Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Bukti Universitas Gunadarma Bisa Bersaing dengan Universitas Indonesia

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
6 April 2020
A A
Tanggapan buat Netizen yang Ngeluh Prestasi Bidang Agama Tak Pernah Diliput Media terminal mojok.co

Tanggapan buat Netizen yang Ngeluh Prestasi Bidang Agama Tak Pernah Diliput Media terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai seseorang yang pernah menempuh masa perkuliahan di Universitas Gunadarma, rasanya saya memiliki kebanggaan sekaligus keresahan tersendiri. Kampus utama yang terletak di kawasan jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, harus tetap bersaing dengan para tetangga terdekatnya untuk mempertahankan eksistensi. Di sekitaran Gunadarma, ada UI yang lebih mentereng ke mana-mana. Eh, bukan sekitaran deng, sebelahan malah. Hanya terpisah oleh jalur KRL dan stasiun Pondok Cina aja. Serius.

Keresahannya, setiap kali saya sebut kuliah di Depok, pertanyaan berikutnya yang muncul dari orang lain pasti, “Oh, di UI, ya? Keren, dong!” Duh, please, deh. Di Depok ada banyak kampus, Gunadarma salah satunya.

ADVERTISEMENT

Kemudian, nggak jauh dari Gunadarma, ada Universitas Pancasila dan BSI yang nggak kalah mentereng, sekaligus sudah punya nama. Namun, jangan salah, soal keunggulan, saya rasa kampus ini nggak akan gentar meski harus bersaing dalam segala hal dengan Universitas Indonesia, yang sudah lebih dulu dikenal se-Indonesia. Bahkan, para artis, aktivis, hingga politikus banyak yang asalnya dari UI. Nih, saya jabarin beberapa keunggulan Universitas Gunadarma yang nggak dimiliki kampus di sekitarnya. Termasuk UI. Oleh karena itu, saya cukup yakin, Gunadarma ini bisa setara sama UI—bahkan bisa jadi lebih baik.

#1 Cuma Gunadarma, kampus yang di iklannya ada UFO

Dari zaman kuliah hingga menjadi alumni, entah kenapa di ingatan banyak orang yang paling mencirikan Gunadarma itu, ya, UFO. Nggak bisa dimungkiri juga, karena iklan ini bisa dilihat pada saat jeda acara TV. Kalian semua boleh aja ngece soal ini, tapi saya tantang balik, kampus kalian punya iklan UFO kayak Gunadarma nggak, hayo? Gunadarma itu visioner. Walaupun di sisi lain saya curiga, jangan-jangan iklan UFO ini dijadikan gimmick biar kampus ini gampang dan semakin dikenal oleh khalayak.

#2 Kalau ada yang belum tahu Gunadarma, mahasiswanya biasa “ngeles” bilang kuliah di UGM

Untuk sebagian orang, nama Gunadarma mungkin kalah populer dibanding UI—yang menjadi tetangga dan berlokasi bersebelahan. Nah, untuk memininalisir kebingungan di antara masyarakat, biar makin cepet juga obrolan selesai ketika ditanya kuliah di mana, bilang aja, “Kuliah di UGM”. Bukan, bukan Universitas Gajah Mada. Universitas Gunadarma Margonda, maksudnya.

#3 UI boleh jadi punya lahan yang luas, tapi Gunadarma punya banyak lokasi kampus

Buat yang pernah ke UI, pasti nggak akan bisa menyangkal kalau kampus tersebut punya lahan yang luas banget. Bahkan, biasa dipake olahraga juga sama orang lain. Apalagi tiap weekend, bakalan rame banget sama pengunjung yang olahraga sambil cari jajanan. Namun, Gunadarma juga punya banyak kampus yang tersebar di kawasan Depok, Jakarta, dan Bekasi. Oleh karena itu, sudah biasa bagi saya merasakan sensasi pindah kampus ketika pergantian mata kuliah.

