Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

5 Bungkus Rokok Paling Artistik dan Mewah, Bikin Sebat Makin Berkelas

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
19 Agustus 2023
A A
5 Bungkus Rokok Paling Artistik dan Mewah, Bikin Sebat Makin Berkelas

5 Bungkus Rokok Paling Artistik dan Mewah, Bikin Sebat Makin Berkelas (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika bicara barang seni, yang terlintas di otak pasti barang-barang pajangan. Kalau tidak lukisan, patung, mungkin guci keramik. Padahal banyak barang konsumtif yang dikemas dengan sangat artistik serta mewah. Misal botol parfum atau botol miras. Tapi ada yang sering terlewat, yaitu bungkus rokok. Terlepas dari rasanya, beberapa rokok juga dikemas secara artistik.

Tidak hanya membuat kita tergoda untuk beli, bungkus rokok berseni dan berkelas bisa dilihat sebagai aksesoris. Menggenjot penampilan ketika meeting atau sekadar nongkrong. Beberapa orang bahkan sampai mengoleksi bungkus rokok. Misal Gusti Aditya yang menangkap nilai artistik berbagai bungkus rokok.

Cukup sulit bagi saya untuk merangking bungkus rokok dari nilai artistiknya. Tapi tetap saja, ada 5 bungkus rokok yang saya pikir paling artistik serta mewah. Berikut kelima kemasan yang tidak hanya kontainer rokok, tapi karya seni.

Bungkus rokok Marcopolo Original King

Tidak hanya Lawyer Fredrich Yunadi, saya juga suka kemewahan. Sayangnya, UMR Jogja bikin saya sulit berpenampilan mewah. Tapi, saya bisa merasa sedikit mewah dengan bawa rokok Marcopolo Original King. Rokok putih senior ini punya kemasan yang terkesan mewah. Dengan kombinasi ornamen berwarna keemasan, rokok ini memang memancarkan aura mewah dan maskulin.

Warna emas tadi masih dikombinasikan warna merah yang juga mewah. Belum cukup, gambar kapal layar sebagai simbol Marco Polo menyempurnakan nilai artistik berkelas dari rokok ini. Dari jauh, rokok ini seperti kotak perhiasan atau kotak arloji mahal. Meskipun rasa rokoknya semenjana, tapi layak untuk bikin penampilan berkelas.

Djarum King

Ketika saya nge-review produk baru Djarum ini, kemasannya memang langsung menarik perhatian. Warna biru yang berkelas mendominasi kemasan. Tulisan “DJARUM KING” timbul dan berwarna keemasan berpadu dengan apik. Memang, warna biru dan emas memang kombinasi terbaik untuk barang-barang mewah bernilai seni tinggi. Misal jubah kerajaan atau pakaian kebesaran lain.

Warna merah juga menambah nuansa mewah. Muncul sebagai highlight tanpa mengganggu dua warna yang lebih dominan. Meskipun font utama dan ornamen belakang cenderung modern, tetap saja Djarum King punya nilai artistik tinggi dan berkelas. Memang cocok seperti namanya: King. Rokok king-size yang cocok untuk seorang raja.

Commodore

Rokok yang pernah punah ini kembali dengan style yang semewah dulu. Seperti namanya, rokok Commodore memunculkan kesan angkatan laut. Menggunakan kombinasi warna putih-hijau dengan logo khas angkatan laut berwarna emas. Jika Marcopolo memunculkan kesan kemewahan kapal ekspedisi dagang, Commodore memunculkan kesan militer dari penguasa lautan.

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

Yang menarik, Commodore tidak pernah mengubah karakter ornamen, tekstur, serta font. Hanya penempatan yang menyesuaikan kemasan dan kewajiban memasang foto ngeri. Tapi overall, desain Commodore tetap artistik seperti pendahulunya.

Juara Filter

Dari tadi saya bahas tentang desain yang cenderung global. Kalau bicara lokal, kemasan Juara Filter memang juara dalam urusan artistik. Rokok yang pernah selangka gas 3kg ini sudah punya pakem sejak seri SKT pertama rilis. Lettering bergelombang yang memotong ornamen seperti ukiran seperti karya seniman Jepara. Frame dan tekstur warna seperti kayu juga menambah nilai seni bungkus rokok yang pernah murah ini.

