4 Toko Roti Legendaris di Bandung yang Wajib Dikunjungi

ArtikelFeatured

Avatar

Belakangan ini kawan-kawan saya ketagihan cream cheese garlic bread atau roti garlic isi keju bawang. Setiap menit, jam selalu saja ada postingan teman terkait roti ini. Harus diakui roti yang terkenal lantaran serial drama korea ini memiliki tampilan yang mempesona. Berbentuk bulat dengan lekuk sempurna disertai belahan yang menjadi enam bagian. Belum soal keju disertai irisan bawang yang melumer. Apa mungkin ini standar roti hype terkini?

Saya ragu akan hal tersebut. Menyoal soal roti saya memiliki saran buat kamu yang ingin menjelajahi wisata roti di kota Bandung. Sejak beberapa tahun belakang kota Bandung didaulat sebagai kota kuliner, lantaran memiliki berjuta sensasi wisata rasa. Ada sejumlah toko roti yang sangat legendaris. Hal ini berkaca pada toko yang tak lekang oleh waktu. Maka dari itu tak ada keraguan sedikit pun di benak penulis untuk merekomendari empat toko roti ini.

Roti Djie Seng

Pertama adalah toko roti Djie Seng. Maaf saya ingatkan ini bukan toko roti aseng yah. Saya memasukan toko ini lantaran kabarnya toko ini salah satu pelopor teknik jual beli jemput bola. Toko yang sudah berdiri sejak 1950 ini menggunakan jasa penjual keliling untuk menjual rotinya.

Hingga saat ini metode ini tak pernah berubah. Suatu hari di pagi yang cerah, saya mendapati toko ini dipenuhi oleh sekawanan bapak-bapak. Mereka tampak memborong roti. Ketika saya lihat dan iseng bertanya, ternyata ini roti untuk dijual kembali. Ada juga yang membeli roti tawar untuk dijual menjadi roti kukus beragam rasa.

Menyoal rasa, roti buatan Djie Seng ini tak terbantahkan lagi. Apalagi rasa roti cokelat dan susu. Dijamin nendang di lidah. Cocok buat teman sarapan.  Oh iya toko Roti Djie Seng ini memiliki tiga toko yang ketiganya bisa dilihat di google map loh.

Baca Juga:  5 Kelakuan Pembeli yang Bikin Kesal Pemilik Warung Makan

Roti Gempol

Buat kamu yang senang dengan roti gandum bertekstur kasar, saya sarankan untuk mencoba Roti Gempol. Roti Gempol memiliki bentuk persegi sebagaiamana roti tawar yang ada di minimarket. Kendati begitu jangan berani samakan rasanya karena ini jelas lebih nikmat. Apalagi dengan aneka toppingnya.

Selain perkara rasa, alasan yang bikin orang-orang ke sini lagi dan lagi. Karena Roti Gempol menjual experience, di mana pembeli bisa melihat langsung cara penyajiannya. Mulai dari pemanggangan hingga pengisian filling roti. Kamu mungkin bakal berpikir bahwa ini sama saja dengan roti bakar kaki lima setiap malam. Ini beda, biar tahu rasain sendiri ke sini.

Roti Sidodadi

Saya percaya roti merupakan salah satu cara membangkitkan nostalgia. Ketika ada rezeki berlebih saya hampir selalu mampir ke toko Roti Sidodadi. Mencicipi roti cokelat favorit, yakni roti strawberry dan keju. Selain itu ketika mampir saya selalu terkenang ketika jajan bareng bersama kawan sepermainan.

Ada yang menarik dengan toko yang sudah berdiri sejak tahun 1954 ini. Pada hari Minggu pagi, kendati tampak muka toko ini tutup, sejatinya kamu masih bisa beli rotinya loh. Penasaran gimana caranya? Kamu cuma perlu mengetuk pintunya, lalu bakal dibukakan oleh pegawai yang sudah berjaga di balik pintu. Alasan pintu tidak dibuka karena masih menunggu pemilik toko pulang ibadah.

Satu hal yang hampir saya lupakan, bahwa kemasan roti ini terdapat ajakan “jadilah peserta KB lestari.”

Roti Sumber Hidangan

Jalan Braga salah satu kawasan di Bandung yang wajib didatangi anak muda kekinian. Di tempat ini kamu bisa membuat feed instagram lebih kece. Selain itu di bilangan yang dikenal sebagai kawasan heritage ini terdapat toko roti legendaris yakni Sumber Hidangan.

Baca Juga:  Memandang Keanekaragaman Indonesia dari Semangkuk Soto

Sumber Hidangan dikenal juga “Het Snoephuis”. Berdiri sejak tahun 1929. Artinya toko ini sudah berdiri ketika jalanan Braga masih dipenuhi orang Belanda. Hingga saat ini nyaris kondisinya tak berubah, interior, dan perabotannya masih menggunakan barang jadul. Citarasa rotinya pun tetap sama seperti dulu. Lantaran resepnya tak pernah berubah.

Hal yang paling menarik di toko ini adalah kesetiaanya dalam menggunakan bahasa Belanda untuk nama roti yang disajikan, seperti ananastaart, bookepot, ontbijtkoek, saucjisbrood, kreentenbrood. Selain itu kemasan roti memakai kertas.

Nah itu empat toko roti legendaris di Bandung. Tentu sangat cocok buat kamu yang mengaku penyuka roti. Rasakan sendiri roti yang rotinya roti banget. Saya juga menerima jasa jastip dan pesan roti karena saya adalah penjual roti keliling. Terima kasih telah membeli roti.

BACA JUGA Makanan di Jogja yang Wajib Banget Dicoba Part 1 dan tulisan Rulfhi Alimudin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
2


Komentar

Comments are closed.