Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Ketahui Tingkat Kesulitan Call Center Sebuah Bank, Profesi yang Katanya Menjanjikan

Uli Aprilia Mukaromah oleh Uli Aprilia Mukaromah
6 September 2022
A A
Ketahui Tingkat Kesulitan Call Center Sebuah Bank (Unsplash.com)

Ketahui Tingkat Kesulitan Call Center Sebuah Bank (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang masih mengincar peluang kerja di bank. Apalagi untuk bank besar, di mana gaji dan jenjang kariernya memang menjanjikan. Salah satu profesi yang terlihat menarik adalah call center.

Call center atau pusat panggilan adalah sebuah layanan informasi yang disediakan oleh berbagai perusahaan untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pelanggan. Salah satu jenis perusahaan yang menawarkan layanan ini adalah perbankan. Call center sendiri terus berkembang memberikan layanan informasi yang dibutuhkan secara lengkap dan akurat hingga saat ini.

Mengemban tanggung jawab call center tidak cukup dengan modal “pintar ngomong”. Berdasarkan pengalaman pribadi, menjadi call center bank adalah salah satu langkah uji mental yang nyata. Call center sebuah bank harus ramah kepada nasabah. Selain itu, mereka harus mempunyai product knowledge yang baik.

Call center sebuah bank harus mempunyai product knowledge seperti dokumen pembuatan rekening, cara daftar mobile banking, sampai cara transfer ke luar negeri. Mereka harus hafal karena pembicaraan di telepon itu terbatas waktu. Melihat ke catatan tentu memakan waktu. Oleh sebab itu, tingkat product knowledge harus tinggi.

Selain tanggung jawab di atas, ada 5 tuntutan dari profesi ini berdasarkan pengalaman pribadi. Mari kita simak.

#1 Siap sedia melayani 24/7

Beberapa perusahaan menyediakan layanan dan pelaporan keluhan selama 24 jam. Setidaknya sebulan sekali atau bahkan lebih, mereka yang bertugas sebagai call center mendapat shift malam dari pukul 21.00 hingga 6.00 pagi. Sungguh sangat bisa dibayangkan bagaimana rasanya menangani nasabah jam 12 malam.

Terkadang terjadi hal lucu terkait nasabah. Misalnya mereka menelpon hanya untuk menanyakan syarat pembukaan rekening untuk anak 2 tahun di pukul 3 dini hari.

Namun itu masih mending, akan berat jika kasus keluhan kriminal atau penipuan yang sudah jadi langganan yang shift malam.

Baca Juga:

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

BTN Membuat Saya Merasa seperti Nasabah Prioritas padahal Cuma Mahasiswa dengan Saldo Pas-pasan

#2 Harus full senyum meski hati dan pikiran megap-megap

Pasti banyak yang setuju jika mereka yang menekuni profesi call center di bank itu ramah, suaranya lembut, sabar dan cocok dijadikan pacar. Tentu saja hal tersebut terjadi karena tuntutan pekerjaan, bukan karena kemauan sendiri (biasanya).

Jika diizinkan, sudah pasti banyak petugas call center yang ngomong dengan suara lemas karena shift malam. Ada juga yang dengan mudah nyolot saat menjelaskan sesuatu kepada nasabah bebal dan tidak kooperatif. Tidak jarang, ada yang menyalakan nada tunggu padahal di balik itu, mereka sedang ngomel-ngomel atau bahkan memukul-mukul meja apabila ketemu nasabah brengsek.

#3 Cosplay robot yang sesungguhnya

Petugas call center sebuah bank harus menguasai materi atau punya product knowledge tinggi. Nah, mereka juga dituntut untuk menyampaikan product knowledge sesuai prosedur yang ada. Oleh sebab itu, mereka tidak boleh mengubah narasi atau melakukan improvisasi yang menjadikan salah arti. 

Misalnya, mereka tidak boleh menggunakan kata “hanya” atau “cuma”. Contoh, pada info: “Nasabah hanya dapat melakukan aktivitas non-finansial yaitu cek saldo dan cek mutasi.” Sementara itu, prosedur untuk aktivitas non-finansial tidak hanya dua itu saja. Hal tersebut mengakibatkan ketidaksesuaian informasi yang berefek pada terbangnya insentif kita di bulan tersebut.

