Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

5 Hal yang Menghambat Minat Belajar Sopir Mobil Pemula

Muhammad Arif Prayoga oleh Muhammad Arif Prayoga
24 Februari 2023
A A
5 Hal yang Menghambat Minat Belajar Sopir Mobil Pemula

5 Hal yang Menghambat Minat Belajar Sopir Mobil Pemula (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Keterampilan mengendarai mobil sepertinya wajib untuk dimiliki setiap laki-laki. Terutama bagi mereka yang punya mobil di keluarganya. Kalau sebagai anak laki-laki nggak bisa menjadi sopir pengganti bapak, kayaknya belum afdol untuk disebut sebagai anak kesayangan, sekalipun anak terakhir alias ragil.

Sebenarnya saya sudah mendapatkan ilmu dasar mengemudi mobil dari sebuah kursus di Solo. Kursusan itu cukup mentereng, letaknya di Jalan Gajah Mada yang identik dengan tempat kursus mobil di Solo. Ada beberapa penyedia jasa kursus mobil di sana, dan saya memilih salah satunya.

Sebuah ilmu dasar tanpa dibekali dengan jam terbang yang cukup menjadikannya sia-sia. Oleh karena itu saya dibimbing (((lagi))) oleh bapak saya yang punya mobil di rumahnya agar segera bisa menggantikan blio sebagai sopir keluarga. Sayangnya, minat saya untuk mempelajari ilmu kemudi kendaraan roda empat ini malah menurun saat mendapati beberapa halangan berikut ini.

#1 Pemotor yang ngobrol sambil berkendara

Dunia memang sempit, pertemuan dua insan yang saling mengenal saat di jalan menjadikan mereka sungkan untuk nggak saling bertegur sapa. Di satu sisi, niat mereka baik, menyambung tali silaturahmi. Tapi di sisi lain, mereka mengganggu saya yang sedang meningkatkan jam terbang terkait kemudi mobil bersama bapak saya.

Saat dua pengendara motor sedang berbincang mengenai suatu hal, biasanya mereka memelankan laju kendaraan. Kecepatan rendah itu bisa membuat mereka fokus dalam dua hal sekaligus, yakni mengendarai sepeda motor dan berbincang ngalor ngidul entah membicarakan apa.

Selain itu, posisi mulut dan telinga saat berbincang harus dekat. Maka biasanya mereka berjejer di jalan raya. Jadi, selain memelankan laju, mereka juga menghabiskan badan jalan. Hal ini cukup mengganggu bagi saya yang masih kesulitan berjalan pelan menggunakan setengah kopling dan takut untuk menyalip mereka.

#2 Angkutan umum yang sedikit-sedikit berhenti

Di Solo, fasilitas angkutan umum memang mengalami peningkatan yang cukup pesat. Halte-halte disebar di beberapa jalan raya sehingga bus Batik Solo Trans (BST) bisa berhenti. Bus-bus berhenti beberapa detik di setiap halte, ada maupun tiada penumpang yang menunggu di halte.

Memang hal ini bisa menjadi kelebihan Solo dalam hal transportasi umum. Namun, bagi saya yang masih belajar mobil, bus dengan gambar tokoh wayang di bagian belakangnya itu cukup mengganggu. Saya masih sopir pemula, belum berani menyalip, apalagi menyalip bus yang badannya bongsor. 

Baca Juga:

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

Toyota Fortuner Mobil Mahal yang Jadi Terlihat Murahan karena Cara Berkendara Pengemudinya

Pemberhentian bus yang ada di mana-mana ini kerap kali membuat saya merasa mendapatkan ujian dan cobaan setiap kali mereka berhenti. Saya yang berada di belakang mereka hanya bisa bersabar ketika bus BST berhenti mendadak. Sejujurnya dalam hati saya sedikit kesal karena sebagian besar halte nggak ada orang yang menunggu tumpangan.

#3 Pesepeda yang nggak tahu diri

Saya belajar mobil saat pandemi masih gencar diatasi pemerintah saat itu. Pandemi menggugah hobi baru masyarakat yang sebenarnya sudah ada sejak dahulu kala, yakni bersepeda. Banyaknya orang yang mulai menggemari sepeda membuat banyak sekali pesepeda yang berseliweran di jalan raya. 

