Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

5 Hal yang Bikin Pelanggan Kesal Saat Beli Nasi Padang

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
10 Maret 2023
A A
5 Hal yang Bikin Pelanggan Kesal Saat Beli Nasi Padang

5 Hal yang Bikin Pelanggan Kesal Saat Beli Nasi Padang (Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Salah satu menu khas Nusantara yang banyak digemari adalah nasi padang. Persebaran RM Padang yang menyerupai jamur di musim hujan, menjadi bukti bahwa nasi padang bukan sembarang nasi. Dengan cita rasanya yang kaya, kuliner ini telah menjelma menjadi bagian dari peradaban.

Literatur mencatat, nasi padang telah ada sejak zaman kolonial Belanda, tepatnya sekitar abad ke-20. Yaitu ketika Belanda membuat jalur transportasi pada masa PRRI atau Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia di Bukittinggi. Hingga saat ini, ketika pemerintah bikin Ibu Kota Negara (IKN) pun, nasi padang masih eksis. Bahkan, RM Padang mulai jamak ditemukan di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Belanda, dll.

Meskipun sudah mendunia, bukan berarti kuliner ini hadir tanpa cela. Dosa-dosa penjual nasi padang, terutama yang bukan orang Padang asli, bisa kalian baca di tulisan ini. Yah, maklum, namanya juga makanan, dia harus menyesuaikan diri dengan daerah setempat semata agar rasanya bisa lebih diterima warga.

Maka alih-alih mengomentari tentang dosa-dosa penjual nasi padang, saya justru ingin sambat tentang hal-hal yang bikin kesel saat membeli makanan ini. Siapa tahu kalian juga pernah merasakannya.

#1 Pelayan jutek

Ada rasa deg-degan tiap kali masuk ke RM Padang. Gimana ya, sering kali saya ketemu dengan pelayan yang jutek, sih. Blas nggak ada senyumnya. Kadang, pelayannya cuma jalan ke etalase, menyibak tirai penutup, lalu diam mematung di hadapan si lauk-lauk menunggu saya menyebut pesanan. Bukan cuma itu. Saat menyebutkan total harga yang harus saya bayar pun, lagi-lagi dia lakukan tanpa senyum.

Konon katanya, karakter orang Sumatra pada umumnya begitu. Keras, tegas, dan nggak suka bertele-tele. Ya saya sih maklum-maklum saja ya, tapi minimal kasih senyum dikit bisa kali, Uda~

#2 Nasi lembek

Hal selanjutnya yang bikin saya kesal sebagai pelanggan saat membeli nasi padang adalah ketika mendapatkan yang nasinya lembek. Astaga, jadi berasa pengin join ke sekte makan nasi padang pakai sendok!

Gimana, ya? Nasi padang itu kan nasi yang disiram dengan kuah gulai. Lha, kalau nasinya sudah lemes, ditambah kuah, ya jadi bubur, dong? Nggak menantang banget kan buat gigi-gigi saya.

Baca Juga:

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Mikutopia Kota Batu, Hidup Dihantui Macet, Berisik, dan Waswas dengan Ancaman Bencana Ekologis Masa Depan

Itu sebabnya di daerah asalnya, kuliner ini disajikan dengan nasi pera, yaitu nasi yang tiap butirnya nggak saling menempel. Tujuannya ya supaya ketika disiram dengan kuah gulai yang lezat, nasinya nggak berubah jadi bubur.

Baca halaman selanjutnya

#3 Kemasan bocor…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Maret 2023 oleh

Tags: Nasi Padangpilihan redaksiRM Padang
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Malang, Bandung, Jogja: Tiga Kota Potensial yang Bernasib Sial Mojok.co

Malang, Bandung, Jogja: Tiga Kota Potensial yang Bernasib Sial 

28 November 2023
8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh Mojok.co

8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh

22 Februari 2025
5 Ciri Khas Rute Bus Makassar-Toraja terminal mojok.co

5 Ciri Khas Rute Bus Makassar-Toraja

5 Januari 2022
5 Rekomendasi Susu dengan Varian Rasa Aneh tapi Enak di Indomaret

5 Rekomendasi Susu dengan Varian Rasa Aneh tapi Enak di Indomaret

26 Desember 2023
Tips untuk Sineas agar Filmnya Tembus 6 Juta Penonton kayak KKN di Desa Penari Terminal Mojok.co

Tips untuk Sineas agar Filmnya Tembus 6 Juta Penonton kayak KKN di Desa Penari

17 Mei 2022
madura calon mertua menikah dengan teman satu kantor mojok

14 Tahapan dan Istilah Pernikahan di Madura

2 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026
Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di kampung  Mojok.co

Tarif parkir SCBD Jakarta bikin syok, bisa buat dua kali makan di Jogja

27 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat Mojok.co

Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat

27 Juli 2026
Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian Mojok.co

Simpang Tuwowo Surabaya pantas dijuluki lampu merah paling semrawut, kalahkan lampu merah Pegirian 

25 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.