Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX, dari yang Hina sampai yang Paling Berbahaya

Fauzia Sholicha oleh Fauzia Sholicha
22 Maret 2026
A A
5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX Dari Hina sampai Berbahaya

5 Kasta Penunggang Yamaha NMAX Dari Hina sampai Berbahaya

Share on FacebookShare on Twitter

Kehadiran Yamaha NMAX nyatanya sukses melahirkan kasta sosial yang sangat kaku. Berdasarkan pengamatan tajam di aspal kehidupan nyata, inilah lima kasta penunggang motor bongsor itu yang wajib kalian kenali. 

Saya urutkan dari yang paling hina ke yang paling bahaya.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA: Yamaha NMAX Bukan Motor, tapi Benteng Takeshi buat Ibu-ibu Kayak Saya

#1 Kasta terbawah penunggang Yamaha NMAX: Pasukan strobo dan lampu tembak pembuta mata

Ini adalah kasta paling nista dalam rantai makanan otomotif. Penunggangnya adalah barisan laki-laki krisis identitas yang merasa dirinya adalah anggota pasukan pengawal pejabat. 

Mereka memasang lampu tembak berwarna putih menyilaukan dan lampu strobo kelap-kelip untuk Yamaha NMAX. Ulah ini secara brutal menusuk retina mata pengendara dari arah berlawanan. Fungsionalitasnya nol besar! 

Modifikasi mahal ini murni mereka lakukan demi intimidasi agar orang lain minggir dari hadapannya. Secara ekonomi, membakar jutaan rupiah untuk lampu silau yang berisiko memicu kecelakaan adalah kebodohan finansial tingkat dewa! Payah!

#2 Kasta keempat: Pemuja knalpot bising pencari perhatian

Naik satu tingkat, kita menemukan gerombolan penunggang Yamaha NMAX yang haus validasi pendengaran. Mereka membeli motor Rp30 jutaan yang mesin aslinya sehalus sutra, lalu dengan sengaja merusaknya dengan memasang knalpot modifikasi yang suaranya mirip mesin giling padi rusak. 

Mereka merasa keren saat menggeber motor di gang perumahan. Padahal, di dalam hati, seluruh tetangga sedang menyumpahi mereka. Gengsi yang mereka kejar berbanding terbalik dengan fungsi kenyamanan yang seharusnya mereka nikmati dari motor mahal tersebut.

Baca Juga:

6 Motor yang Dikira Harus Pakai Pertamax tapi Ternyata Masih Aman dan Memang Bisa Pakai Pertalite  

Yamaha Gear Ultima 125 Terlahir untuk Memahami Perjuangan Pejuang Rupiah di Atas Aspal

#3 Kasta ketiga penunggang Yamaha NMAX: pasukan boks ekspedisi antar benua (tapi cuma ke minimarket)

Bapak-bapak dengan obsesi menjadi raja petualang jalanan mengisi kasta ini. Mereka memasang side box dan top box berbahan aluminium tebal layaknya kendaraan tempur yang siap membelah hutan belantara. Visual Yamaha NMAX memang jadi agak gagah. Tapi, mari kita telanjangi realitanya! 

Boks raksasa berharga jutaan rupiah itu aslinya kosong melompong! Fungsi maksimal dari boks tempur itu mentok-mentok cuma untuk menaruh galon air mineral atau kantong belanjaan. Menambah beban berat pada motor yang membuat konsumsi bensin makin boros murni demi terlihat seperti petualang adalah sebuah pemborosan operasional yang konyol.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

#4 Kasta kedua: bapak-bapak standar pabrik berjaket pudar (pejuang logistik)

Penunggangnya adalah bapak-bapak pejuang keluarga sejati. Yamaha NMAX mereka wujudnya murni 100% standar pabrik, tanpa modifikasi aneh-aneh. Kalaupun ada perubahan, paling cuma sarung jok yang sudah mulai menipis dan baret-baret halus di bodi karena sering bersenggolan di parkiran pasar atau tempat kerja. 

Bagi mereka, motor mahal ini adalah kuda beban untuk mencari nafkah, mengantar istri bekerja, dan membonceng dua anak sekaligus ke sekolah dengan aman karena joknya yang lebar. Value for money (nilai guna) motor ini dieksploitasi dengan sangat brilian dan rasional!

BACA JUGA: Yamaha All New NMAX 155: Bikin Motor kok Nanggung Banget, Nggak Worth untuk Dibeli

#5 Kasta tertinggi (kasta paling bahaya): Emak-emak berdaster penunggang Yamaha NMAX

Inilah puncak rantai makanan. Singgasana absolut di dunia per-NMAX-an! 

