Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Pertanyaan yang Bisa Ditanyakan pada Orang Tua selain Jenis Kelamin Bayi

Iqbal AR oleh Iqbal AR
14 Maret 2021
A A
Rekomendasi kado lahiran jenis kelamin bayi laki-laki perempuan kelamin anak bayi mojok

laki-laki perempuan kelamin anak bayi mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Tabiat orang zaman kiiwari ini memang aneh, mengherankan, dan kadang suka ribet sendiri. Ini tidak boleh, itu tidak boleh. Bahkan akhir-akhir ini, sempat ramai di media sosial mengenai cuitan orang yang menganjurkan untuk tidak menanyakan jenis kelamin bayi pada orang tua yang baru melahirkan. Sungguh sebuah anjuran yang aneh dan mengherankan, karena selama ini, tidak ada masalah dengan menanyakan jenis kelamin bayi. Toh juga tidak ada norma yang dilanggar, aturan kesantunan yang dilanggar, dan memang tidak melanggar apa pun alias orang itu saja yang ribet.

Begini, perihal menanyakan jenis kelamin bayi pada orang tuanya itu sangat wajar. Misalnya, ketika ada orang yang ingin menjenguk si bayi, fungsi menanyakan jenis kelamin bayi kan untuk berkomunikasi dengan bayinya. Kalau laki-laki ya dipanggil “le”, kalau perempuan ya dipanggil “nduk”. Kalau laki-laki ya dipanggil “ganteng”, kalau perempuan ya dipanggil “cantik”. Sesederhana itu, tidak ada tendensi apa-apa ketika menanyakan jenis kelamin. Menanyakan jenis kelamin baru jadi masalah ketika dilanjutkan dengan kalimat, “masa anaknya laki-laki (atau perempuan), aneh banget, sih?!” Itu baru masalah, alias cari masalah.

Berhubung larangan menanyakan jenis kelamin sudah menyebar luas (ya meskipun tidak ada yang peduli), saya punya saran beberapa pertanyaan kepada orang tua terkait bayinya yang tidak berhubungan dengan jenis kelamin. Pertanyaan di bawah ini dijamin tidak akan menyinggung siapa-siapa (kalau pun tersinggung ya salah sendiri ngapain tersinggung), dan insyaallah out of the box. Silakan disimak beberapa pertanyaan yang mungkin bisa diaplikasikan di bawah ini.

Tanyakan pendapat tentang orang yang makan bubur tidak diaduk

Ini adalah pertanyaan yang penting, mengingat bayi juga makan bubur (meskipun beda bubur), dan diaduk. Sebagai orang tua yang punya bayi, pasti tahu, bahwa tidak ada bayi yang makan bubur tidak diaduk, dan tidak ada perdebatan atas hal itu. Makanya, coba saja kalau sedang menengok bayi, tanya pada orang tuanya pendapat mengenai orang-orang yang makan bubur tidak diaduk. Kalau bisa ya sekalian saja tanya pendapat bayinya. Ini jelas lebih situasional dan relevan daripada sekadar menanyakan jenis kelamin.

Tanya zodiak si bayi

Ini juga pertanyaan yang tidak kalah penting daripada perkara bubur: zodiak. Hampir semua orang gila zodiak, sampai-sampai menjadikan zodiak sebagai alasan atas perbuatan menyebalkan mereka. Meskipun saya adalah orang yang tidak percaya zodiak, tetapi saya tetap menyarankan untuk menanyakan ini pada orang tua si bayi. Coba saja ini diaplikasikan kepada bayi yang baru lahir. Caranya sederhana, tanyakan apa zodiak si bayi pada orang tuanya, lalu keluarkan ramalan zodiak mengenai asmara, kehidupan, dan keuangan. Jangan lupa juga untuk berdandan seperti Babe Cabiita, ya.

