Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

5 Barang yang Sering Dibeli dengan Uang Sunat

Gusti Aditya oleh Gusti Aditya
14 Juli 2020
A A
sunat mojok

sunat mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saya yakin, hanya sedikit orang yang memutuskan sunat karena keinginannya sendiri. Membayangkan daging dipotong dan dijahit saja sudah mengerikan, ini malah minta. Maka saya yakin kalau hanya sedikit orang yang memutuskan sunat karena ingin. Saya yakin, mereka yang ingin sunat tanpa paksaan dan tendensi lainnya, kini sudah jadi filsuf atau tokoh masyarakat karena saking bijaknya.

Ngomongin tentang sunat selalu nggak bisa jauh-jauh dari uang salam tempel. Kata orang, uang sunat itu merupakan sebuah seremonial menuju kedewasaan. Dengan dipotongnya kulup, itu berarti kita telah keluar dari sisi anak-anak dan bisa berpikir dengan jernih. Saya curiga, kok ya bisa gitu lho kulup menentukan pola pikir dan kedewasaan seorang manusia?

Ya kalau menurut saya, sunat adalah pilihan tepat untuk sehat. Dan alasan ada uang tempel pasca sunat, itu hanya semacam pola pikir manusia yang selalu menghargai pilihan yang baik. Nggak ada salahnya. Yang salah itu ketika sudah sunat, malah nakut-nakutin teman kita yang belum sunat. Itu namanya bajilak. Atau kata orang bijak sih namanya nggak ada akhlak.

Tapi, pernahkah di antara kalian setelah sunat, diajak menghitung uang tempel bersama-sama? Saya yakin ada, namun tidak semua. Saya salah satunya. Dan dari uang itu, biasanya ketika kita sudah sembuh, ndilalah sudah berubah menjadi barang atau makanan. Nah, berikut adalah beberapa kemungkinan kemana atau dialih fungsikan menjadi apa uang sunat tersebut berdasarkan pengalaman beberapa orang.

Playstation

Playstation adalah hal yang paling sering diminta anak-anak yang sedang menahan perih dan panas sehabis sunat. Untuk mewujudkan itu, biasanya orang tua melakukan dua hal. Pertama, Langsung beli. Ha wong ada duitnya kok. Kedua, uang tempel yang nggak cukup untuk beli, biasanya ditomboki oleh orangtua. Dahulu, harga Playstation 2 slim berada di angka 1,5-2 juta. Dan angka tersebut, biasanya jauh di atas ekspetasi uang tempel sunat.

Sepeda

Jelas main sepeda sudah jaman sejak dahulu kala. Edan po, siapapun bakal pernah jadi anak hits kabupaten yang ngepit tiap sore jejer lima di Ring Road Selatan. Sejak jaman BMX hingga sepeda downhill, anak-anak pasca sunat, 20% memutuskan untuk membeli sepeda.

Bahkan, pernah teman saya yang tititnya masih bau gosong dan pakai sarung, sudah mancal menuju toko sepeda di Perintis Kemerdekaan. Percaya nggak percaya, blio pulangnya naik sepeda dari Umbulharjo sampai Banguntapan dekat JEC. Khawatir sih enggak, tapi ngilunya itu lho.

Beli HP biar bisa muter lagunya D’Masiv

Sunat adalah privilege khusus untuk masuk ke dunia papan atas sebuah ponsel. Kalau ponsel layar sentuh disebut ponsel pintar, pada jaman ini disebut ponsel pekok gitu, ya? Entah lah.

Baca Juga:

Mengenang Bisnis Rental PS yang Sempat Berjaya, Kini Merana

Jalur Luna Maya, Rute Terbaik untuk Bersepeda di Kulon Progo

Biasanya, sesudah sunat, ada teman yang datang membawa majalah Pulsa. Di sana ada daftar harga, spesifikasi dan gim-gim apa saja yang bisa dimainkan. Space Impact, Bounce dan uler-uleran adalah primadona. Hukumnya wajib. WapTrick adalah jalan pintas menuju hal-hal ndakik tahap berikutnya.