Penunggangnya adalah para perempuan dan ibu rumah tangga. Jangan remehkan daster yang berkibar ditiup angin itu. 

Di balik kemudi, mereka menaklukkan bodi Yamaha NMAX NMAX dengan sangat lincah seolah sedang mengendarai sepeda roda tiga. Mereka menggunakan bagasi yang super luas itu sesuai kodrat tertingginya: menelan karung beras, menjejalkan berikat-ikat sayur bayam, dan menyembunyikan daging ayam segar.

Emak-emak ini menelanjangi gengsi maskulinitas Yamaha NMAX dan mengubahnya menjadi kereta kencana logistik keluarga. Mereka tidak butuh lampu strobo untuk ditakuti, cukup menyalakan lampu sein kiri namun bermanuver belok ke kanan. Seluruh pengendara di belakang mereka akan otomatis menahan napas dan memberikan jalan dengan penuh rasa segan!

Emak-emak ini yang paling memahami bahwa fungsi selalu di atas gengsi. Ngapain ngasih makan ego dengan pasang knalpot kayak gilingan pagi kalau ujungnya dibenci tetangga. Bodoh betul!

Penulis: Fauzia Sholicha

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA NMAX “Turbo”: Motor Yamaha yang Bikin Saya Menyesal karena Sudah Pernah Menunggangi, tapi Belum Bisa Memiliki

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2026 oleh

Tags: harga nmaxmodifikasi nmaxmotor nmaxmotor YamahaNMAXyamahaYamaha NMAX
Fauzia Sholicha

Fauzia Sholicha

Warga Malang yang percaya bahwa mengurus dua anak laki-laki, membalas chat pembeli, dan menulis artikel adalah bentuk multitasking level dewa. Menulis untuk menyalurkan hobi, jualan online untuk menyalurkan hobi checkout keranjang sendiri.

ArtikelTerkait

Yamaha gear 125 yamaha f1zr mojok

Yamaha Gear 125, Calon Primadona Tunggangan Kurir Paket dan Delivery Makanan

9 Desember 2020
Mio Soul GT Motor Yamaha yang Irit, Murah, dan Timeless (Unsplash) yamaha mx king, jupiter mx 135 yamaha vega zr yamaha byson yamaha soul yamaha mio

Yamaha Soul Karbu 113 cc: Harga Seken 3 Jutaan, tapi Konsumsi BBM Bikin Nyesek

17 Desember 2025
motor custom mojok

Sisi Pahit Punya Motor Custom Low Budget

13 Juli 2020
Motor Honda PCX, Motor yang Bakal Mengantarmu Naik Kasta Kehidupan yamaha NMAX pajero kunci keyless tangki honda pcx

Honda PCX dan NMAX, Motor yang Paling Dibenci di Kos-kosan, Makan Lahan Parkir!

11 September 2024
Pembelaan Penegndara Yamaha RX-King: Kami Blayer-blayer Itu Ada Alasannya, Tidak Cuma Iseng Mojok.co

Alasan Pengendara Yamaha RX-King Suka Blayer di Jalanan, Bukan Sekadar Iseng

9 Oktober 2024
Yamaha Gear Ultima Hybrid: Tank Tempur Rusia yang Disulap Jadi Motor Matic

Yamaha Gear Ultima Hybrid: Tank Tempur Rusia yang Disulap Jadi Motor Matic

25 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 kuliner Jogja enak dan murah, bukti kota ini nggak mahal Brigitta Adelia/Mojok.co)

5 rekomendasi kuliner Jogja enak dan murah bukti kalau kota ini nggak mahal kalau soal makan

8 Juli 2026
Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa Mojok.co

Sakit gigi penyakit yang terdengar remeh, tapi aslinya sangat menyiksa

9 Juli 2026
Leuwigajah, Kelurahan Paling Mentereng Se-Kota Cimahi

Cimahi Selatan, Sebuah Anomali di “Kota Tentara”: Menjaga Kedaulatan Ekonomi dan Keberlangsungan Hidup Warga Cimahi

7 Juli 2026
Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja Mojok.co

Gagal Paham dengan Outfit Mewah Pejabat, Harga Jutaan Tetap Terlihat Norak karena Nggak Bisa Kerja

6 Juli 2026
Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia Mojok.co

Pengalaman saya sebagai lulusan jurusan Hukum Islam yang memilih jadi petani kopi di desa, ilmunya nggak sia-sia

12 Juli 2026
Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.