Memang olahraga bagus untuk tubuh, terlebih di masa-masa bumi nggak baik-baik saja. Namun, kegiatan yang digemari secara tiba-tiba ini juga turut dilakoni beberapa oknum pesepeda dadakan yang cuma ikut-ikutan tren. Beberapa oknum yang saya maksud bersepeda semaunya di jalan raya. Bahkan ada yang nekat bersepeda di tengah jalan raya.

Tentu hal ini menjadi ujian berat bagi saya yang saat itu sedang belajar mengemudi mobil. Nggak kayak sepeda motor yang bisa sat-set untuk menyalip atau menghindar, hal yang bisa saya lakukan sebagai sopir pemula hanya berjalan pelan di belakang para pesepeda sambil berdoa agar mereka segera sadar.

#4 Rombongan pengawal mobil jenazah

Ah, sebenarnya tingkah laku barbar mereka sudah pernah saya tulis di Terminal Mojok dan bisa kalian baca di sini. Namun, saya perlu menyebut mereka lagi karena memang sangat mengganggu proses pembelajaran kemudi kendaraan roda empat.

Gimana ya, dalam aksinya mereka bisa menghabiskan hampir semua badan jalan. Bahkan mobil maupun sepeda motor yang sedang mengemudi santai dipojokkan oleh mereka. Mereka nggak pandang bulu menepikan pengguna jalan. Kendaraan dengan embel-embel plang “Belajar Mobil” di depan dan belakang mobil nggak dikecualikan untuk menepi mendekati trotoar.

#5 Instruktur galak

Semua ilmu sangat bergantung dengan guru, mentor, instruktur, atau apa pun penyebutannya. Intinya, mereka yang mengajarkan sebuah ilmu kepada mereka yang haus akan ilmu. Saat saya belajar di penyedia jasa kursus mobil, instrukturnya sangat baik hati. Blio menjelaskan secara perlahan sehingga membuat saya lebih mudah untuk memahami apa yang diajari.

Namun, selepas kursus di tempat itu, saya memantapkan ilmu kemudi mobil saya kepada bapak saya yang kebetulan punya mobil dan bisa menyetir. Bapak saya yang galak dan seperti sangat sayang kepada mobilnya mengajari saya dengan bentakan dan ungkapan meremehkan. Alhasil, saya jadi trauma untuk belajar dengan blio. Ilmu dasar yang saya terima dari kursus pun kini sia-sia.

Penulis: Muhammad Arif Prayoga
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Hal yang Dirasakan Sopir Mobil Newbie: Sedikit Tenang, Banyak Paniknya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2023 oleh

Tags: mobilpemulasopirsopir mobil
Muhammad Arif Prayoga

Muhammad Arif Prayoga

Sarjana Komunikasi yang Gagap Berkomunikasi. Penulis di Copa-media.com. Bisa dihubungi via Instagram @arifprayogha_ dan Twitter @CopamediaID

ArtikelTerkait

4 Tips Renovasi Rumah untuk Pemula agar Tidak Ditipu Tukang

Tips Renovasi Rumah untuk Pemula agar Hasil Maksimal dan Bebas Tipu-tipu

10 Februari 2023
Nissan X-Trail T31: Mobil Bongsor dengan Tingkat Kenyamanan yang Paripurna terminal mojok.co

Nissan X-Trail T31: Mobil Bongsor dengan Tingkat Kenyamanan yang Paripurna

7 Desember 2020
Menggoyang-goyang Kendaraan Saat Isi BBM Itu Nggak Ada Manfaatnya, Berbahaya Malah! Mojok.co

Menggoyang-goyang Kendaraan Saat Isi BBM Itu Nggak Ada Manfaatnya, Berbahaya Malah!

23 November 2023
4 Rekomendasi Mobil Sedan Keren 70 Jutaan

4 Rekomendasi Mobil Sedan Keren 70 Jutaan

11 Januari 2023
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 Januari 2026
3 Manfaat Tersembunyi Menempelkan Boneka Marsupilami di Kaca Mobil

3 Manfaat Tersembunyi Menempelkan Boneka Marsupilami di Kaca Mobil

23 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

11 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

11 Maret 2026
Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah Mojok.co

Awalnya Bangga Beli Honda Scoopy, Lama-lama Malu karena Sering Bermasalah, Motor dan Pemiliknya Jadi Kelihatan Payah

12 Maret 2026
Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet Mojok.co

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

14 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba
  • Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu
  • Beasiswa JPD Jadi Harapan Siswa di Jogja untuk Sekolah, padahal Hampir Berhenti karena Broken Home
  • “Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.