Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Langkah yang Bisa Ditempuh Giring agar Mulus Menjadi Capres

Riyanto oleh Riyanto
25 Agustus 2020
A A
giring presiden pemilu mojok

giring presiden pemilu mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan muncul baliho dengan gambar foto Giring Ganesha bertuliskan, ‘Giring Untuk Presiden 2024’. Mantan vokalis band Nidji yang khas dengan rambut kribo dan tarian tangan sewaktu nyanyi itu membenarkan bahwa dia memang mencalonkan diri sebagai capres 2024 nanti.

Diusung PSI, Blio mengklaim bahwa rata-rata pemilih adalah anak muda, makanya akan sangat pas jika ada calon pemuda juga yang bisa dipilih. Kalo dipikir-pikir apa yang Blio sampaikan ada benernya juga ya. Sudah terlalu banyak capres yang nggak muda dan mungkin kurang mampu mendengar suara kawula muda di tanah air ini.

Giring Ganesha masih berusia 41 tahun pada 2024 nanti. Masih terhitung muda lah kalo dibandingkan dengan capres lain kayak Prabowo, Anies, Ridwan Kamil, atau Ganjar sekalian. Sayangnya, modal muda aja nggak bisa dijadikan senjata buat maju pilpres. Tapi masalahnya, kalau hanya punya muda sebagai bahan jualan utama, dia bukan orang pertama. Perkara pengalaman, dia mungkin juga masih kalah.

Giring Ganesha masih kalah telak dibandingkan Gibran Rakabuming Raka. Kalau mau bandingin umur jelas lebih muda Gibran 4 tahun. Kalo mau kreatif-kreatifan, Gibran jelas kreatif karena pernah sukses jualan martabak. Kalo mau nekat-nekatan, walahh, nggak ada yang lebih nekat ketimbang Gibran yang maju Pilwalkot Solo deh. Kalo mau adu pengalaman kontestasi politik, ya jelas Gibran lebih unggul, wong bisa ikut Pilwalkot secara ujug-ujug gitu.

Jadi ya, kalo sekedar mengusung muda, Gibran juga bisa. Malahan kalo Giring terus bernarasi seperti itu, jangan-jangan Gibran bakal termotivasi buat ikutan Pilpres juga.

Agar Blio semangat dan rencana luar itu bisa berjalan mulus, berikut adalah hal-hal yang mungkin harus dilakukan Blio.

Bikin jingle istimewa

Blio kan mantan vokalis. Nah, Blio harus memanfaatkan suara merdunya buat nyanyiin jingle istimewa pas kampanye. Kalo perlu undang lagi personil Nidji dan bikin satu lagu khusus buat menyemarakkan kampanye. Kan bakal seneng tuh semua fans Nidji kalo personel lama balik lagi. Kalo lagunya udah jadi, tinggal sebarin ke semua stasiun televisi biar ngalahin fenomena mars Perindo beberapa waktu silam.

Kalo emang nggak mau repot nyiptain lagu baru, yaudah modifikasi lagu-lagu lama Nidji. Misal lagu “Bila Aku Jatuh Cinta” diubah menjadi “Bila Aku Jadi Presiden”. Terus sertakan janji-janji manis dalam liriknya. Auto viral pasti. Yah, seenggaknya kalo nanti gagal jadi presiden ya dapet duit dari iklan YouTube gegara viralnya lagu kampanye.

Baca Juga:

“Satu Desa Satu Gym” Bukan Sekadar Lelucon, Itu Ide Bagus untuk Kesehatan Warga Jawa Tengah!

Pemeran Dirty Vote Bicara: Zainal Arifin Mochtar Buka-bukaan tentang Film Panas Pemilu 2024

Buzzer kreatif

Buzzer adalah tim yang wajib ada. Karena Giring adalah pribadi yang kreatif, maka tim buzzernya juga kudu kreatif. Kalo buzzer lain biasanya mengampanyekan tagar-tagar monoton kayak #IndonesiaButuhKerja atau yang lainnya, Blio harus beda. Tagar yang dikampanyekan harus out of the box. Misale #GiringkuSemangatku, atau #IndonesiaButuhGiring, atau #GiringAdalahKoentjie, atau #GiringNidjiSahabatAkuTemanBaikkuDialahAku.

