Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

4 Karakter yang Lebih Melarat dari Upin Ipin, tapi Jarang Disadari Penonton

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
5 Mei 2025
A A
5 Karakter yang Lebih Melarat dari Upin Ipin, tapi Jarang Disadari Penonton Mojok.co

5 Karakter yang Lebih Melarat dari Upin Ipin, tapi Jarang Disadari Penonton (upinipin.fandom.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kampung Durian Runtuh, kampungnya Upin Ipin, merepresentasikan suasana tempat tinggal yang ideal. Di sana tinggal warga dengan beragam etnis mulai dari Melayu, Tionghoa, hingga India. Secara kemampuan ekonomi, di kampung ini ada juga kaya raya seperti keluarga Ehsan hingga keluarga kurang mampu. Uniknya, di tengah perbedaan itu warga tinggal dengan damai dan saling membantu. 

Berbicara kemampuan ekonomi, di Kampung Durian Runtuh sebenarnya lebih banyak mereka yang berasal dari kelas menengah ke bawah, termasuk keluarga Upin Ipin. Kebanyakan penonton mungkin merasa iba dengan keluarga ini karena dianggap kurang mampu. Wajar saja penonton berpikir demikian, tulang punggung keluarga kecil ini adalah Opah yang sudah tidak lagi berada di usia produktif dan Kak Ros yang masih pelajar. 

Akan tetapi, jangan salah, keluarga Upin Ipin sebenarnya tergolong mampu lho. Walau tidak berlimpah harta, kehidupan sehari-hari masih bisa tercukupi. Sumber penghasilan keluarga Upin Ipin yang lumayan itu pernah dibahas secara rinci di tulisan Terminal Mojok yang berjudul Jarang Kelihatan Susah, Ternyata dari Sini Sumber Pendapatan Keluarga Upin dan Ipin. 

Selain duo kembar botak itu, ada beberapa karakter lain yang sebenarnya lebih melarat dan kasihan, tapi jarang disadari oleh penonton. Mungkin kalian sudah bisa menembak salah satunya. Benar, salah satunya adalah Fizi. Kawan baik Ehsan itu kerap secara terang-terangan mengaku tidak punya uang. Selain Fizi, ada 4 karakter lain yang hidupnya melarat, tapi jarang sambat hingga penonton tidak menyadarinya; 

#1 Ijat, teman Upin Ipin  yang  berasal dari keluarga kurang mampu

Di serial Upin Ipin ada karakter pendukung bernama Ijat. Salah satu murid Tadika Mesra itu terkenal paling lambat dalam membaca dan berbicara. Itu mengapa dia lebih sering menggunakan bahasa isyarat untuk berkomunikasi dengan teman-temnya. Selain itu, Ijat terkenal sering pingsan terutama ketika dalam keadaan tertekan atau stres.  

Kemampuan Ijat yang berada di bawah rata-rata dan kondisi kesehatannya yang mengkhawatirkan itu adalah bukti dia berasal dari keluarga kurang mampu.  Dugaan saya, orang tua Ijat terlalu sibuk bekerja hingga tidak punya waktu untuk memperhatikan tumbuh kembang anaknya. Walau kedua orang tuanya bekerja, penghasilan mereka mungkin hanya cukup untuk menyambung hidup dari hari ke hari hingga tidak ada tabungan untuk memeriksakan kesehatan Ijat. 

Itu mengapa setelah bertahun-tahun serial Upin Ipin menghiasi layar kaca, kondisi Ijat tampak tidak ada perkembangan. Dia masih saja tidak lancar membaca dan berbicara. Penyakitnya juga tidak tampak membaik. 

#2 Abang Roy, pengangguran yang merepotkan banyak orang

Abang Roy adalah karakter paling meresahkan di kampungnya Upin Ipin. Setiap dia muncul di layar kaca, ada saja gebrakannya. Mulai dari membakar sampah seenak jidat, mencuri durian di kebun Tok Dalang, hingga minta makan gratis ke Uncle Muthu. 

Baca Juga:

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

Setelah saya ingat-ingat lagi, tidak pernah ada episode Upin Ipin yang menceritakan Abang Roy ini sedang bekerja atau menggarap proyek tertentu. Boleh jadi ABang Roy ini memang tidak punya pekerjaan alias pengangguran. Itu menjelaskan tindakan kriminalnya selama ini. 

Bukannya mau generalisasi semua pengangguran itu suka melakukan tindakan kriminal atau hal merugikan lain. Namun, tidak bisa dipungkiri, angka pengangguran selalu beriringan dengan angka kriminalitas. Itu mengapa, masalah lapangan kerja dan pengangguran selalu dianggap penting oleh banyak negara. Tidak melulu soal geliat ekonomi suatu negara, pengangguran bisa memicu banyak tindakan kriminalitas.  

#3 Fathiah, teman Upin Ipin yang jarang muncul karena tidak bisa bayar SPP

Teman Upin Ipin di Tadika Mesra ini banyak dibicarakan karena jarang muncul. Kadang dia tampak duduk manis di kelas atau bermain bersama Mei mei. Namun, sosoknya lebih sering tidak muncul di layar kaca.

