Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

4 Pelanggaran Lalu Lintas yang Sering Dilakukan Pengendara Mobil Pemula

Rahadian oleh Rahadian
7 Juni 2022
A A
Pelanggaran lalu lintas di marka jalan (Unsplash.com)

Pelanggaran lalu lintas di marka jalan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Masuk tahun 2022, artinya saya sudah lima tahun mengendarai mobil di jalan raya. Selama kurun waktu ini,  saya bisa melihat hal-hal apa saja yang terjadi di jalan raya secara mendetail. Salah satunya pelanggaran lalu lintas oleh pengendara mobil. 

Setelah melakukan pengamatan akan pelanggaran lalu lintas ini, saya bisa membaginya menjadi pelanggaran yang sering dilakukan pengendara mobil pemula dan yang berpengalaman. Nah, lewat tulisan ini, saya akan membahas yang kedua. Berikut empat pelanggaran lalu lintas yang sering dilakukan pengendara mobil pemula.

#1 Melanggar marka

Selain dalam bentuk plang, rambu lalu lintas pun ada juga di marka jalan. Misalnya, rambu belok kanan pada jalan yang menandakan kalau kendaraan apa saja, termasuk mobil, harus belok kanan. 

Nah, nggak sedikit pengendara mobil pemula melanggar marka yang ada pada jalan. Sebabnya, mereka nggak melihat kalau ada marka di jalan. Jadi, saat mengendarai mobil, fokus mereka hanya melihat apa yang ada di hadapannya saja.

Beberapa waktu lalu, saya pernah menemani teman mengendarai mobil. Dia baru saja dibelikan mobil jenis SUV oleh ayahnya. Saat di pertigaan jalan, mobil teman saya melaju di jalur yang ada marka belok kanan. 

Namun, teman saya ini nggak membelokkan mobilnya. Dia, dengan percaya diri, mengajak  mobil lari dengan kecepatan tinggi, dengan arah lurus.  

Jelas saja saya panik, lalu menyuruhnya untuk belok. Saya kira teman saya ini sudah paham dengan aturan tersebut. “Dasar kamu pengemudi pemula!” Kalimat itu hal yang muncul dalam benak saya terhadap kawan saya ini. Di hadapan kami, ada polisi lagi patroli. Polisi ini jelas saja langsung memberhentikan mobil lalu menilang kami. Pelanggaran lalu lintas nomor satu oleh pemula. 

Yah, dulu, saat masih latihan mobil di tempat kursus, saya pun sering melakukan pelanggaran lalu lintas yang sama. Fokus saya hanya arah depan saja. Oleh sebab itu, apa yang ada di jalan raya, nggak begitu saya perhatikan. Jangan ditiru, ya.

Baca Juga:

5 Lokasi yang Diyakini sebagai Sarang Tilang Polisi di Mojokerto, Pastikan Kendaraanmu Lengkap Saat Lewat Sini

5 Jalan Berbahaya di Surabaya yang Wajib Dihindari Pengendara Pemula

#2 Berhenti di zona parkir motor saat lampu merah

Di sebagian perempatan jalan, ada jalan yang berzona merah. Zona ini dirancang untuk ditempati motor saat lampu lalu lintas berwarna merah. 

Jadi, saat lampu merah, motor-motor akan lebih rapi sehingga kemacetan bisa dihindari. Nah, terkait pengendara mobil pemula, nggak sedikit dari mereka yang memberhentikan mobilnya di zona ini saat lampu merah. 

Biasanya, kalau mobil berhenti di zona ini saat lampu merah, akan diklakson pengendara mobil lainnya. Kalau ada polisi yang patroli, biasanya akan segera kena tilang.

Penyebab pelanggaran lalu lintas ini sebenarnya sama seperti poin sebelumya. Pengendara mobil pemula itu lebih fokus dengan apa yang di hadapannya. Jadi, mereka tuh nggak melihat apa yang ada di jalan, termasuk zona merah itu.

#3 Mengendarai mobil di atas garis putus-putus di jalan searah

Kalau kamu jeli mengamati dan paham aturan, di jalan searah, biasanya, ada garis putus-putus. Nah, garis putus-putus ini pada dasarnya nggak boleh disentuh kendaraan, termasuk mobil. Tentu kecuali untuk kepentingan tertentu. Misalnya, untuk putar arah atau untuk berbelok. 

Nah, nggak sedikit pengendara mobil melakukan pelanggaran lalu lintas dengan mengemudikan mobil di atas garis itu. Hal ini sebenarnya termasuk pelanggaran lalu lintas. Terlebih, bila jaraknya sangat jauh, misalnya lima atau 10 kilometer. Sebabnya, kendaraan yang di belakangnya akan kesulitan untuk mendahului.

#4 Tidak memakai sabuk pengaman

Nggak sedikit pengendara mobil pemula yang tidak pedulikan akan pentingnya sabuk pengaman. Memang, dashboard akan mengeluarkan suara kalo sabuk pengaman tak digunakan. Namun, bagi mereka, suara ini malah nggak dianggap penting. 

Teman saya yang dibelikan mobil SUV tadi ya kayak gini. Dia begitu malas mengenakan sabuk pengamanan. Padahal, sudah ada suara notifikasi.

Dear pembaca tersayang, sabuk pengaman itu penting. Sudah jelas ini soal keselamatan. Itu nomor satu. Belum lagi kalau ketahuan polisi lalu lintas. Otomatis kena tilang.

Itulah, empat pelanggaran lalu lintas yang sering dilakukan pengendara pemula. Nah, kalau kamu masih pengendara pemula, jangan sampai melakukan pelanggaran tersebut ya. Dicatat dan diingat baik-baik. Keselamatan berkendara nggak cuma soal diri kamu sendiri.

Penulis: Rahadian

Editor: Yamadipati Seno 

BACA JUGA 4 Ciri Pengendara Mobil yang Sebenarnya Masih Pemula.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Juni 2022 oleh

Tags: marka jalanPelanggaran Lalu Lintaspengendara pemulapolisi lalu lintas
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Jembatan Suramadu Pusat Segala Pelanggaran Lalu Lintas, Pantas Banyak yang Kapok Melewatinya Mojok.co

Jembatan Suramadu Pusat Segala Pelanggaran Lalu Lintas, Pantas Banyak yang Kapok Melewatinya

1 Februari 2024
5 Jalan Berbahaya di Surabaya yang Wajib Dihindari Pengendara Pemula

5 Jalan Berbahaya di Surabaya yang Wajib Dihindari Pengendara Pemula

21 Juni 2024
Rekomendasi 4 Motor yang Cocok buat Pengendara Pemula

Rekomendasi 4 Motor yang Cocok buat Pengendara Pemula

31 Maret 2023
5 Lokasi yang Diyakini sebagai Sarang Tilang Polisi di Mojokerto

5 Lokasi yang Diyakini sebagai Sarang Tilang Polisi di Mojokerto, Pastikan Kendaraanmu Lengkap Saat Lewat Sini

9 Oktober 2024
Menguak Penyebab Orang Melawan Arus Lalu Lintas Terminal Mojok

Menguak Penyebab Orang Melawan Arus Lalu Lintas

3 Desember 2020
kambing-kambing

Jalur Pedestrian Kian Menyempit, Kambing-Kambing pun Ikut Mengekspansi

6 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.