monumen. 

Lokasinya sekitar 24 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dari Alun-Alun Purbalingga. Di sini, kalian bisa menemui berbagai barang replika yang unik. Selain itu, nuansa di dalam museum amat lekat dengan diaroma yang disertai tulisan menggambarkan perjalanan hidup Sang Jenderal mulai dari kecil hingga meninggal dunia.

#5 Festival Gunung Slamet 

Festival ini kali pertama dilaksanakan pada 2015 dengan tujuan melestarikan nilai-nilai budaya di sekitar lereng Gunung Slamet. Festival yang rutin dilaksanakan setiap September ini berlangsung selama 3 hari. 

Hari pertama diisi pawai ta’aruf, festival rebana, lomba MTQ, dan sholawatan. Lalu, beranjak ke hari kedua, diisi dengan pengambilan air Sikopyah, Ruwat Bumi, dan pagelaran wayang kulit. Hari ketiga festival, pawai budaya, perang tomat, mangan takir (makan bersama), serta pertunjukan ebeg menjadi penutup. 

Ritual pengambilan air Sikopyah sendiri dimulai dengan mengambil air di lereng Gunung Slamet dengan lodong (bambu yang dibentuk sedemikian rupa) dan disemayamkan di Balai Desa Serang untuk dibagikan kepada warga desa saat acara Ruwat Bumi. 

Itulah 5 keunikan Kabupaten Purbalingga yang nggak kalian temui di daerah lain. Kepriwe, Lur, pengin meng Purbalingga ra? Ayuh, gas lah! sat set!

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Purbalingga: Ditinggal Merantau Ngangenin, Ditinggali Nggak Menghasilkan Apa-apa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Agustus 2022 oleh

Tags: gunung slametknalpot purbalinggapurbalingga
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Apa Persamaan Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga dengan Hati Jomblo? Betul, Sama-sama Sepi!

Apa Persamaan Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga dengan Hati Jomblo? Betul, Sama-sama Sepi!

5 April 2023
Purbalingga, Kota Indah Tanpa Mall Gara-gara Bersebelahan dengan Purwokerto kabupaten purbalingga

Dilema Jadi Warga Purbalingga: Ditinggal Merantau kok Nggak Rela, tapi kalau Bertahan Nggak Bikin Kaya

23 Februari 2024
Pendakian Gunung Slamet dan Pengalaman Horor di Pos Samarantu terminal mojok.co

Pendakian Gunung Slamet dan Pengalaman Horor di Pos Samarantu

21 Desember 2021
Selama ada ABC Swalayan Warga Purbalingga akan Baik-baik Saja Nggak Punya Mall Mojok.co

Selama Ada ABC Swalayan, Warga Purbalingga akan Baik-baik Saja Nggak Punya Mall

9 November 2023
pengalaman tersambar petir ketika mendaki gunung slamet mojok.co

Pengalaman Tersambar Petir saat Mendaki Gunung Slamet

9 Agustus 2020
Warga Purbalingga Nggak Usah Jauh-jauh ke Purwokerto untuk Belanja ke Mall karena Ada ABC Swalayan yang Bisa Diandalkan

Warga Purbalingga Nggak Usah Jauh-jauh ke Purwokerto untuk Belanja ke Mall karena Ada ABC Swalayan yang Bisa Diandalkan

24 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
5 Bentuk Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang  MOjok.co

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

2 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.