Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Jenis Orang yang Selalu Ada di Situs Speaking English

Mahdayati oleh Mahdayati
27 Juli 2020
A A
4 Jenis Orang yang Selalu Ada di Situs Speaking English MOJOK.CO

4 Jenis Orang yang Selalu Ada di Situs Speaking English MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah belajar lewat situs-situs speaking english? Belajar langsung tanpa didampingi ahlinya memang pengalaman yang menakjubkan. Namun, di satu sisi, juga menakutkan. Kita langsung ngomong sama orang lain, dari negara berbeda, dengan latar belakang sosial yang sudah pasti berbeda.

Makin nyeremin ketika salah pilih ruang atau salah pilih teman bicara. Obrolan jadi aneh dan kadang bisa menyinggung perasaan orang lain. Jadinya kurang nyaman. Situs belajar speaking english memang isinya buanyak orang dengan beragam latar belakang.

Nah, berikut 4 jenis orang yang sering saya temui setiap kali belajar di situs-situs speaking english. Iya, tebakanmu benar. Selalu ada orang India di ruang-ruang belajar ini. Acaa….

Selalu ada orang India

Orang India ini, perlu saya akui, sangat tekun belajar. Dan, mereka nggak takut untuk mencoba ngobrol sama siapa saja. Karena sulit sekali menemukan native speaker di situs-situs belajar gratisan ini, jadi sesama newbi harus berani saling sapa dan ngobrol.

Dengan aksen yang terdengar lucu banget di telinga, mereka tidak takut membuka obrolan. Hampir selalu begitu. Kalau dengerin mereka ngomong, rasanya lagi dengerin drama radio berbahasa India. Jadi kebayang Shahrukh Khan lagi monolog.

Persentase kehadiran orang India sebagai lawan bicara kita itu 8 banding 10. Bayangkan, dari 10 orang yang kita ajak ngobrol, delapannya dari India. Ketika saya tanyaprofesi mereka, rata-rata menjawab mahasiswa engineering. Kalau nggak ya kerja sesuai bidang mereka, yaitu engineer.

Ada lagi yang unik dari orang India yang sering saya temui di situs speaking english ini adalah mereka berani dan pedekate. Teknik 5W+1H yang digunakan untuk patokan ngobrol selalu diselipin kalimat kayak, “Are you married?” or “Do you have a boyfriend?” or “Are you single?”

Selain itu mereka paling semangat kalau lawan bicaranya itu cewek sampai-sampai dalam suatu ruang itu mereka menulis deskripsi “Only girls”. Bayangkan, aplikasi kencan tidak ada harga dirinya dibandingkan situs-situs speaking english ini. Cari jodoh, sambil belajar.

Baca Juga:

Apa Urgensi Belajar Bahasa Portugis? Ketemu Bahasa Inggris Aja Masih Nangis!

Tanpa Les, Tanpa Bimbel: Cerita Mahasiswa yang Selalu Dapet Skor TOEFL 500-an Berbekal Nonton Film dan Main Video Game

Orang yang gemar bertanya topik personal (terutama agama)

Situs-situs gratis seperti speaking english ini rata-rata dikunjungi bukan oleh native speaker Inggris. Jadi, orang dari berbagai latar belakang ada di sini. Setelah orang India, yang paling banyak berkunjung adalah orang Pakistan dan Bangladesh.

Rata-rata, orang-orang dari kedua negara tersebut gemar bertanya, “Are you moslem?” Agama adalah ranah privasi yang tidak seharusnya kita pertanyakan kepada orang asing, kan?

Malah mendengarkan lagu

Ini termasuk jenis manusia yang membuat saya bingung. Bukannya memanfaatkan ruang speaking english untuk saling bicara dan bertukar pendapat, si pemilik ruang malah memilih memutarkan lagu-lagu andalan mereka dengan caption “Music/Song Only”.

Bahkan ada beberapa ruang seperti ini yang disulap menjadi acara radio karena mereka yang berkunjung ke ruang seperti ini bahkan bisa request lagu. Maunya apa coba.

Promosi jasanya secara terselubung

Selamat datang di revolusi industri 4.0 di mana ruang belajar speaking engslih berubah jadi tempat promo jasa secara terselubung. Ada-ada aja akalnya mereka ini. Terkadang saya menjumpai suatu ruang khusus untuk pelajar belajar ujian bahasa Inggris sebagai bahasa asing seperti TOEFL, misalnya.