Tanya pendapat mengenai bisnis baju bekas yang kemarin sempat ramai dibicarakan

Baca Juga:

Tebak-tebakan Jenis Kelamin Bayi Lewat Mitos yang Mashok Ramashok Kudu Mashok!

Selain bubur dan zodiak, pertanyaan yang saat ini sangat relevan dan cukup bisa ditanyakan pada orang tua dan bayinya adalah apakah bisnis baju bekas itu melanggar norma. Isu ini tidak kalah ramai dari isu menanyakan jenis kelamin bayi, ya meskipun isu ini lebih aneh, mengherankan, dan lebih ribet. Pakai bawa-bawa orang miskin, lah, merampas bla bla bla, baju bekas mending disumbangkan, lah. Ribet pokoknya. Nah, berhubung isunya sedang ramai, coba saja tanyakan ini pada orang tua, kalau bisa tanya juga bayinya, bagaimana pendapat mereka tentang isu ini.

Tanyakan tentang gejolak Partai Demokrat

Dari keempat pertanyaan, isu ini mungkin yang paling besar dibandingkan tiga di atas. Langsung saja, daripada menanyakan jenis kelamin bayi pada orang tua, coba saja tanyakan mengenai gejolak Partai Demokrat akhir-akhir ini. Apakah KLB Moeldoko dkk adalah kudeta yang tidak sah, dan apakah pemerintah akan tetap mengesahkan Demokrat lama (AHY dkk) sebagai partai yang sah atau tidak. Ya pokoknya pertanyaannya terkait Demokrat sekarang, lah. Silakan dicoba.

Nah, itulah setidaknya empat pertanyaan yang mungkin bisa menjadi opsi pengganti pertanyaan tentang jenis kelamin bayi. Ya meskipun nantinya akan dianggap sebagai orang gila atau orang aneh, tidak apa-apa, setidaknya tidak melanggar “aturan” dari orang yang melarang untuk menanyakan jenis kelamin bayi. Kalau kalian ada opsi pertanyaan lain, ya silakan dibagikan ke masyarakat luas, supaya tidak melulu menanyakan jenis kelamin bayi, dan supaya orang yang melarang menanyakan jenis kelamin bayi itu bisa bangga.

BACA JUGA Cara Menentukan Bayi Kita Kelak Laki-laki atau Perempuan dan tulisan Iqbal AR lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 14 Maret 2021 oleh

Tags: jenis kelamin bayi
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

jenis kelamin

Tebak-tebakan Jenis Kelamin Bayi Lewat Mitos yang Mashok Ramashok Kudu Mashok!

13 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

Jalur Klemuk Kota Batu, Jalur Alternatif ke Pujon Malang yang Bikin Waswas Wisatawan, Jalur Maut yang Tak Digubris Pemerintah!

21 Februari 2026
Ilustrasi Bus Bagong Berisi Keresahan, Jawaban dari Derita Penumpang (Unsplashj)

Di Jalur Ambulu-Surabaya, Bus Bagong Mengakhiri Penderitaan Era Bus Berkarat dan Menyedihkan: Ia Jawaban dari Setiap Keresahan

20 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang
  • Sisi Gelap AI dan Ancaman Imperialisme Digital ala ‘Big Tech’
  • Mahasiswa KIP Kuliah Ikut Dihujat Imbas “Oknum” yang Foya-Foya Pakai Duit Beasiswa, Padahal Beneran Hidup Susah hingga Rela Makan Sampah di Kos
  • Innova Reborn: Mobilnya “Orang Bodoh dan Pemalas”, Khususnya yang Nggak Paham Investasi
  • Saya Bukan Muhammadiyah atau NU, tapi Pilih Tinggal di Lingkungan Ormas Bercorak Biru agar Terhindar dari Tetangga Toxic
  • Cerita Perantau Jatim: Diremehkan karena Tinggal di Kos Kumuh Jogja, Bungkam Mulut Tetangga dengan Membangun Rumah Besar di Desa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.