Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

5 Istilah Seputar Percintaan Gen Z yang Perlu Diketahui Generasi Lain

Nimas Faradyta oleh Nimas Faradyta
4 Juni 2024
A A
5 Istilah Seputar Percintaan Gen Z yang Perlu Diketahui Generasi Lain

5 Istilah Seputar Percintaan Gen Z yang Perlu Diketahui Generasi Lain (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Rasa-rasanya Gen Z suka membuat istilah-istilah baru yang membingungkan. Apalagi sejak adanya media sosial, persebaran kosakata baru terjadi begitu masif. Teringat waktu dulu kisah yang sempat ramai di media tentang seorang cowok yang menghilang tanpa kabar kepada ceweknya, yang kemudian oleh netizen sikap seperti itu disebut ghosting.

Nah, selain ghosting, sebenarnya masih ada banyak istilah keminggris seputar percintaan yang dipakai para Gen Z di media sosial. Yuk kita belajar sama-sama biar nggak disebut kudet sama Gen Z.

#1 Red Flag dan Green Flag biasa dipakai Gen Z untuk menilai bakal calon gebetan atau orang secara umum

Dua istilah ini umumnya dipakai anak-anak zaman sekarang untuk menilai bakal calon gebetan atau orang secara umum. Red flag dipakai untuk orang dengan sifat dan sikap yang dianggap kurang baik. Misalnya cowok yang suka gigit kuku, bisa jadi untuk sebagian cewek dicap cowok red flag. Tapi kalau ringan tangan sudah pasti red flag, sih, ya.

Sementara sebutan green flag tentu kebalikannya, dipakai untuk orang dengan sifat dan sikap yang baik. Misalnya, cowok yang selalu izin ke orang tua si cewek ketika ngajak keluar. Nah, soal red flag dan green flag ini pasti sudah sering kedengaran dari mulut Gen Z, kan.

#2 Situationship ini mirip sama HTS di zaman dulu

Kalau zaman saya sih ini namanya HTS, Hubungan Tanpa Status. Jadi, dua-duanya sudah saling suka, sering jalan bareng, chat yang-yangan, tapi nggak ada deklarasi bahwa ini pacaran. Ngambang aja gitu. Tipe-tipe hubungan yang “jalanin dulu aja”. Meski menurut saya, sih, nggak mungkin dua-duanya mau hubungan yang nggak jelas masa depannya gini, tapi sudah kadung gengsi mau nuntut lebih. Akhirnya cuma bisa mbatin, “Mau dibawa ke mana hubungan kita~”

#3 Love Bombing sebenarnya baik, tapi kok dilakukan dengan intensi kurang baik, ya

Sesuai namanya, istilah Gen Z ini dipakai untuk menggambarkan perilaku sesorang yang membombardir gebetannya dengan cinta. Biasanya dalam bentuk perhatian, kekaguman, kasih sayang yang kelihatannya tulus banget.

Sayangnya, perilaku love bombing dilakukan dengan intensi yang kurang baik seperti untuk memanipulasi dan mengendalikan. Hati-hati ya buat yang suka merasa kesepian, nanti dikasih perhatian sedikit sama orang langsung meleyot. Jiaaah.

#4 Gaslighting nggak hanya berlaku untuk percintaan Gen Z

Kalau ini tidak hanya berlaku untuk percintaan Gen Z, tapi juga dalam setiap interaksi dengan manusia. Gaslighting dipakai untuk menyebut perilaku seseorang yang suka memutarbalikkan fakta dan membuatnya seperti sebuah kebenaran. Perilaku ini bisa membuat si penerima gaslight menjadi ragu dengan dirinya sendiri.

Baca Juga:

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

Jangan Bilang Gen Z Adalah Generasi Anti Guru, Siapa pun Akan Mikir Berkali-kali untuk Jadi Guru Selama Sistemnya Sekacau Ini

Misalnya, seseorang melakukan kesalahan pada pasangannya tapi malah berkelit. Alih-alih minta maaf, dia malah bilang, “Aku tuh kayak gini juga gara-gara kamu. Kamu yang salah!” Lha, kok?

#5 Breadcrumbing dan Benching bikin generasi selain Gen Z geleng-geleng kepala

Ini sih istilah yang bikin saya geleng-geleng kepala, kok Gen Z bisa kepikiran gitu, lho. Breadcrumb artinya kan remahan roti, ya.

Dalam konteks percintaan, breadcrumbing dipakai untuk menjelaskan situasi di mana si gebetan meninggalkan “remahan roti” untuk kamu ikuti, tanpa ada kejelasan hubungan ini mengarah ke mana. Bahkan belum tentu juga dia suka sama kamu. Semacam tarik-ulur gitu, deh.

Sementara kalau benching lebih jahat lagi, sih. Jadi si gebetan ini sudah bilang suka sama kamu, tapi nggak mau ada hubungan serius karena kamu ternyata cuma cadangan alias dia masih mau mencari yang lain dan akan datang juga pergi semaunya. Nasib kamu sama kayak pemain sepak bola cadangan yang lagi nunggu giliran main di bench. Aduh.

Itulah beberapa istilah seputar percintaan Gen Z yang tersebar di media sosial. Buat saya yang sudah bukan zamannya pedekate menye-menye, istilah-istilah di atas bikin saya sakit kepala. Kayak… mau pacaran saja ribet banget, deh.

Dikasih love bombing, tapi trus di-ghosting. Eh, tiba-tiba muncul lagi dan di-gaslighting, meleyot lagi. Akhirnya sepakat buat situationship. Lha tahunya cuma di-benching. Sedih, deh. Wes lah, jomblo wae!

Penulis: Shila Nurita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Produk Paling Worth to Buy dan Tips Belanja di Uniqlo.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2024 oleh

Tags: Cintagaslightgebetangen zgreen flagistilahkamus terminalPercintaanred flag
Nimas Faradyta

Nimas Faradyta

Ibu rumah tangga biasa. Kadang juga tidak.

ArtikelTerkait

3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

3 Istilah dalam Dunia Kerja yang Patut Diwaspadai karena Punya Makna Berbeda dari Pikiran Karyawan

4 November 2025
berhenti merokok

Tidak Memaksa Pasangan Untuk Berhenti Merokok, Apakah Tanda Bahwa Kita Tak Mencintainya?

28 Juni 2019
mamak

Surat Terbuka Untuk Para Mamak di Seluruh Dunia

23 Agustus 2019
suka duka jadi pacar pramugari mojok.co

5 Penderitaan Pria yang Punya Pacar Pramugari

11 Juni 2020
10 Istilah Tidur dalam Bahasa Jawa dari Pelor hingga Mbangkong Terminal Mojok

10 Istilah Tidur dalam Bahasa Jawa dari Pelor hingga Mbangkong

9 Juni 2022
25 Kosakata Bahasa Korea Sehari-hari yang Sering Kita Dengar dalam Drama Korea Beserta Artinya

25 Kosakata Bahasa Korea Sehari-hari yang Sering Kita Dengar dalam Drama Beserta Artinya

11 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Aku Cinta Kartasura, Kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

Aku Cinta Kartasura, kecuali Saat Hujan, Pasti Banjir!

12 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
Angka Pengangguran di Karawang Tinggi dan Menjadi ironi Industri (Unsplash) Malang

Warga Karawang Terlihat Santai dan Makmur karena UMK Sultan, padahal Sedang Berdarah-darah Dihajar Calo Pabrik dan Bank Emok

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.