Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

5 Hal Unik yang Hanya Bisa Kita Jumpai di Kuningan

Yanuar Abdillah Setiadi oleh Yanuar Abdillah Setiadi
7 September 2022
A A
5 Hal Unik yang Hanya Bisa Kita Jumpai di Kuningan Terminal Mojok

5 Hal Unik yang Hanya Bisa Kita Jumpai di Kuningan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa saja hal unik yang cuma bisa kita jumpai di Kuningan, ya?

Waktu masih sekolah dulu, kita mungkin ingat nama Kuningan sering disebut-sebut dalam buku Sejarah. Ya, salah satu kabupaten di Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah ini memang jadi saksi dari Perjanjian Linggarjati.

Nama “kuningan” yang disematkan pada kabupaten yang berbatasan dengan Kabupaten Cirebon di sebelah utara ini bukan tanpa sebab. Konon, nama “kuningan” disematkan lantaran di sini banyak ditemukan berbagai patung dan peralatan rumah tangga yang berasal dari bahan kuningan (logam campuran antara tembaga, timah, dan perak yang disepuh hingga mengilat seperti emas), tepatnya di Desa Sangkanherang.

Lantas, apa lagi hal unik lainnya yang hanya bisa kita jumpai di Kuningan, ya?

#1 Tari Buyung

Tari Buyung merupakan tarian khas dari Kabupaten Kuningan. Tarian ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Kuningan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berbagai nikmat yang telah diberikan.

Buyung sendiri merupakan tempat air yang berasal dari tanah liat atau logam dan digunakan sebagai aksesori dalam tarian tersebut. Para penari akan mengenakan pakaian kebaya dengan selendang dan mambawa buyung di atas kepala mereka.

Pelajaran yang bisa diambil dari Tari Buyung ini agar masyarakat mencintai alam dengan menjaga ekosistem yang ada. Konon, gerakan tari ini diciptakan saat bulan purnama sebagai sumber ketenangan. Biasanya Tari Buyung dipentaskan saat perayaan Seren Taun. Kadang, tarian ini juga ditampilkan saat ada acara adat tertentu di Kabupaten Kuningan.

#2 Balap Kuda Saptonan

Hal unik lainnya yang hanya bisa kita jumpai di Kuningan adalah balap kuda Saptonan. Tradisi ini biasanya dilaksanakan setahun sekali untuk merayakan hari jadi Kabupaten Kuningan.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Kawali, Kecamatan Istimewa di Kabupaten Ciamis yang Jarang Dilirik. Hanya Dilewati Wisatawan yang Fokus ke Pangandaran

Balap kuda Saptonan merupakan lomba ketangkasan dalam berkuda. Para peserta yang ikut dalam tradisi ini juga harus memasukkan tombak ke dalam lubang yang telah disediakan oleh panitia. Tradisi ini juga diiringi dengan penyerahan upeti. Kalau kalian ingin melihat atraksi kuda dan para joki andal dari Kuningan, kalian bisa datang saat acara balap kuda Saptonan digelar, Gaes.

#3 Ikan dewa di kolam Cibulan

Cibulan adalah nama sebuah objek wisata pemandian yang terletak di Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Di sana ada ikan dewa yang diyakini masyarakat sebagai jelmaan pasukan Prabu Siliwangi.

Ikan dewa sendiri memiliki panjang seperti ikan arwana dan kepala yang menyerupai ikan mas. Masyarakat sekitar juga menyebut ikan ini dengan nama kancra bodas. Ikan dewa sangat jarang ditemui di daerah lain, bahkan dalam berbagai kesempatan, ada masyarakat yang ingin membudidayakannya namun gagal. Kalau kalian penasaran dengan ikan dewa, kalian bisa datang ke objek wisata Cibulan dan berenang bersama ikan-ikan di sana.

#4 Taman Nasional Gunung Ciremai

Taman Nasional Gunung Ciremai jadi salah satu daya tarik banyak wisatawan datang ke Kabupaten Kuningan. Kata “ciremai” sendiri berasal dari kata “cereme” yang merupakan nama buah dengan rasa masam.

Di Taman Nasional Gunung Ciremai, hidup beraneka ragam flora dan fauna seperti macan tutul jawa hingga elang jawa yang terancam punah. Di sekitar sana juga ada beberapa tempat wisata alam seperti Curug Putri, Telaga Remis, Situ Cicerem, dll. Pesona alam Gunung Ciremai yang juga merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat ini (3.078 mdpl) memang nggak ada duanya, sih.

#5 Gedung perundingan Linggarjati

Di antara empat hal unik di atas, gedung yang menjadi saksi bisu sejarah bangsa Indonesia ini paling epik. Tempat bersejarah ini terletak di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.

Pada bulan November 1946, di gedung ini diadakan perundingan Linggarjati. Perundingan Linggarjati sendiri adalah perundingan antara Indonesia dan Belanda yang membahas status kemerdekaan Indonesia.

Itulah lima hal unik yang hanya bisa kalian temui di Kuningan. Kalau di daerah asal kalian, ada hal unik apa yang nggak bisa dijumpai di daerah lain?

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kuningan dan Cirebon: Berbeda tapi Saling Melengkapi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2022 oleh

Tags: Gunung CiremaiJawa BaratKuningan
Yanuar Abdillah Setiadi

Yanuar Abdillah Setiadi

Santri. Murid Cak Nun, Rocky Gerung, Sujiwo Tejo. Instagram: @yanuarabdillahsetiadi

ArtikelTerkait

Keresahan di Pantai Pangandaran (Unsplash)

3 Keresahan Setelah Saya Mengunjungi Pantai Pangandaran

10 Juni 2023
Sisi Gelap Sukabumi Calo Loker Patok Tarif 20 Juta! (Unsplash)

Calo Loker di Sukabumi Mematok Tarif Sampai 20 Juta, Membuat Angka Pengangguran Tak Kunjung Turun

21 Maret 2024
5 Alasan Seblak Jawa Kurang Disukai di Pulau Sulawesi (Wikimedia Commons)

5 Alasan Seblak Kurang Disukai di Pulau Sulawesi

5 Maret 2023
Kontrakan Seribu Pintu Cikarang Labirin yang Bikin Tersesat (Unsplash)

Satpol PP dan Polisi Gerebek Kontrakan Seribu Pintu Cikarang, Begitu Selesai Mendata 2.600 Pintu Langsung Pensiun

10 Februari 2024
5 Bioskop Murah di Bogor dengan Harga Tiket Mulai dari 25 Ribu

5 Bioskop Murah di Bogor dengan Harga Tiket Mulai dari 25 Ribu

2 Maret 2024
Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

Derita Tinggal di Cirebon Bagian Timur, Daerah Pinggiran Kabupaten Cirebon yang Sering Dilupakan

15 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Di Mana Ada Lahan, di Situ Ada Warung Pecel Lele Lamongan nasi muduk

Nasi Muduk, Kuliner Nikmat yang Tak Pernah Masuk Brosur Kuliner Lamongan, padahal Berani Bersaing dengan Soto dan Pecel Lele!

16 Maret 2026
Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar Mojok.co

Siasat Melewati 31 Jam di “Neraka” Bernama Kapal Kelas Ekonomi Surabaya-Makassar

13 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.