Ibaratnya, Nokia Express Music (kalau nggak salah ngejanya) itu adalah iPhone. Speaker di samping, warna merah mbois, menandakan gejolak kawula muda. Rasanya nenteng ponsel ini seperti….nggak tahu. Lha wong ponsel saya Nokia 6300 di mana ibaratnya jaman sekarang adalah Xiaomi. Kalah nama, tapi masalah spesifikasi siap diadu. Urusan nyetel lagu D’masiv, Pee Wee Gaskins dan Captain Jack, berani tanding.

Komik

Teman saya pernah bilang, cita-cita jadi dokter adalah sampingan dan yang utama adalah punya rental komik. Beberapa dari kami, bisa tidur di tengah tumpukan komik, membaca tiap waktu dan tidak usah bersaing dengan mas-mas kuliahan untuk nyewa komik terbaru Naruto adalah sebuah impian terselubung. Dan uang tempel sunat, adalah jawaban untuk melampiaskan keinginan tersebut.

Ya, walau sesudah sampai di Shopping Book Center Taman Pintar, paling hanya beli lima atau enam komik saja. Itu pun komik bekas. Jangan berharap komik One Piece atau Conan, yang ada hanyalah komik-komik yang tidak kami kenal. Kalau pun ada, palingan sudah setengah hancur terkena air atau dicoret-coret pemilik sebelumnya.

Berburu huruf “N” dalam permen karet Yosan

Ini adalah cara menghabiskan uang sunat yang amat tidak mainstream, yaitu berburu huruf “N” dalam permen karet Yosan. Biasanya hal ini dieksekusi dengan cara beli Yosan belasan renteng banyaknya, hanya demi mendapatkan N untuk melengkapi kata-kata Y-O-S-A-N. Jika berhasil, katanya bisa dapat sepeda dan pernak-pernik lainnya. Padahal, uang sunat segitu mendingan beli sepedanya secara langsung. Duh dek.

Mungkin apa yang saya sebutkan tidaklah menyeluruh. Ada beberapa dari kalian yang tidak terwakilkan. Nah, alangkah baiknya jika kalian tuliskan di kolom komentar. Siapa tahu ada pengalaman yang lebih menarik dari lima poin di atas.

Atau malah ada yang dibisikin orangtua ketika sepertiga malam dengan kata-kata begini; “uangnya disimpen dulu sama ibuk/bapak, ya,”? Jika ada, kalian adalah MVP-nya karena telah mensukseskan swasembada pangan dalam rumah tangga sejak dini. Alias modyar uang sunatmu raib begitu saja.

BACA JUGA Nostalgia Rental PS 2 yang Diabadikan dalam Tiap Gimnya dan tulisan Gusti Aditya lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Januari 2022 oleh

Tags: playstationsepedasunat
Gusti Aditya

Gusti Aditya

Pernah makan belut.

ArtikelTerkait

tren sepeda MOJOK.CO

Tren Sepeda, Asyik Gowes, Lupa Etika di Ruang Publik, Mending Rebahan Aja

29 Juni 2020
sunat zaman belanda MOJOK.CO

Sunat Zaman Belanda: Dituturkan oleh Keturunan Tukang Sunat Legendaris di Yogyakarta

8 Juli 2020
tren sepeda MOJOK.CO

Sepeda dan Bike to Work Tidak Akan Pernah Menjadi Gaya Hidup di Indonesia

12 Agustus 2020
4 Mitos Sunat yang Sama Sekali Ora Mashok

4 Mitos Sunat yang Sama Sekali Ora Mashok

3 September 2022
sunat zaman belanda MOJOK.CO

Sunat dan Kebohongan Orang Tua yang Sebaiknya Diakhiri

9 Agustus 2021
Surat Terbuka untuk yang Suka Gowes di Bandung dan Indonesia. (Unsplash.com)

Surat Terbuka untuk yang Suka Gowes di Bandung dan Indonesia

15 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.