Nah, terkadang beberapa dari mereka ini menawarkan jasa tutor privat yang tentunya tidak gratis. Kadang bikin risih, sih. Tapi, karena nggak ada larangan, jadinya sulit untuk ditegur. Lagian, ada juga yang tertarik lalu terjadilah proses tawar-menawar jasa.

Itulah 4 jenis orang yang paling banyak saya temui ketika belajar lewat situs gratisan speking english. Satu keuntungan dari “randomnya” ruang belajar speaking english adalah kita jadi berani untuk ngobrol pakai bahasa asing. Tanpa perlu memikirkan apakah grammar-nya salah. Berani saja dulu, kalau salah, bisa dibetulkan.

BACA JUGA Tips Belajar Bahasa Inggris dari yang Awalnya Bego Banget Sampai Bisa Kuliah ke Eropa atau tulisan lainnya di Terminal Mojok.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2020 oleh

Tags: Bahasa Inggrisbelajar bahasa inggrisorang indiaspeaking
Mahdayati

Mahdayati

Mahasiswa baru gabut angkatan 2020.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Wajib Diketahui untuk Bertahan Hidup di Kampung Inggris Pare (Unsplash)

5 Hal yang Wajib Diketahui untuk Bertahan Hidup di Kampung Inggris Pare

21 Mei 2023
Kemampuan Bahasa Inggris Jadi Syarat Lulus Kuliah Itu Merepotkan, apalagi untuk Mahasiswa Angkatan Tua Mojok.co

Kemampuan Bahasa Inggris Jadi Syarat Lulus Kuliah Itu Merepotkan, apalagi untuk Mahasiswa Angkatan Tua

10 Juni 2024
SpeakPal dan Fondi, Aplikasi Brilian untuk Belajar Speaking Bahasa Inggris

SpeakPal dan Fondi, Aplikasi Brilian untuk Belajar Speaking Bahasa Inggris

5 November 2023
6 Rekomendasi Kanal YouTube Belajar Bahasa Inggris untuk Anak-anak Selain Cocomelon

6 Rekomendasi Kanal YouTube Belajar Bahasa Inggris yang Cocok untuk Anak-anak Selain Cocomelon

3 Maret 2023
4 Alasan Tetap Gagal Meraih Skor TOEFL Bagus meski Sudah Ikut Kursus bahasa inggris

TOEFL Memang Syarat Melamar Kerja yang Menyebalkan, tapi Tidak Lantas Harus Dihapuskan

13 November 2024
Nggak Semua Warga Kampung Inggris Kediri Bisa Bahasa Inggris, Jangan Berharap Ketinggian Mojok.co

Nggak Semua Warga Kampung Inggris Kediri Bisa Bahasa Inggris, Jangan Berharap Ketinggian

4 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

Ironi Pembangunan Banyuwangi: Sukses Meniru Bali dalam Pengelolaan Wisata, tapi Gagal Menangani Banjir di Pusat Kota

26 Februari 2026
3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain Mojok.co

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

21 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Manis Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Tetangga Mojok.co

Manisnya Nastar Mengingatkan Saya akan Masa Lalu yang Pahit karena Cuma Bisa Menikmatinya di Rumah Saudara

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Rela Melepas Status WNI demi Hidup Sejahtera di Norwegia, Karier Melejit berkat Beasiswa Luar Negeri
  • Gen Z Jogja Rela Antre buat “Ibadah” Photobox di Tugu, Pilih Tahan Kantuk setelah Sahur karena FOMO
  • Ironi Penerima KIP Kuliah di Jogja: Uang Beasiswa Habis Buat Bayar Utang Keluarga, Rela Makan Rp20 Ribu per Hari Demi Tak Putus Kuliah
  • Hal Paling Berat dari Mudik Bukan Pertanyaan atau Dibandingkan di Reuni Keluarga, Tapi Ortu Makin Renta dan Situasi Setelahnya
  • Gamplong Studio Alam, Tempat Wisata Sleman yang Unik, tapi Nggak Perlu Diulang Dua Kali
  • Anak Muda Jadi Ketua RT: Antara Kerja Kuli, Keikhlasan, dan Dewasa Sebelum Waktunya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.