Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

4 Peran Penting Deddy Corbuzier sebagai Juri Indonesia’s Next Top Model

Yusrina Kartika oleh Yusrina Kartika
3 Februari 2021
A A
4 Peran Penting Deddy Corbuzier sebagai Juri Indonesia’s Next Top Model terminal mojok.co

4 Peran Penting Deddy Corbuzier sebagai Juri Indonesia’s Next Top Model terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari belakangan ini, saya lagi ketagihan nonton acara realita Indonesia’s Next Top Model, atau biasa disingkat INTM. Acara ini ditayangkan di stasiun NET TV. Gara-gara nggak sengaja nonton video cuplikannya yang lewat di explore Instagram saya, lha kok seru juga ya melihat proses pemotretan dari balik layar. Sebab masih penasaran, saya lalu pindah lapak ke kanal Youtube-nya. Setelah nonton satu video, kok malah jadi pengin nonton video lainnya. Lama-lama, saya tonton maraton juga tuh isi kanalnya, hahaha.

Tapi, pas nonton penilaian di panel juri, alis saya berkerut melihat Deddy Corbuzier duduk di salah satu kursi juri. Sebab saya buta banget soal dunia modelling, hal pertama yang muncul di pikiran saya adalah pertanyaan, “Emang Deddy termasuk model po?” Memang sih, jurinya nggak semuanya model, ada juga yang seorang koreografer pemotretan. Ada pula artis Luna Maya yang, jujur saja, baru saya ketahui kalau dia aslinya adalah model. Deddy Corbuzier juga artis sih, tapi… urusannya sama modelling apa ya?

Apalagi ketika nonton dia waktu lagi berkomentar. Batin saya menggerutu, apaan sih. Masalahnya, komentarnya nggak jauh-jauh dari kata-kata “bagus”, “jelek”, “saya suka”, “saya nggak suka”. Tanpa menjelaskan alasannya supaya kontestan bisa memperbaiki performa mereka gitu, lho. Intinya, ora mutu.

Akan tetapi, semakin jauh saya tonton acara ini, sedikit demi sedikit saya mulai paham bahwa Mas Deddy ini meskipun menyebalkan tapi ada gunanya juga sebagai juri. Menurut analisis pribadi saya, kira-kira inilah empat peran penting yang Deddy Corbuzier pegang sebagai juri di Indonesia’s Next Top Model.

#1 Perwakilan orang awam

Deddy Corbuzier memang nggak punya background apa-apa di bidang modelling sehingga dia cuma bisa berkomentar sepemahaman dia. Tapi, mungkin justru karena itu dia didapuk jadi juri, supaya bisa memberikan sudut pandang sebagai orang awam. Kan biar bagaimanapun, nantinya para model itu berpose untuk ditampilkan di depan publik secara umum. Jadi kalau menurut saya, nggak ada salahnya juga sih meminta pendapat dari seorang yang awam.

#2 Penyeimbang juri lain

Poin ini masih berkaitan sama poin pertama. Sering kali Mas Deddy memberi komentar yang berkebalikan dari tiga juri lainnya yang notabene adalah ahli di dunia modelling. Ketika juri lain komen bagus, Mas Deddy bilang jelek, ketika juri lain nggak suka, Mas Deddy justru suka. Mas Deddy ini seperti penetralisir juri lain. Dia bisa menemukan kesalahan kontestan ketika juri lain memuji-mujinya, dan bisa juga menemukan sisi baiknya ketika juri lain menghujat habis-habisan. Menurut saya, nggak masalah sih. Kan di dunia ini nggak ada yang benar-benar hitam dan putih, ye nggak? Ceilah~

Dan entah kenapa, kadang saya malah sepemikiran sama dia. Ketika menurut saya ada kontestan yang fotonya jelek, malah dibilang oke sama juri ahli. Eh giliran ada yang saya jagokan, malah dibilang B aja sama mereka. Yah, mungkin karena saya orang awam juga kali, ya?

