Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 UMKM Klaten yang Berhasil Go Digital, Ada yang Sukses Jualan sampai ke Luar Negeri!

Farahiah Almas Madarina oleh Farahiah Almas Madarina
9 Oktober 2025
A A
4 UMKM Klaten yang Berhasil Go Digital, Ada yang Sukses Jualan sampai ke Luar Negeri!

4 UMKM Klaten yang Berhasil Go Digital, Ada yang Sukses Jualan sampai ke Luar Negeri! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berkat digitalisasi, ada UMKM Klaten yang berhasil jualan sampai ke luar negeri, lho.

Setiap kali mendengar nama Klaten, saya yakin banyak di antara kalian yang berpikir bahwa Klaten adalah surganya umbul, sawah, atau berbagai macam tradisi yang sarat akan kearifan lokal. Anggapan tersebut memang tidak salah, namun siapa sangka di balik nuansa tradisionalnya, kota ini juga mengalami banyak transformasi besar-besaran.

Tiga puluh tahun hidup di Klaten membuat saya benar-benar menyaksikan bagaimana kota ini tumbuh subur di berbagai aspek. Mulai dari infrastruktur, budaya, pariwisata hingga ekonomi masyarakat lokalnya. Terkhusus di sektor ekonomi, saya bisa merasakan dampak positif dari menguatnya UMKM Klaten setelah adanya digitalisasi.

Bagaimana tidak? Dahulu, para pelaku UMKM hanya bisa memasarkan produknya secara offline. Kini, di era digital yang serba cepat dan praktis, ada banyak sekali pilihan platform yang bisa digunakan sebagai “etalase” baru untuk memasarkan produk dan mengembangkan bisnis mereka.

Transformasi penjualan ini telah membantu UMKM Klaten bertahan di tengah derasnya arus persaingan digital. Entah sudah berapa banyak pelaku usaha yang berhasil, namun melalui tulisan ini, saya ingin membagikan 4 UMKM Klaten yang sukses membawa bisnisnya go online.

#1 Eboni Watch jualan jam tangan kayu sampai ke luar negeri

Saya tidak bisa menahan diri untuk menempatkan Eboni Watch di urutan paling atas UMKM Klaten. Ketika pertama kali melihat konten-konten jam tangan kayunya FYP di TikTok, saya langsung jatuh cinta pada produk Eboni yang cantik-cantik.

Kekaguman saya tidak berhenti di situ saja. Saat mengetahui bahwa ternyata Eboni Watch ini adalah hasil karya orang asli Klaten, saya langsung speechless. Ibaratnya, kalaupun diberi tahu bahwa produk ini buatan luar negeri, saya percaya. Habisnya desainnya benar-benar modern, unik, dan nggak pasaran, sih.

Foundernya adalah seorang pemuda asal Bayat bernama Afidha Fajar Adhitya. Bermula dari idenya di tahun 2014 yang ingin memanfaatkan limbah kayu sebagai bahan baku utama, Afidha berhasil menyulap kayu eboni menjadi produk jam tangan yang unik dan menarik. Kayu itulah yang kemudian menginspirasi Afidha ntuk menamai bisnis jam tangannya dengan “Eboni Watch”.

Berkat digitalisasi, UMKM Klaten ini berhasil jualan sampai ke luar negeri, lho (Foto: unsplash.com)
Berkat digitalisasi, UMKM Klaten ini berhasil jualan sampai ke luar negeri, lho (Foto: unsplash.com)

Sejak mengetahui kantor pertama Eboni yang berlokasi di Bayat, saya yakin Afidha jelas lebih berfokus pada online presence dan penjualan digital. Kenapa? Karena ya hanya dengan strategi itulah Afidha berhasil menemukan target pasarnya dan sukses menjual produk-produknya hingga ke luar negeri. Mengutip Detik Finance, jam tangan kayu ini pertama kali berhasil terjual ke Afrika Selatan, lho.

Baca Juga:

Universitas Terbuka (UT): Kampus yang Nggak Ribet, tapi Berani Tampil Beda

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Kalau kalian penasaran dengan seberapa menariknya jam tangan kayu dari Eboni Watch, kalian bisa langsung cek katalognya di eboni-watch.com atau order secara online di Shopee, Tokopedia, BliBli, maupun Lazada.

