Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

5 Alasan Banyak Orang Membenci Lionel Messi

Ariyo Rizky Valentino oleh Ariyo Rizky Valentino
13 Juni 2023
A A
5 Alasan Banyak Orang Membenci Lionel Messi (Unsplash)

5 Alasan Banyak Orang Membenci Lionel Messi (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau bicara sepak bola dan pemain terbaik, adalah sebuah kejahatan jika tidak menyebut nama Lionel Messi. Laki-laki setengah bola itu belakangan menjadi trending ketika menolak kontrak yang diluar akal sehat dari Al Hilal, yakni 600 juta euro atau sekitar Rp9,54 triliun per tahun. Dia memilih Inter Miami sebagai klub barunya.

Sayang sekali, setelah Ronaldo hengkang ke Arab Saudi, Eropa akan kehilangan satu-satunya megabintang yang tersisa. Memang, di Eropa, masih ada Mbappe, Neymar, atau Haaland. Namun, ya mereka sebatas bintang. Status megabintang masih milik Ronaldo dan Messi.

Messi sendiri sudah memenangi semua piala level tertinggi yang tersedia. Pemain asal Argentina ini sudah memenangi gelar pemain terbaik pada 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, dan 2021. Untuk negaranya, la Pulga sudah mempersembahkan Piala Dunia. Komplet. Dia layak disebut GOAT.

Namun, selalu ada kebencian mengiringi segala capaian dan status. Berikut 5 alasan Banyak orang membenci pemain terbaik itu.

#1 Messi tidak bermain untuk tim favorit mereka

Alasan yang paling sederhana adalah karena Messi tidak bermain untuk klub mereka. Coba pemain berusia 35 tahun itu bermain untuk mereka. Mana mungkin mereka akan membenci mantan pemain Barcelona itu.

#2 Nyatanya, pemain idola mereka kalah sama si GOAT ini

Sebetulnya status GOAT Messi itu sangat sulit dibantah. Dia sudah menjadi juara bersama klub dan negara. Hal inilah yang membuat kecemburuan itu lahir. Gara-gara pemain favorit mereka kalah sama Messi. Yah, biasanya, manusia seperti ini mendaku diri sebagai fans Ronaldo.

#3 Messi sering mengalahkan tim favorit mereka

Jika menilai dari kemampuan individu maupun sebagai team player, Messi di atas rata-rata. Inilah yang membuat banyak tim menjadi menderita dan kebencian itu lahir.

#4 Biasanya, yang membenci tidak memiliki pengetahuan tentang sepak bola

Sebenarnya fakta ini sangat menyakitkan. Tetapi, fakta adalah fakta. Beberapa dari pembenci garis keras mungkin adalah orang yang kurang memiliki pengetahuan seni sepak bola.

Baca Juga:

Cara Mudah Bikin Orang Portugal Marah

PSG Memang Tidak Ditakdirkan untuk Juara UCL

#5 Sudah menamatkan sepak bola dan dia adalah yang terbaik

Tak diragukan lagi, Messi memang telah mencapai semua yang bisa dicapai. Dia telah tamat sepak bola dan sebetulnya bisa menutup kariernya dengan gelar juara dunia. Gemerlap dirinya tak bisa dipadamkan begitu saja.

Penulis: Ariyo Rizky Valentino

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Ronaldo vs Messi: Fanatisme Paling Toxic dalam Dunia Olahraga

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2023 oleh

Tags: argentinaLionel MessimessiPiala Duniaronaldo
Ariyo Rizky Valentino

Ariyo Rizky Valentino

Sedang sibuk merangkum perpisahan. Sapa melalui ig@birusastroadmodjo.

ArtikelTerkait

piala dunia

Indonesia, Sepak Bola, dan Harapan Berlaga di Pentas Piala Dunia

21 Juli 2019
Di Kampung Saya, Orang-orang Lebih Suka Main PES Dibanding FIFA terminal mojok.co

Nggak Perlu Boikot, Ini Tips Menghadapi PSG di PES

14 Agustus 2021
Paulo Dybala Adalah Pemain Terbaik Juventus, Bukan Cristiano Ronaldo MOJOK.CO

Paulo Dybala Adalah Pemain Terbaik Juventus, Bukan Cristiano Ronaldo

21 Juli 2020
ansu fati barcelona bangkrut fcb femeni la masia arthur melo barcelona pjanic juventus MOJOK

Sampai Kapan Jadi Menyedihkan seperti Ini, Barcelona?

18 September 2021
timnas

Realistislah, Wahai Fans Timnas Indonesia

12 September 2019
lionel messi copa america

Copa America: Ajang Pembuktian Sekaligus Beban Bagi Lionel Messi

13 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.