Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Buku

5 Aturan yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Mulai Koleksi Manga

Raynal Payuk oleh Raynal Payuk
18 September 2021
A A
5 Aturan yang Perlu Kamu Perhatikan Sebelum Mulai Mengoleksi Manga terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sebelum memulai koleksi manga, coba deh lihat beberapa aturan tak tertulis berikut ini!

Manga atau komik terbitan dari Jepang, bisa dibilang salah satu medium cerita yang banyak digemari oleh pembaca di Indonesia. Sebelum akses internet tersebar luas di masyarakat, mayoritas pembaca manga membaca komik kesukaan mereka di rentalan. Maklum, pembaca manga saat itu lebih diisi anak-anak dan remaja dengan uang saku pas-pasan. Kalau ada yang bisa beli manga mereka sendiri, sudah dipastikan orang tua mereka cukup berada.

Seiring berjalannya waktu, pembaca anak-anak dan remaja tersebut beranjak dewasa. Dengan sumber keuangan tetap sendiri, para pembaca manga yang dulu cuma bisa rental, sekarang bisa memulai koleksi manga mereka sendiri. Nah, buat kamu yang mau mulai koleksi manga, ada beberapa peraturan penting yang perlu diketahui sebelum mendalami hobi ini. Yuk, mari kita simak.

#1 Buat perencanaan di awal

Banyak yang berpikir bahwa mengoleksi manga itu merupakan hobi yang mahal dan menguras dompet. Memang nggak salah, sih, lantaran jumlah komik yang harus dibeli dari satu serial saja bisa sampai berpuluh volume. Tentunya hal ini akan menguras isi kantong. Apalagi kalau kamu mau koleksi manga jadul, wah, bisa habis duit sampai jutaan untuk koleksi sampai lengkap. Namun jangan khawatir, jumlah dana yang keluar dari kantongmu bisa diminimalisir dengan melakukan perencanaan.

Waktu pertama saya mulai koleksi manga, semua serial yang terbit di Indonesia langsung saya beli dengan anggapan jumlah volume dan serial banyak adalah penanda koleksi bagus. Padahal koleksi manga itu ya nggak selalu harus soal kuantitas. Makanya penting untuk membuat perencanaan di awal biar danamu nggak terbuang percuma untuk membeli serial yang sebenarnya nggak menarik hatimu.

Mungkin kamu bisa merencanakan untuk memiliki serial terbitan Shonen Jump saja. Atau mungkin kamu cuma mau beli manga dengan genre tertentu seperti sport, misalnya. Bahkan kamu mau mengoleksi serial panjang saja seperti Detektif Conan, Naruto, atau One Piece? Nggak masalah, kok. Intinya, kamu nggak harus mengoleksi semua manga yang terbit, apalagi kalau cuma ikut-ikutan hype padahal kamu sendiri nggak tertarik sama serialnya. Ingat, ini koleksi manga milikmu, bukan orang lain.

#2 Buat pencatatan

Selain perencanaan, pencatatan inventaris koleksi manga milikmu juga penting. Memang waktu koleksi manga kalian masih sedikit, pencatatan kelihatannya nggak begitu penting. Namun, percayalah semakin banyak koleksimu, melakukan pencatatan adalah sebuah keharusan. Bukan hanya biar kamu tahu serial apa saja yang kamu miliki, melainkan juga agar tahu jumlah volume yang kamu miliki dari tiap serial. Ini penting kalau kamu mengikuti beberapa serial yang masih terbit secara bersamaan.

Ditambah lagi banyak volume serial manga terkenal jadi langka setelah terbit lebih dari sebulan. Makanya melakukan pencatatan kapan dan tanggal berapa volume selanjutnya terbit itu penting juga. Semua informasi soal tanggal berapa volume suatu serial terbit biasanya bisa dilihat melalui akun Twitter editor m&c! dan Elex-Level. Lewat pencatatan, kamu nggak bakal ketinggalan beli volume baru dan mencegah situasi di mana koleksimu tak lengkap karena ketinggalan satu volume.

Baca Juga:

5 Aturan Tidak Tertulis di Magelang, Sederhana tapi kalau Dilanggar Bikin Hidup Kurang Nyaman

5 Aturan Tidak Tertulis Saat Main atau Menginap di Kos Teman, Terpaksa Saya Tulis karena Banyak yang Menyebalkan

#3 Pikirkan ruang lebih untuk penyimpanan

Waktu pertama mulai mengoleksi manga, masalah penyimpanan nggak pernah terlintas di benak saya. Saat koleksi manga saya hampir 200 volume, saya baru sadar ternyata memikirkan tempat yang pas untuk menyimpan koleksi manga itu sulit juga, apalagi kalau tinggal di kamar kos atau apartemen studio. Kita harus memikirkan seberapa luas tempat yang perlu dialokasikan untuk rak komik.