#2 Lurik Prasojo, UMKM pelopor industri kain tenun lurik pertama di Klaten

Lurik Prasojo merupakan salah satu pelopor industri kain tenun lurik pertama di Klaten yang berdiri sejak tahun 1950. Bisnis yang didirikan oleh Almarhum Soemo Hartono ini berlokasi di Desa Bendo, Kecamatan Pedan, Klaten dan masih terus eksis hingga sekarang.

Di tangan menantunya, Maharani Setyawan, kain lurik dieksplorasi menggunakan warna-warna cerah dan desain yang jauh lebih kekinian. Dia ingin penggemar lurik lebih universal, termasuk dari kalangan anak muda. Oleh sebab itu, Rani berani berkreasi dengan memadupadankan berbagai macam motif dan jenis kain–mulai dari batik hingga kain perca.

Rani juga berhasil menjadikan kain lurik ini dikenal ke seluruh penjuru negeri dan mancanegara. Dilansir dari laman website lurikprasojo.id, produk-produk Lurik Prasojo bahkan pernah tampil di berbagai panggung mode dunia seperti London Fashion Show, Canada Fashion Show, dan Japan Fashion Show.

Kemajuan ini tentu saja tidak lepas dari pemanfaatan berbagai platform digital seperti website, marketplace dan media sosial. Di Instagramnya, UMKM Klaten ini bahkan aktif mengunggah konten-konten yang menampilkan berbagai macam kain lurik, tas, sepatu dan aksesoris lainnya. Produk-produk tersebut bisa kalian pesan secara mudah melalui web store maupun Shopee.

#3 Ayam Penyet Bu Sum, UMKM Klaten yang go digital

Milenial Klaten pasti sudah tidak asing dengan keberadaan warung ayam penyet satu ini. Selain karena memang legendaris (sudah berdiri sejak 2004), Ayam Penyet Bu Sum punya lokasi yang strategis di tengah kota. Salah satu cabang utamanya ada di Jl. Wahidin Sudiro Husodo No. 99, Bramen, Sekarsuli, Klaten Utara.

Ayam Penyet Bu Sum ini adalah warung makan rumahan yang fokus menjual berbagai macam potongan ayam penyet dan gorengan. Spesialnya, menu signature yang paling cepat habis diserbu pelanggan adalah nasi pecel yang dihidangkan bersama ayam penyet. Duh, membayangkannya saja sudah bikin ngiler.

Saya ingat betul, saat duduk di bangku SMP, saya selalu menyempatkan makan siang di Warung Ayam Penyet Bu Sum sebelum berangkat bimbel. Saat itu, lokasinya masih ada di dekat Ganesha Operation dan selalu ramai oleh pengunjung dari berbagai kalangan. Paling banyak sih, dari kalangan pelajar dan karyawan yang sedang istirahat.

Meski penjualannya sempat tidak seramai dulu saat kafe-kafe hits mulai bermunculan, namun UMKM Klaten satu ini berhasil menjaga eksistensinya dengan penjualan online. Warung makan ini mengambil langkah cepat dengan mendaftarkan resto mereka ke aplikasi pesan antar seperti ShopeeFood dan GrabFood.

Strategi go digital yang dilakukan Ayam Penyet Bu Sum tentu menjadi keputusan yang sangat bagus karena sejak saat itu, customer seperti saya bisa dengan mudah bernostalgia menikmati ayam penyetnya tanpa perlu repot-repot lagi ke luar rumah.

#4 Peridot Coffee & Eatery, tempat nongkrong favorit di Klaten

Sebelum Klaten dipenuhi tempat-tempat hits, Peridot Coffee & Eatery pernah menjadi salah satu tempat nongkrong favorit di Klaten. Pelanggannya banyak berasal dari kalangan anak muda (pelajar, mahasiswa dan pekerja kantoran) hingga para orang tua yang ingin quality time bersama keluarganya.

Mulanya, kafe yang berdiri di tahun 2015 ini sangat bergantung pada aktivitas dine-in (offline) sehingga cukup terdampak saat peraturan social distancing diterapkan di masa pandemi 2020 silam. Namun, berkat transformasi go digital, Peridot tetap bisa bertahan dengan melebarkan penjualannya secara online melalui aplikasi pesan antar seperti GrabFood dan GoFood.

Tidak hanya itu, Peridot juga aktif membagikan suasana kafenya yang homey dan mempromosikan berbagai menu andalannya di Instagram. Mulai dari minuman kopi dan nonkopi, gelato, hingga berbagai hidangan lokal maupun western. Seluruh informasi lengkapnya bisa kalian dapatkan melalui Instagram @peridotcoffeeeatery.