Mangkanya, kalau ditanya kampusnya di mana, kadang, saya jawab, “Kampusnya banyak, tergantung lagi dapet kelas di mana.” Secara nggak sadar, karena hal ini juga, saya jadi punya manajemen waktu yang sangat baik. Lha gimana, harus nyocokin jadwal terus biar nggak telat.

#4 Punya lahan parkir yang luas dan kece

Mau parkir mobil atau motor, sama aja. Parkiran di Gunadarma itu luas buanget. Nggak perlu khawatir keabisan lahan parkiran. Parkiran motornya juga ada atapnya. Jadi, tiap kali bawa motor ke kampus, saya sih nggak khawatir helm saya bakal kebasahan. Untuk kampus di kawasan Depok, saya cukup yakin, sih, parkiran Gunadarma ini nggak ada obat kecenya. Saya pikir, saingan sama UI bahkan soal kecenya parkiran. Atau malah lebih baik? Eh.

Baca Juga:

Stasiun Cawang adalah kunci untuk tetap waras bagi warga yang sehari-hari naik KRL Depok-Jakarta

Jakarta Timur Layak Dimekarkan jadi Jaktim Utara dan Jaktim Selatan, Terlalu Banyak Perbedaan!

#5 Adanya metode pembelajaran virtual dan keunggulan softskill

Memang dasarnya Gunadarma itu dikenal unggul di bidang IT, nggak heran kalau salah satu jurusan favoritnya IT. Soal metode pembelajaran, beberapa mata kuliah dilakukan secara virtual melalui situs khusus. Jadi, sebelum diberlakukan proses belajar dari rumah seperti sekarang ini, sudah lebih dari 10 tahun kampus ini memberlakukan proses belajar virtual—yang bisa dilakuin di mana aja—ini. Sesuai apa yang saya sampaikan di poin pertama, terbukti, Gunadarma itu visioner, kan?

Soal softskill, mahasiswa di kampus ini udah terasah banget, lah. Dari awal ospek udah ditekankan juga, softskill mahasiswa Gunadarma itu harus lebih baik dibanding kampus lain. Ya, meski ada sisi nyebelinnya karena disampaikan dengan cara dad jokes, sih. Katanya, yang dimaksud dengan softskill itu salah satunya contohnya adalah kemampuan berkomunikasi, bukan sop kikil. Merasa mangkel? Sama.

BACA JUGA 4 Hal yang Bikin UIN Jauh Lebih Unggul dari UI dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pengin gabung grup WhatsApp Terminal Mojok? Kamu bisa klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 April 2020 oleh

Tags: depokGunadarmaUI
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

Cinere Mall Depok, Mal Jadul yang Masih Digemari Warga hingga Saat Ini Mojok.co

Cinere Mall Depok, Mal Jadul yang Masih Digemari Warga hingga Saat Ini

29 Oktober 2024
Jembatan Aborsi, Contoh Nyata Beratnya Perjuangan Kuliah di UI

Jembatan Aborsi, Contoh Nyata Beratnya Perjuangan Kuliah di UI

1 Mei 2023
Depok, Kecamatan di Sleman yang Paling Red Flag di Mata Orang Bantul Mojok.co

Depok, Kecamatan di Sleman yang Paling Red Flag di Mata Orang Bantul

11 Oktober 2025
Cara Bertahan Hidup di Jakarta Jika Gajimu di Bawah UMR Jakarta 2024 depok heru budi jogja

Warga Jakarta Perlu Belajar sama Orang Depok Perkara Menghadapi Pemimpin yang Unik Banget

26 Maret 2024
Tinggal di Depok Itu Memang Nyaman, tapi 10 Tahun yang lalu (Pexels)

Tinggal di Depok Itu Memang Nyaman, tapi 10 Tahun yang Lalu

18 Februari 2025
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
Jalan Alternatif Jogjakarta-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

Jalan alternatif Jogja-Purworejo tidak boleh dianggap remeh, tanjakan dan turunan yang panjang bisa merenggut nyawa

2 Agustus 2026
Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

Punya tetangga yang suka nyetel musik keras-keras itu adalah ujian hidup paling berat

4 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.