Perhatikan pula posisi rak koleksi milikmu. Sinar matahari bisa bikin kertas buku cepat menguning, lho. Makanya lebih baik menaruh rak buku jangan langsung menghadap jendela atau arah datangnya sinar matahari. Jangan simpan koleksi manga di tempat yang lembap juga karena rayap suka dengan tempat yang seperti itu. Nggak lucu, kan, kalau kamu harus repot-repot memindahkan koleksi manga milikmu gara-gara lemari buku dimakan rayap kayak yang saya alami?

#4 Bungkus kembali manga milikmu

Jika memutuskan untuk mengoleksi manga, maka kamu harus tahu cara merawatnya. Hampir semua orang yang mengoleksi buku apa pun pasti nggak mau buku kesayangan mereka jadi kuning. Komik menguning memang tak terelakkan karena itu sifat dari kertas sendiri. Terlebih komik di Indonesia dicetak dengan tipe kertas koran yang tentu saja bikin cepat menguning.

Namun jangan khawatir, kamu bisa mencegah kuningnya kertas dengan membungkus manga koleksimu menggunakan plastik. Tujuannya mencegah komikmu kontak dengan udara dalam waktu lama. Kalau mau repot, kamu bisa membungkus komik kesayanganmu kembali pakai plastik sampul. Kalau mau yang praktis, plastik zip lock bisa jadi solusinya. Intinya, menjaga manga koleksimu agar nggak bersentuhan langsung dengan udara bebas itu penting hukumnya.

#5 Membeli buku di toko yang murah dan terpercaya

Sebagai toko buku dengan jaringan terluas di Indonesia, Gramedia tentunya menjadi rujukan bagi banyak orang untuk beli buku apa pun, termasuk manga. Namun, kamu harus tahu bahwa harga jual manga di toko daring biasanya lebih murah daripada di Gramedia. Perbedaan harganya bisa Rp5 ribu sampai Rp15 ribu per volume. Lumayan banget apalagi kalau kamu beli lebih dari satu volume.

Selain itu, Gramedia mungkin bukan tempat yang pas jika kamu mencari manga yang sudah tamat. Jarang sekali kamu bisa menemukan volume yang sudah lama terbit masih tersedia di sana. Toko buku daring bisa jadi solusi lain buat kamu yang memang mencari serial jadul untuk dikoleksi. Intinya, sebelum beli manga, coba lakukan perbandingan harga antara toko buku besar dengan toko buku daring. Kamu bisa hemat banyak apalagi jika dapat gratis ongkir dan beli beberapa volume sekaligus. Namun, pastikan toko buku daring yang kamu tuju memang menjual komik asli, bukan bajakan.

Sekian beberapa aturan yang menurut saya perlu diperhatikan jika kamu memutuskan untuk mulai koleksi manga. Apa pun manga yang kamu koleksi, yang paling penting adalah koleksi milikmu harus berdasarkan seleramu sendiri. Jangan karena ikut-ikutan pencinta komik lainnya. Pada akhirnya, ini hobimu, kamu sendiri yang menentukan ke mana arah koleksi manga-mu kelak. Selamat berburu manga!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 September 2021 oleh

Tags: aturankoleksi bukumanga
Raynal Payuk

Raynal Payuk

Mantan Pers Kampus Dalam Pencarian Jati Diri dan Pekerjaan. Saat ini menjadi seorang pemikir yang sedang berusaha memecahkan paradoks tertua umat manusia

ArtikelTerkait

Buku RPUL Adalah Google Zaman Old yang Dirindukan terminal mojok.co

Menebak Pikiran Orang yang Suka Nyolong Buku Perpustakaan

22 November 2020
Aturan Baru Bisa Melamar Kerja Kembali setelah 2 Tahun Ditolak Itu Syarat yang Problematik lamaran kerja

Aturan Baru Bisa Melamar Kerja Kembali setelah 2 Tahun Ditolak Itu Syarat yang Problematik

19 Desember 2023
Ketika Pidi Baiq Beralih Profesi Jadi Mangaka

Ketika Pidi Baiq Beralih Profesi Jadi Mangaka

21 Maret 2020
Tiga Tahapan Kegilaan Para Bibliomania

Tiga Tahapan Kegilaan Para Bibliomania

14 November 2019
Dragonball Evolution

Dragonball Evolution dan Argumen Usang Lainnya dalam Membahas Live Action Manga

12 November 2021
Fans Haikyuu! Banyak Dibenci Itu Memang Beralasan MOJOK.CO

Kalau Fans Haikyuu! Banyak Dibenci Itu Memang Beralasan

28 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga Mojok.co

Kebumen Perlahan “Naik Kelas” dari Kabupaten Termiskin Jadi Daerah Wisata, Warlok yang Tadinya Malu Berubah Bangga

9 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.