Meneruskan perjuangan Nurhadi-Aldo

Saya pengin banget kasih tau Giring kalau lawan Blio di pemilu nanti bakal berat. Ganjar, Risma, dan Ridwan Kamil adalah contoh lawan yang perlu Blio hadapi. Bisa daftar jadi capres aja udah prestasi buat Blio, apalagi jadi presiden.

Masih ingat Haji Rhoma Irama? Blio juga getol pingin jadi capres tapi gagal mulu, kan? Dan tak lupa pernah ada duet maut Win-HT yang foto mereka memenuhi baliho-baliho kota dan iklan di TV tersebar luas di jaringan MNC Group. Mereka juga gagal maju dan mengubur angan-angan nongol di lembar pilihan yang bakal kita coblos. Nah, dari peristiwa-peristiwa yang udah kejadian itu, Blio harusnya kudu bekerja lebih keras kalo emang getol pingin jadi capres.

Sebenernya Blio bisa pake cara paling mudah, yaitu mengikuti jejak pasangan Nurhadi-Aldo. Nurhadi-Aldo yang bahkan nggak diketahui siapa Aldonya aja bisa mencuri hati banyak masyarakat. Nah, Giring sungguh bisa mengikuti jejak mereka dengan menjadi pasangan fiktif. Giring tinggal mencari cawapres fiktif layaknya Nurhadi mencari Aldo. Kalo Nurhadi-Aldo disingkat Dildo, maka Giring tinggal nyari Cawapres fiktif dengan nama Rangga, biar kalo disingkat jadi GIRANG. Atau cawapres fiktif perempuan bernama Ratu, biar kalo disingkat jadi GITU. Bisa juga Blio nyari cawapres fiktif bernama Lesmana biar kalo disingkat jadi GIMANA. Terus boleh lah bikin quote-quote bangsat kayak…”Menari di atas penderitaan orang lain bisa digolongkan karya seni!”

Maju bareng Gibran

Kalo emang kudu banget maju ke Pilpres yhaaaaa…maju aja bareng pemuda lainnya. Tapi untuk khasus ini, Blio kudu rela jadi cawapres aja kayaknya.

BACA JUGA Mengapresiasi Kopi Sachet dalam Perjalanan Ngopimu dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 25 Agustus 2020 oleh

Tags: capresgiring ganeshanidjiPemilu
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

Lord Takin, Pemancing Penuh Kharisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan

Lord Takin, Pemancing Penuh Karisma dan Capres yang Patut Diperhitungkan

19 Desember 2022
perdunu pesugihan dewandaru dukun pemilu pesugihan tulungagung mojok.co

Dalam Politik, Jangan Percaya Dukun 100% jika Tidak Mau Kecewa

21 Juni 2020
surveyor politik pilkada pemilu mojok

Pengalaman Saya Jadi Surveyor Politik di Masa Pemilu yang Panas

10 November 2020
Ironi Caleg Muda: Kalau Muda tapi Kosong, Mendingan BA Esports Aja yang Nyaleg!

Ironi Caleg Muda: Kalau Muda tapi Kosong, Mendingan BA Esports Aja yang Nyaleg!

1 Februari 2024
Pilkada 2020 yang Terlaksana di Tengah Pandemi Sudah Sangat Tepat, kok! terminal mojok.co

Pilkada 2020 yang Terlaksana di Tengah Pandemi Sudah Sangat Tepat, kok!

12 Desember 2020
giring ganesha nyapres bakal calon presiden partai solidaritas indonesia psi mojok.co

44 Tokoh yang Juga Layak Nyapres Selain Giring Ganesha

8 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal MOJOK.CO

Bagi Orang Bengkel, Honda Beat Adalah Motor Paling Masuk Akal yang Pernah Mengaspal

28 Januari 2026
Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

26 Januari 2026
8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Mengecewakan Pembeli (Danangtrihartanto - Wikimedia Commons)

8 Dosa Penjual Kue Pukis yang Sering Disepelekan Penjual dan Mengecewakan Pembeli

30 Januari 2026
Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

Bayu Skak dan Film Ngapak Banyumas: Mengangkat Martabat atau Mengulang Stereotipe Buruk?

26 Januari 2026
Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

Setelah Tahu Gaji HSE, Saya Langsung Mengubur Mimpi Saya Jadi Dosen. Peduli Setan pada Ilmu Pengetahuan, Dompet Tebal Adalah Kunci!

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.