#3 Pegiat kesehatan mental

Beberapa kali Mas Deddy suka ngasih perhatian dan wejangan kehidupan ke kontestan, terutama yang habis dihujat sama juri lain. Semacam berusaha menghibur dan menenangkan gitu deh. Bahkan ada satu momen ketika dia berdebat dengan juri lain yang mengkritik salah satu kontestan. Mas Deddy sampai ngomong ke salah satu juri, “You know models, but you don’t understand human.” Yang artinya, ‘Lo tuh nggak ngerti sifat manusia ya?’ Uwu banget nggak, sih? Eh, tapi kayaknya dia juga sering komentar lebih jahat daripada juri lain, ya?

Baca Juga:

3 Alasan yang Bikin Saya Enggan Punya TV di Rumah

6 Hal yang Bisa Dilakukan Family 100 Agar Durasi Kuis Nggak Cuma 2 Jam

#4 Penyedap rasa

Dengan kata lain penabur bumbu-bumbu drama. Bukan sama Mas Deddy, saya justru kecewa sama tim NET TV. Iya saya memang jarang nonton tv, tapi saya masih cukup update untuk tahu bahwa program-programnya NET ini sangat lumayan bagus dibanding stasiun tv lain. Akan tetapi setelah saya nonton Indonesia’s Next Top Model lebih banyak lagi –tepatnya momen ketika Mas Deddy walk out dari podium juri– saya langsung berpikir, yah sama aja toh, NET TV ini. Sama-sama jualan drama.

Malah kalau dibandingkan, masih mending acara masak-masak di tivi sebelah deh. Meskipun 50% isinya adalah gimmick, tapi begitu masuk segmen penjurian, mereka kembali profesional. Nggak ada tuh yang namanya juri saling meremehkan pendapat juri lain.

Mungkin, seperti yang udah jadi rahasia umum, semua drama-drama di acara semacam itu cuma settingan. Tapi, kayaknya si Mas Deddy ini keasyikan akting deh, sampai kebablasan improvisasinya.

Jadi begitulah kira-kira, analisis ngasal dari saya yang orang awam ini. Buat para penonton setia Indonesia’s Next Top Model, udahlah. Nikmati aja dulu apa yang ada sekarang, sambil berharap INTM musim berikutnya bakal lebih oke lagi.

Sumber gambar: YouTube Indonesia’s Next Top Model

BACA JUGA Punchline Dijadiin Judul Video SUCI IX Kompas TV, Menyebalkan dan Merusak Mood Penonton dan tulisan Yusrina Kartika lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2022 oleh

Tags: acara televisireality show
Yusrina Kartika

Yusrina Kartika

Mahasiswi cupu yang ingin segera lulus seperti teman-teman.

ArtikelTerkait

3 Reality Show Korea yang Ampuh Obati Kangen Wisata ke Alam Bebas Terminal Mojok

3 Reality Show Korea yang Ampuh Obati Kangen Wisata ke Alam Bebas

20 Februari 2022
Sinetron dan Reality Show Settingan Adalah Penyelamat Televisi terminal mojok.co

Sinetron dan Reality Show Settingan Adalah Penyelamat Televisi

17 Januari 2021
Katakan Cinta: Reality Show yang Bikin Saya Ngimpi Pengin Ditembak terminal mojok.co

Katakan Cinta: Reality Show yang Bikin Saya Ngimpi Pengin Ditembak

8 Agustus 2021
6 Rekomendasi Artis Jika Reality Show 2D1N Diproduksi di Indonesia terminal mojok.co

6 Rekomendasi Artis Jika Reality Show 2D1N Diproduksi di Indonesia

24 Januari 2021
nussa dan rara, Alasan Serial Animasi Nussa Nggak Cocok untuk Tayangan Anak-anak di Televisi Wajah Baru Pemberi Warna Baru di Sinetron Preman Pensiun 4 Preman Pensiun 4: Sinetron Penuh Edukasi untuk Insan Pertelevisian Indonesia Rekomendasi Sinetron untuk Hibur Anies Baswedan Atas Ditundanya Formula E

Mengenang 5 Acara Televisi Termantap di Era 2000-an

1 Januari 2021
Perdebatan yang Sia-Sia dengan Orang Tua Saat Nonton Rumah Uya

Perdebatan yang Sia-Sia dengan Orang Tua Saat Nonton Rumah Uya

12 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-Mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

5 Hal yang Bikin Perantau Mikir-mikir untuk Tinggal Lama dan Menetap di Kota Palu, meski Indahnya Bukan Main

17 Maret 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.