Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

5 Alasan Template PNS Saat Terlambat ke Kantor

Munawir Mandjo oleh Munawir Mandjo
31 Maret 2022
A A
5 Alasan Template PNS Saat Terlambat ke Kantor Terminal Mojok

5 Alasan Template PNS Saat Terlambat ke Kantor (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tak bisa dimungkiri, permasalahan umum yang kerap dihadapi instansi pemerintahan adalah tingkat kedisiplinan pegawai. Baik disiplin dalam berpakaian, disiplin dalam berperilaku, ataupun yang paling umum terjadi adalah disiplin dalam hal penggunaan waktu.

Demi meningkatkan tingkat kedisiplinan pegawai, tak jarang sebuah instansi pemerintah mengeluarkan beragam inovasi dalam bentuk pemberian reward atau punishment pada para PNS yang bekerja di dalamnya. Namun, kadang ada saja alasan yang digunakan beberapa oknum agar bisa memperoleh pembenaran terhadap pelanggaran yang mereka buat. Telat datang ke kantor, misalnya.

Berikut alasan yang biasa digunakan para abdi negara saat terlambat datang ke kantor.

#1 Kendaraan mogok di jalan

Alasan umum yang kerap digunakan para PNS ketika terlambat datang ke kantor adalah kendaraan mogok di jalan. Ini merupakan alasan yang dianggap sebagian orang masuk akal. Sebab, peristiwa semacam ini terjadi di luar kendali seseorang.

Mobilnya mogok (Unsplash.com)

Biasanya pegawai yang beralasan seperti ini sudah menyiapkan sebuah pembuktian dari jauh hari untuk mengantisipasi kejadian ini. Misalnya, mereka sudah mengoleksi gambar saat kendaraan yang biasa dipakai sedang rusak atau sedang diperbaiki montir di bengkel. Gambar yang sudah disiapkan kemudian dikirim ke grup WA kantor sebagai bukti jika kendaraan mereka benar-benar dalam kondisi tidak memungkinkan untuk digunakan. Hadeh.

#2 Tiba-tiba kurang enak badan

Alasan kedua yang kerap digunakan abdi negara yang tidak disiplin waktu adalah tiba-tiba kurang enak badan. Memang sih, ada saja pegawai yang kondisinya betulan sakit, namun masih tetap bisa bekerja dan berangkat ke kantor. Kondisi kurang fit yang dimaksud biasanya masih dalam taraf belum mengkhawatirkan seperti flu atau batuk ringan.

Galibnya jika mereka ingin memperpanjang durasi keterlambatan, mereka akan buat alasan lebih jauh. Misalnya, pergi berobat ke puskesmas atau rumah sakit. Jika dirasa belum cukup kuat, biasanya mereka akan mengirimkan surat sakti alias surat keterangan sakit. Hmmm.

Tiba-tiba nggak enak badan (Unsplash.com)

#3 Ada urusan mendesak

Urusan mendesak juga menjadi alasan yang kerap digunakan oknum PNS malas. Alasan semacam ini paling umum dikaitkan dengan keluarga. Penggunaan alasan itu dirasa gampang memunculkan rasa simpati. Misal, menggunakan alasan mengantar keluarga yang sakit, mengunjungi keluarga yang tiba-tiba kena musibah, atau ada keluarga yang meninggal.

Baca Juga:

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial

Tunjangan Kinerja buat ASN, Beban Kerja buat Honorer, di Mana Adabmu?

#4 Memanfaatkan cuaca

Cuaca juga kerap menjadi alasan keterlambatan beberapa oknum abdi negara untuk datang ke kantor. Alasan semacam ini paling banyak digunakan saat musim hujan. Padahal saat ini sudah tersedia jas hujan dengan beragam bentuk yang bisa digunakan agar pengendara aman saat turun hujan. Namun, namanya juga oknum yang tidak disiplin, mereka akan membuat seribu macam alasan. Bahkan meski sudah tersedia jas hujan di bagasi kendaraan motor mereka, mereka akan berdalih lupa membawanya.

Lupa nggak bawa jas hujan (Unsplash.com)

#5 Kena macet di jalan

Macet merupakan alasan terakhir yang paling sering digunakan PNS saat telat masuk kantor. Di kota-kota besar yang sudah jadi langganan macet, mungkin alasan semacam ini sudah tidak bisa diandalkan. Namun, di beberapa daerah yang jarang kena macet, alasan semacam ini masih kerap digunakan. Sisa mengoleksi gambar kondisi jalanan macet—yang sudah diambil jauh hari sebelumnya—dikirim ke grup WA kantor sebagai bukti pembenaran. Beres.

Itulah beberapa alasan yang biasa digunakan PNS saat terlambat ke kantor. Meski oknum PNS semacam ini tidak terlalu sulit ditemukan di sebuah instansi pemerintahan, saya percaya masih banyak juga kok PNS di luar sana yang punya integritas dan semangat kerja tinggi, khususnya dalam hal penggunaan waktu kerja.

Penulis: Munawir Mandjo
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2022 oleh

Tags: pnsterlambat
Munawir Mandjo

Munawir Mandjo

Aparatur Sipir Negara

ArtikelTerkait

Sistem Kerja Remote, Bakal Bikin PNS Setara Freelancer

Sistem Kerja Remote, Bakal Bikin PNS Setara Freelancer

23 Desember 2019
Nasib Guru PAUD Nonformal: Sudah Gajinya Kecil, Dianggap Guru Saja Tidak, Perih!

Nasib Guru PAUD Nonformal: Sudah Gajinya Kecil, Dianggap Guru Saja Tidak, Perih!

16 Januari 2024
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Derita PNS Muda: Lembur Tiap Hari, tapi Selalu Dikira Cuma Main Zuma

11 Oktober 2025
8 Barang yang Sering Dijumpai di Meja Kerja PNS Terminal Mojok

8 Barang yang Sering Dijumpai di Meja Kerja PNS

24 Februari 2022
Mengenal Karis/Karsu, Kartu untuk Pasangan PNS

Mengenal Karis/Karsu, Kartu untuk Pasangan PNS

22 Januari 2023
Hasil TWK Saya Buruk, Apakah Saya Kurang Nasionalis?

Hasil TWK Saya Buruk, Apakah Saya Kurang Nasionalis?

11 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.