5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor

5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor (Unsplash)

5 Hal Tak Terduga yang Bikin Bahagia di Kantor (Unsplash)

Punya pekerjaan itu, mau bagaimana pun keadaannya, nggak bikin kamu jadi pengangguran, tetap sebuah berkah. Memang sih kantor itu tidak selalu berisi cerita indah. Akan selalu ada hari yang melelahkan, hari di mana kita bertanya-tanya, “Mau sampai kapan ya seperti ini?”

Tentang berbagai hal yang membuat kita tetap bertahan di tempat kerja, tentu alasannya beragam. Bukan semata butuh duit, ya. Teman yang baik, lingkungan kerja yang asik juga bisa jadi alasan untuk tetap bertahan. 

Saya jadi ingat pernah ada kawan saya yang mengunggah video kelakuan absurd teman kantor. Dalam captionnya, dia bilang kalau punya rekan kerja yang kocak adalah hal yang bisa bikin bahagia di tempat kerja. 

Ngomong-ngomong soal bahagia di tempat kerja, hal-hal tak terduga berikut juga nggak kalah bikin bahagia.

Baca juga Nekat Resign usai 8 Tahun Kerja di BUMN, Nggak Betah Hidup di Jakarta dan Baru Sadar Bawa Trauma Keluarga Terlalu Lama

#1 Nggak jadi rapat kantor

Misalnya, saat ada informasi nggak jadi rapat kantor. Wow, rasanya, beban berat di pundak seperti terangkat. Apalagi, rapat yang di-cancel adalah rapat yang biasanya bakal panjang, penuh slide, adu argumen, dan berpotensi membuat waktu pulang jadi molor.

Itu sebabnya, begitu ada pengumuman rapat batal, hati jadi lega. Bukan karena benci rapat, ya. Tapi, karena kita tahu, satu rapat kantor yang batal berarti satu energi bisa disimpan. 

Terutama, kalau dalam rapat tersebut kita hanya berperan jadi tim hore. Kan eman-eman, ya. Waktu yang sebenarnya bisa untuk mengerjakan hal lain, malah (terasa) terbuang sia-sia hanya untuk mendengarkan orang adu argumen. 

#2 Boleh nggak ikut outing kantor

Bukan cuma pengumuman batal rapat saja. Hal tak terduga lain di kantor yang juga bikin bahagia adalah ketika ada informasi bahwa outing itu tidak wajib. Ikut boleh, nggak juga nggak papa. Aaakk!! Saya suka saya suka. 

Bukan gimana-gimana, ya. Di satu sisi, outing kantor itu seru. Konon katanya, bisa bikin makin kompak. Bisa juga jadi momen untuk lebih mengenal juga satu sama lain. Kan katanya work hard play hard ya. Cuma, di sisi lain, outing kantor itu melelahkan secara sosial. Terutama, bagi mereka yang baterai sosialnya gampang lemah

Jadi, ketika ada kebijakan, “Yang nggak ikut nggak apa-apa,” rasanya seperti mendapat kebebasan memilih kebahagiaan versi masing-masing. Yang mau ikut happy-happy, monggo. Yang lebih memilih untuk glosoran di kamar sambil Netflix-an juga nggak dilarang. Huhuhu, berasa kek dihargai aja gitu sebagai manusia yang berbeda.

#3 Boleh bawa anak ke acara kantor

Ah, iya. Jangan lupakan juga momen ketika kantor mengizinkan karyawan bawa anak ke acara kantor. Beuh, ini juga termasuk kejutan kecil yang efeknya lumayan besar buat hati para orang tua. Rasanya, dunia kerja yang biasanya kaku dan penuh target mendadak jadi lebih manusiawi.

Soalnya begini, acara kantor itu sering datang di waktu yang serba salah: di luar jam kerja atau bahkan hari libur. Padahal, bagi banyak orang tua, pulang kerja dan hari libur adalah satu-satunya kesempatan buat benar-benar kumpul sama anak. 

Selain itu, hari libur sering juga jadi hari libur si mbak yang biasa mengasuh anak. Lha, kalau acara kantor pas hari libur, nanti anak-anak gimana, dong? Mau ninggalin, rasanya nggak tega. Mau absen, juga nggak selalu memungkinkan.

Di titik itulah kebijakan boleh membawa anak ke acara kantor terasa sangat menolong. Setidaknya, anak-anak bisa tetap terpantau. Orang tua pun bisa hadir tanpa rasa waswas berlebihan. 

Bahagianya~ 

#4 Bos nggak ngantor

Ini agak sensitif, tapi jujur saja, suasana kantor entah kenapa jadi terasa lebih menyenangkan ketika si bos nggak masuk kantor. Hahaha, bukan karena bosnya jahat, ya. Nggak. Bosnya baik pun, rasanya tetap ada yang berbeda ketika dia tidak ada. 

Ya memang, tanpa kehadiran bos kerja tetap jalan seperti biasa. Aktivitas pun sama seperti hari sebelumnya. Tapi, napasnya lebih lega. Diskusi mengalir, canda muncul, dan pekerjaan terasa lebih ringan, lebih santai dan tidak ada tegang berlebihan.

Makin bahagia ketika diinfokan kalau si bos nggak bakal ngantor seminggu karena ada urusan di luar kota. Yeayyy!! Happy!

#5 Nggak jadi lembur

Terakhir dan justru yang paling penting, informasi nggak jadi lembur juga jadi hal tak terduga yang selalu menyenangkan. Maklum, ketika ada woro-woro “Hari ini lembur”, pikiran seringnya udah travelling. 

Bakal pulang jam berapa, nanti pulang bagaimana, anak-anak sama siapa, cara ngomong ke pasangan gimana, dlsb. Pancen ya, yang namanya lemburnya itu datangnya masih lama, tapi bebannya sudah terasa.

Maka, sungguh, pengumuman nggak jadi lembur terasa seperti jackpot. Bayang-bayang bisa pulang tepat waktu, bisa makan bareng keluarga dan punya waktu sendiri, auto terbayang di pelupuk mata. Bahagia pokoknya!!

Dan kalian tahu? Pada akhirnya, hal-hal tak terduga ini bukan semata bawa bahagia sesaat. Tapi, sering menjadi alasan bagi seseorang untuk bertahan di kantor sehari lagi. Lalu sehari lagi, sebulan lagi, sampai keterusan hingga saat ini. 

Bukan karena cinta pada pekerjaan, tapi karena masih ada ruang-ruang kecil yang membuat kita merasa bahwa kita ini insan bukan seekor sapi. Sembilu… yang dulu… Lha. Nyanyi.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Alasan yang Sering Membuat Orang Ragu-ragu Resign dari Tempat Kerja

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version