Mari terus dukung UMKM Klaten go digital!

Transformasi yang dilakukan oleh beberapa UMKM di atas menjadi bukti bahwa digitalisasi bukan hanya sekadar pilihan. Tetapi juga sebuah keharusan agar bisa bertahan dan menembus pasar yang lebih besar. 

Sebagai warlok yang gemar memesan makanan dan minuman melalui aplikasi online, saya sangat terbantu dan tentu saja mendukung UMKM lokal lainnya agar go digital juga. Momentum ini harus dijaga. Pemerintah, komunitas, dan sesama pelaku usaha harus terus saling mendukung dan bersinergi.

Yuk, buat Klaten tidak hanya dikenal karena budayanya saja, tetapi juga karena UMKM-nya yang kuat, adaptif, serta siap bersaing di dunia digital!

Penulis: Farahiah Almas Madarina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Coffee Shop yang Jadi Pusat Skena Perkopian di Klaten, Wajib Kalian Coba!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Oktober 2025 oleh

Tags: ayam penyet bu sumeboni watchkabupaten klatenklatenlurik prasojoperidot coffeepilihan redaksiumkmumkm klaten
Farahiah Almas Madarina

Farahiah Almas Madarina

Magister Sosiologi yang banting setir ke dunia digital marketing. Menulis di Terminal Mojok sejak 2021 dan saat ini aktif menjadi remote worker di sebuah business architecture studio.

ArtikelTerkait

3 Jalan di Jogja yang Tidak Boleh Dilewati Pengantin Baru Terminal Mojok

3 Jalan di Jogja yang Tidak Boleh Dilewati Pengantin Baru

24 Februari 2022
Cerita di Balik Sekolah Teologi_ Calon Pendeta Juga Manusia Biasa terminal mojok

Cerita di Balik Sekolah Teologi: Calon Pendeta Juga Manusia Biasa

1 Oktober 2021
Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang Mojok.co

Alasan Orang Surabaya Lebih Sering Healing Kilat ke Mojokerto daripada ke Malang

5 Desember 2025
Modul Gratis Ini Bantu Pengusaha UMKM Bikin Laporan Keuangan Sederhana (Shutterstock)

Modul Gratis Ini Bantu Pengusaha UMKM Bikin Laporan Keuangan Sederhana

30 Mei 2022
7 Rekomendasi Drama Korea yang Aman Ditonton Selama Bulan Puasa, Bebas Adegan Ciuman dan Seks!

7 Rekomendasi Drama Korea yang Aman Ditonton Selama Bulan Puasa, Bebas Adegan Ciuman dan Seks!

11 Maret 2024
Dear Bapak Ibu Dosen, Jangan Menilai Mahasiswa dari Keaktifan Bertanya setelah Presentasi. Mahasiswa Zaman Sekarang Pintar Membodohi, lho

Dear Bapak Ibu Dosen, Jangan Menilai Mahasiswa dari Keaktifan Bertanya setelah Presentasi. Mahasiswa Zaman Sekarang Pintar Membodohi, lho

22 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran Mojok.co

Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran

6 Januari 2026
Pasar Dupak Magersari, Wujud Perjuangan Orang Surabaya (Unsplash)

Pasar Dupak Magersari: Potret Nyata Saat Kota Surabaya Tidak Menyediakan Ruang, Warga Pinggiran Membuat Ruangnya Sendiri

6 Januari 2026
5 Hal yang Tidak Orang Katakan Soal Beasiswa LPDP Mojok.co

5 Hal yang Orang-orang Jarang Katakan Soal Beasiswa LPDP

10 Januari 2026
Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet Mojok.co

Pengalaman Nonton Film di Bioskop Bandara Sepinggan Balikpapan, Alternatif Menunggu Penerbangan Tanpa Menguras Dompet 

10 Januari 2026
Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

Laweyan, Kecamatan Bersahaja di Kota Solo yang Nggak Mau Kalah sama Banjarsari dan Pasar Kliwon

8 Januari 2026
3 Hal yang Sebaiknya Jangan Diunggah di LinkedIn kalau Tidak Ingin Menyesal Mojok.co

Bukannya Upgrade Diri, Malah Nyalahin dan Bilang LinkedIn Aplikasi Toksik, Aneh!

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja
  • Mengajari Siswa Down Syndrome Cara Marah, karena Dunia Tidak Selalu Ramah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.