Namun seri SKM menggunakan dua kombinasi warna: kuning dan coklat. Berbeda dengan seri SKT yang dominan kuning. Warna coklat bertekstur kayu membuat rokok ini seperti pintu pendapa berhias cat emas. Belum lagi desain lukisan petani tembakau di punggung kemasan. Membuat nuansa bungkus rokok ini seperti lukisan yang dipajang di pendapa berukir Jepara.

Honorary Mention: bungkus rokok Pall Mall

Jika saya boleh berharap, tentu agar rokok Pall Mall kembali. Saya tidak tahu rasanya, tapi saya suka kemasannya. Terutama penggunaan logo yang dominan di bagian depan kemasan. Sangat artistik seperti family crest bangsawan Eropa. Warna dominan yang tidak terlalu ramai membuat kemasan Pall Mall elegan.

Setahu saya, Pall Mall sudah beberapa kali berganti desain sebelum punah. Termasuk mengganti logo family crest di tengah kemasan. Namun tetap mempertahankan konsep yang sama: elegan dan bernuansa sangat bangsawan.

Bungkus rokok paling mewah, Gudang Garam Surya Exclusive

Seluruh rokok tadi kalah artistik daripada Gudang Garam Surya Exclusive. Rokok ini jarang dijual di warung karena mahal dan kalah populer dengan Surya Reguler. Tapi sekali Anda melihat rokok ini, pasti akan setuju dengan nilai seni kemasannya. Dari jauh, kemasan Gudang Garam Surya Exclusive seperti dompet kulit bertahta ornamen emas.

Bungkus rokok ini diselimuti warna hitam dengan tekstur yang rata. Tidak hanya di tulisan atau logo, tapi seluruh sisi rokok. Meskipun teksturnya melingkar, tapi dari jauh seperti dompet kulit bertekstur. Sedangkan penggunaan warna emas di tulisan dan logo tidak dominan, tapi mencolok berkilauan. Penampilannya seperti karya tangan seniman yang indah, berseni, dan bernilai tinggi.

Belum lagi disempurnakan dengan filter rokok berwarna emas. Ketika dibuka, terkesan seperti wadah mewah berisi emas batangan. Pokoknya, Gudang Garam Surya Exclusive adalah mahakarya maestro!

Penulis: Prabu Yudianto
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 10 Rekomendasi Rokok Murah Enak di Bawah 20 Ribu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Agustus 2023 oleh

Tags: bungkus rokokdjarum kingpilihan redaksisurya exclusive
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Biaya Admin Makin Mencekik, Mending Jadi Tukang Parkir Indomaret daripada Jualan di Marketplace

Biaya Admin Makin Mencekik, Mending Jadi Tukang Parkir Indomaret daripada Jualan di Marketplace

20 Februari 2024
Gedung Birao Tegal, Kembaran Lawang Sewu Semarang yang Bernasib Sial Mojok.co

Gedung Birao Tegal, Kembaran Lawang Sewu Semarang yang Bernasib Sial

8 Januari 2024
4 Menu Rumah Makan Padang yang Sebaiknya Dihindari kalau Tidak Mau Menyesal Mojok.co

4 Menu Rumah Makan Padang yang Sebaiknya Dihindari kalau Tidak Mau Menyesal

11 Agustus 2025
Ungkapan Bahasa Sunda yang Wajib Diketahui Penutur Non-Sunda terminal mojok

Ungkapan Bahasa Sunda yang Wajib Diketahui Penutur Non-Sunda

29 November 2021
Honda ADV 160 Lebih Cocok untuk Jualan Kopi Starling ketimbang Touring!

Honda ADV 160 Lebih Cocok untuk Jualan Kopi Starling ketimbang Touring!

3 Juni 2023
Mengandaikan Alur Alternatif 5 Drama Korea Paling Fenomenal terminal mojok.co

Mengandaikan Alur Alternatif 5 Drama Korea Paling Fenomenal

6 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Surat Terbuka untuk KAI: War Tiket Lebaran Bikin Stres, Memainkan Perasaan Perantau yang Dikoyak-koyak Rindu!

7 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin (Unsplash)

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

9 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.