Salah satu tulisan di Terminal Mojok pernah membahas soal Fathiah yang sering ilang-ilangan. Katanya, dia kurang akrab dengan anak-anak Tadika Mesra karena rumahnya yang jauh hingga teori pindah sekolah. Tapi, kalau saya boleh berteori sendiri, alasan paling masuk akal Fathiah jarang muncul di sekolah karena ekonomi keluarganya yang sedang sulit. 

Tadika Mesra atau taman kanak-kanak itu bukan jenjang pendidikan wajib. Itu mengapa, biaya sekolahnya tidak disubsidi oleh pemerintah. Padahal, biaya pendidikan di Tadika Mesra itu tidak murah, salah satu tulisan Terminal Mojok pernah membahasnya dalam judul Menebak Besar SPP Bulanan Upin Ipin di Tadika Mesra. 

Angka itu belum termasuk keperluan lain. Apalagi, tugas-tugas di Tadika Mesra semakin ke sini semakin ada-ada saja dan merogoh kocek lumayan. Kalian masih ingat tugas Cikgu Melati yang meminta anak-anak membuat maket rumah? Selain rumit, tugas itu banyak dikritisi karena menelan biaya cukup besar. Bisa jadi Fathiah jarang masuk sekolah (bahkan mungkin pindah sekolah) karena biaya dan kurikulum Tadika Mesra yang ada-ada saja. 

#4 Rajoo yang rajin ngangon sapi

Sejujurnya saya masih bingung dengan karakter yang satu ini. Rajoo adalah anak Uncle Muthu yang punya kedai paling laris di kampung, tapi kesehariannya sangat sederhana, cenderung memprihatinkan malah. Sehari-hari dia hanya menggunakan baju terusan tanpa kaus di dalamnya. Dia tampak tidak pernah sekolah dan kegiatannya hanya menggembalakan hewan kesayangannya Sapy. 

Saya rasa Rajoo ini memang disuruh mandiri oleh Uncle Muthu. Entah apa alasannya, tapi saya yakin berkaitan dengan kondisi ekonomi. Mungkin kedai Uncle Muthu ramai, tapi kita tidak pernah tahu berapa besar tanggungan keluarganya. Kalau melihat gaya hidup Uncle Muthu dan Rajoo, saya yakin keluarga itu punya banyak tanggungan. 

Di atas 4 karakter yang lebih melarat dari keluarga Upin Ipin. Di sini saya bukannya ingin mengeksploitasi kemiskinan mereka untuk jadi konten. Saya cuma ingin kita banyak belajar dari Kampung Durian Runtuh. Walau terdiri dari berbagai latar belakang ekonomi, mereka hidup berdampingan dan tidak membeda-bedakan perkawanan. Mereka yang kaya raya tidak memanfaatkan yang melarat. Sementara yang melarat tidak minder dan punya kesempatan yang sama untuk terus berkembang. Hal-hal yang semakin jarang kita jumpai di dunia nyata yang kian nggak jelas juntrungnya. 

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Alasan Saya Mengidolakan Uncle Ah Tong Upin Ipin. Dia Tajir Melintir, tapi Tetap Membumi 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2025 oleh

Tags: Kampung Durian Runtuhupin-ipin
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Susanti Upin Ipin Menangis, Solidaritas untuk Indonesia

Susanti Upin Ipin Menangis, Solidaritas untuk Indonesia

4 September 2025
3 Pesan Penting tentang Imunisasi yang Bisa Kita Petik dari Upin Ipin Episode "Hapuskan Virus"

3 Pesan Penting tentang Imunisasi yang Bisa Kita Petik dari Upin Ipin Episode “Hapuskan Virus”

16 Januari 2024
Gurita Bisnis Mail dalam Serial Upin Ipin yang Punya Cuan Menggiurkan Mojok.co

Gurita Bisnis Mail dalam Serial Upin Ipin yang Punya Cuan Menggiurkan

26 Mei 2025
5 Kekacauan yang Mungkin Terjadi Kalau Dennis Masuk Upin Ipin Universe dan Jadi Warga Kampung Durian Runtuh kuliah di malang

Membayangkan Tokoh Upin Ipin Kuliah di Malang: Upin di UM, Ipin di Polinema, dan Ehsan Pasti Kuliah Di Binus Malang  

30 April 2025
4 Kenakalan Upin Ipin yang Paling Keterlaluan dan Jadi Red Flag (Upin Ipin Fandom)

4 Kenakalan Upin Ipin Zaman Dulu yang Paling Keterlaluan

17 April 2025
Lupakan Upin Ipin 'Grafik Majapahit', Sudah Saatnya Kita Berdamai dengan Musim Terbaru yang Nggak Kalah Bagus

Lupakan Upin Ipin Grafik Majapahit, Sudah Saatnya Kita Berdamai dengan Musim Terbaru yang Nggak Kalah Bagus

1 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hilangnya Estetika Kota Malang Makin Kelam dan Menyedihkan (Unsplash)

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

29 Maret 2026
Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel Mojok.co

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

27 Maret 2026
3 Alasan Stasiun Jombang adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

3 Alasan Stasiun Jombang Adalah Tujuan Paling Rasional Menuju Malang Barat dibanding Stasiun Malang Kota

29 Maret 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.