Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Rekomendasi Pondok Pesantren Mahasiswa di Sekitar UIN Jakarta

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
16 September 2020
A A
pondok pesantren di sekitar uin jakarta ciputat mojok

pondok pesantren di sekitar uin jakarta ciputat mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Membaca tulisan Mas Miftachul yang berjudul “Buat para Maba, Ini 5 Rekomendasi Pesantren Dekat Kampus di Purwokerto”, saya jadi ikut tertarik menuliskan informasi soal pondok pesantren mahasiswa sekitar Ciputat, khususnya UIN Jakarta.

Saya tertarik untuk berbagi karena pertama, saya juga pernah jadi santri mahasiswa walaupun nggak lama. Kedua, sekadar berbagi informasi. Apalagi, kampus saya kan banyak yang alumni pesantren masuk. Pasti, ada yang masih merindukan suasana pesantren dan masih ingin merasakan saat sudah masuk kuliah formal. Baiklah, langsung saja informasi pesantren sekitar kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Silahkan dipilih, gaesss.

Pesantren Luhur Sabilussalam

Pondok pesantren yang berjarak sekitar dua kilometer dari kampus UIN Jakarta ini cukup diminati oleh banyak mahasiswa baru. Sebab, setahu saya setiap tahunnya pondok pesantren ini juga membuka bimbingan tes masuk ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Selain itu, pesantren ini juga diprakarsai oleh beberapa orang dari tenaga pengajar di UIN Syarif Hidayatullah Ciputat.

Pesantren ini menerapkan tahun belajar, kira-kira tiga tahun kalau nggak salah. Jadi, saat fokus skripsi tidak terganggu dengan belajar di pesantren. Bisa lebih fokus, begitu. Oh, kalau kepo, ada akun Instagram juga di @sabilussalam94.

Pesantren Darus Sunnah

Pondok pesantren yang didirikan oleh Almarhum K.H. Ali Mustafa Yaqub, Imam Masjid Istiqlal. Pesantren ini berdiri di belakang komplek kampus 2 UIN Jakarta, berdekatan dengan SDN Inpres di Kelurahan Pisangan. Pesantren yang berfokus pada pengajian kitab kuning dan hadis ini juga bukan hanya pesantren, sebab lulus dari sini juga mendapatkan gelar seperti lulusan Timur Tengah. Ya, dapat gelar License (Lc.).

Ibarat kata, sekali dayung dua pulau terlampaui. Sudah dapat gelar dari kuliah, dapat juga dari Darus Sunnah. Monggo kalau berminat masuk sini, tapi memang lumayan ketat ujian masuknya. Kalau penasaran, gasss cek akun Instagram-nya di @officialdarsun.

Pesantren Daar El-Hikam

Pondok pesantren yang satu ini berdekatan dengan pesantren Sabilussalam, kira-kira dua kilometer dari kampus utama UIN Jakarta. Pesantren ini pada awalnya bernama Pesantren As-Sulaimaniyah, lalu diganti nama menjadi Pesantren Daar El-Hikam. Sebelumnya, pesantren ini hanya membuka pendaftaran untuk para mahasiswa di kampus sekitar Ciputat. Mulai dari UIN Jakarta sampai kampus lain seperti PTIQ, UMJ, dan lainnya.

Hari ini, pesantren Daar El-Hikam tidak hanya menerima santri dari mahasiswa, melainkan sudah ekspansi menjadi yayasan pendidikan yang lebih modern dengan membuka pendaftaran untuk lulusan SD dan SMP. Daar El-Hikam berfokus kepada pengajian ilmu alat bahasa Arab, dengan diselingi pengajian kitab kuning di ilmu lain, seperti fiqih, tasawuf, tafsir, dan lainnya. 

Baca Juga:

Tombol Penyeberangan UIN Jakarta: Fitur Uji Nyali yang Bikin Mahasiswa Merasa Berdosa

Tangsel Dikepung Sampah, Aromanya Mencekik Warga, Pejabatnya ke Mana?

Ma’had Al-Jami’ah UIN Jakarta 

UIN Jakarta juga menyediakan pondok pesantren untuk mahasiswanya. Pesantren mahasiswa yang bernama Ma’had Al-Jami’ah ini ada di Jalan Legoso Raya dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari kampus utama. Kalau ingin mengakses informasi tentang pesantren mahasiswa ini, silakan hubungi pihak kemahasiswaan UIN Jakarta.

Ma’had ini biasanya dihuni kebanyakan oleh para penerima beasiswa Bidikmisi, sebab jadi salah satu persyaratan dalam beasiswa. Kalau saya nggak salah, ya. Kalau salah, maaf, hehehe.

Berbeda dengan pesantren mahasiswa lain yang bisa dimasuki oleh kampus lain (karena bersifat yayasan pribadi), Ma’had Al-Jami’ah ini khusus untuk mahasiswa UIN Jakarta saja. Ada akun Instagram juga, tidak lupa saya cantumkan. Namanya @mahad_uin_jakarta. 

Pesantren-pesantren di atas bisa menjadi alternatif pilihan untuk para mahasiswa baru, khususnya yang alumni pesantren. Merasa kehidupan kampus terlalu bebas, ingin sambil belajar ngaji, dan tetap di ruang lingkup yang religius (masya Allah), maka pesantren mahasiswa pilihannya.

Mungkin di waktu pandemi sekarang pendaftarannya masih ditutup, apalagi Jakarta kembali menerapkan PSBB. Namun, kalau nanti waktunya sudah memungkinkan silakan kontak via media sosial atau langsung datangi ke lokasi saja. Lokasi pesantren di atas sudah ada di Google Maps semua, kok. Silakan para maba UIN Jakarta~

BACA JUGA 5 Lauk yang Secara Misterius Selalu Ada di Berkat Tahlilan dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 September 2020 oleh

Tags: ciputatPondok PesantrenUIN Jakarta
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Pengalaman Saya Menjadi Pegawai Pondok yang Upahnya Jauh di Bawah Penjaga Outlet Thai Tea

Pengalaman Saya Menjadi Pegawai Pondok yang Upahnya Jauh di Bawah Penjaga Outlet Thai Tea

16 Januari 2020
Curhatan Santri: Kami Juga Manusia, Jangan Memasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Curhatan Santri: Kami Juga Manusia, Jangan Memasang Ekspektasi Ketinggian

10 Agustus 2024
Semanggi, Daerah Sempit yang (Sedikit) Istimewa di UIN Jakarta

Semanggi, Daerah Sempit yang (Sedikit) Istimewa di UIN Jakarta

18 April 2023
Jangan Ngaku Anak UIN Jakarta kalau Belum ke Situ Gintung!

Jangan Ngaku Anak UIN Jakarta kalau Belum ke Situ Gintung!

15 November 2023
Mahasiswa Bandung yang Kuliah di ITB, UNPAD, UNPAR, UPI, dan UNISBA Punya Ciri Masing-masing terminal mojok.co

Orang Sukabumi Sebut UIN Jakarta Itu Cabang dan UIN Bandung Pusatnya

25 Oktober 2020
Rekomendasi Warung Makan di Sekitaran Ciputat untuk Bertahan Hidup, Harganya di Bawah 10 Ribu!

Rekomendasi Warung Makan di Sekitaran Ciputat untuk Bertahan Hidup, Harganya di Bawah 10 Ribu!

7 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

Belanja Furnitur Mending di IKEA Atau Informa? Ini Dia Jawabannya

18 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali Mojok.co

3 Alasan Mitsubishi Outlander Sport Tidak Pantas Disuntik Mati dan Harus Diproduksi Kembali

19 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.