Termasuk juga dalam pelaporan kasus-kasus seperti uang tersangkut di mesin ATM, uang tidak diperoleh, salah transfer, Top Up gagal, dan lain sebagainya. Pelaporannya harus sesuai panduan. Secara tidak langsung, pekerjaan tersebut mungkin cocok dikerjakan oleh robot.

#4 Dihantui laporan kasus kriminal dan merasa tidak melakukan transaksi

Bagi yang belum mengetahui, kasus-kasus seperti penipuan pembelian barang secara online, kasus pencurian via rekening, saldo berkurang tanpa sebab, atau merasa tidak transaksi dan sejenisnya dapat dibantu penanganannya melalui petugas call center sebuah bank. Kasus-kasus semacam itu disebut sebagai kasus fin risk atau resiko finansial. Sebab jika salah dan tidak tanggap dalam penanganan, bisa jadi petugas yang harus menanggung risiko finansial tersebut.

Yang menyebalkan jika nasabah meminta tolong ingin dibuatkan laporan musibah yang menimpanya tapi sambil marah-marah atau terburu-buru ingin laporannya cepat diproses. Yang parah sampai menyalahkan sistem pengamanan bank yang katanya tidak sesuai standar.

#5 Dibayang-bayangi high risk dan fin risk setiap saat

Petugas call center sebuah bank tidak bisa menebak akan mendapatkan kasus pelaporan seperti apa di hari tersebut. Kasus yang tidak disukai adalah fin risk. 

Tingkat kesulitannya memang tinggi. Apabila melakukan kesalahan yang merugikan salah satu pihak akan berakibat fatal bagi petugas call center. Resiko paling sepele adalah kena marah Team Leader atau atasan. Resiko terbesar bisa sampai keluar uang pribadi.

Sementara itu, high risk hampir mirip dengan fin risk. Ketika membuka data nasabah yang sifatnya rahasia, ada langkah-langkah yang harus dilakukan terlebih dahulu antara petugas call center dan nasabah melalui telepon. Jika ada kesalahan prosedur dan petugas tetap membuka data nasabah secara paksa, dampaknya sudah pasti tidak bagus.

Itulah tadi sekelumit hal-hal yang kurang menyenangkan menjadi petugas call center sebuah bank. Banyak rekan saya yang tetap bekerja dalam lingkungan berat seperti itu selama bertahun-tahun. Yah, namanya saja risiko pekerjaan. Mereka tetap tahan karena tuntutan keadaan. Saya doakan mereka tetap kuat, tabah, dan sukses.

Penulis: Uli Aprilia Mukaromah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 5 Sisi Gelap Profesi Bankir

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 September 2022 oleh

Tags: bankcall centercara membuka rekeningprofesi
Uli Aprilia Mukaromah

Uli Aprilia Mukaromah

Yang punya Levitasi.

ArtikelTerkait

Bank Digital Jangan Terlalu Diglorifikasi karena Nyatanya Nggak Selalu Lebih Menguntungkan dari Bank Konvensional

Bank Digital Jangan Terlalu Diglorifikasi karena Nyatanya Nggak Selalu Lebih Menguntungkan dari Bank Konvensional

17 Mei 2024
Wacana Tenor KPR 35 Tahun Bahaya, Malah Bikin Waswas Gen Z dan Milenial

Wacana Tenor KPR 35 Tahun Bahaya, Malah Bikin Waswas Gen Z dan Milenial

12 Januari 2024
Cara Gadai SK ke Bank: Syarat, Ketentuan, dan Produk-produk yang Harus Diketahui

Cara Gadai SK ke Bank: Syarat, Ketentuan, dan Produk-produk yang Harus Diketahui

1 Oktober 2022
Mewawancarai Satpam BCA soal Kenapa Pelayanan Mereka Dianggap Terbaik terminal mojok.co

Mewawancarai Satpam BCA soal Kenapa Pelayanan Mereka Dianggap Terbaik

25 Oktober 2020
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Kalau Guru Adalah Penentu Peradaban, Lha yang Lain Ngapain?

26 November 2023
puan maharani dpr Pak RT mojok

Rekomendasi Karier untuk Puan Maharani apabila Capek Menjadi Ketua DPR RI

9 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Jalan Raya Prembun-Wadaslintang, Jalur Penghubung Kebumen-Wonosobo yang Keadaannya Menyedihkan dan Gelap Gulita! wonosobo

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

13 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Was-was Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.