Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Memutuskan Mengambil Perumahan

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
20 Desember 2022
A A
2 Stereotip Umum yang Keliru tentang Perumahan Syariah

2 Stereotip Umum yang Keliru tentang Perumahan Syariah (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini banyak orang sering memperdebatkan tentang pembelian rumah secara KPR atau di tepian kota yang jaraknya begitu jauh dengan tempat kerja. Dua hal ini mungkin fokus utama kebanyakan orang sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan mengambil perumahan. Saya sangat setuju sekali kalau dua hal itu merupakan aspek pokok, hanya saja ada hal-hal yang tak kalah penting, yang justru kadang luput dari perhatian banyak orang.

Membeli rumah itu menurut saya sama seperti menemukan sebuah jodoh. Kita mungkin punya kriteria khusus dalam memilihnya, hanya saja jangan pernah abaikan tentang hal-hal kecil yang mungkin tidak bisa kita maklumi. Sehingga alangkah baiknya sebelum memutuskan membeli rumah, kita mesti memperhatikan secara saksama dan teliti tentang hal-hal berikut ini:

#1 Sumber air

Dulu saya punya kerabat yang memutuskan membeli rumah di daerah Cikarang. Lokasinya cukup strategis karena dekat dengan tempat kerja dan pembeliannya pun secara cash tanpa drama KPR. Hanya saja lahan yang dibangun rumah-rumah tersebut dulunya merupakan perbukitan, sehingga air di sana cukup susah. Sumur bor yang dalamnya 20 meter saja belum keluar air sama sekali. Meski sudah langganan PDAM, tapi karena penggunanya banyak, sering terjadi penjadwalan untuk aliran air.

Alhasil kerabat saya ini harus menyediakan tiga toren air untuk menampung air setiap harinya. Kelihatannya ini merupakan hal remeh, tapi kalau susah air ini juga cukup merepotkan sekali.

Perumahan sekarang ini juga kebanyakan dibangun di atas tanah persawahan. Oleh karena itu air sumurnya biasanya sering berbau lumpur dan berkarat. Sumur bor di rumah saya juga demikian adanya, tapi masih bisa ditolerir untuk mencuci dan mandi. Namun tak sedikit sumur yang parahnya sudah sampai level tak termaafkan, sehingga airnya tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau ada aliran PDAM mungkin bukan masalah, nah yang jadi masalah kadang aliran PDAM ini belum merata. Percayalah mau sebagus dan strategis apa pun rumah kita, kalau airnya susah ini sangat menyusahkan sekali.

#2 Sinyal provider

Sinyal untuk zaman sekarang sudah merupakan kebutuhan pokok. Tanpa sinyal segala hal termasuk pekerjaan bakalan terhambat. Oleh karena itu ketika memilih rumah, pastikan provider yang kita gunakan memiliki sinyal yang bagus dan mendukung.

Dulu ketika membeli rumah, saya kurang memperhatikan hal ini, akhirnya tiap kali di rumah sinyalnya jelek sekali. Tidak bisa ditelpon dan buat internetan tidak bisa. Akhirnya harus ganti nomor dan merelakan nomor yang sudah puluhan tahun digunakan.

#3 Saluran pembuangan air

Selain sumber air, saluran pembuangan air juga sangat penting dalam sebuah perumahan. Sebelum membeli, pastikan dulu saluran pembuangan air di rumah kita mengalir secara sehat. Artinya pembuangan dari dalam ke luar lancar dan tidak mampet. Pastikan juga posisi paralon lebih tinggi dari selokan. Karena kalau rata, tak menutup kemungkinan kalau hujan deras dan selokan penuh airnya akan balik masuk. Membongkar ulang saluran air ketika rumah sudah jadi itu sungguh seni menyulitkan diri sendiri. Oleh karena itu pastikan di awal dengan ganti paralon dengan paralon yang berkualitas bagus.

Baca Juga:

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

Tetangga yang Hobi Bakar Sampah Memang Pantas Dibenci, Sehari-hari Cuma Bikin Sesak Napas

Begitu juga saluran air di luar seperti selokan. Pastikan selokan mengalir dengan baik. Meski kelihatan sepele, ini cukup meresahkan, apalagi kalau posisi rumah kita di tengah. Lebih baik pikir ulang jika mengambil perumahan dengan drainase yang buruk.

#4 Tabiat dan kebiasaan tetangga

Meski di perumahan sering memegang paham individualis, percayalah memiliki tetangga-tetangga yang rese dan suka bikin gara-gara itu sungguh menguras emosi lahir dan batin. Bayangkan saja jika kita memiliki tetangga yang setiap pagi, siang, malam suka menyetel musik dengan suara yang keras lantas ditambah dengan suara sorak-sorak karaoke. Belum lagi tetangga yang suka memarkirkan mobil di depan rumah  karena tak memiliki garasi. Tetangga yang setiap hari suka teriak-teriak dan ribut.

Atau punya Pak RT yang ribetnya minta ampun. Hash.

Yakinlah tinggal di lingkungan seperti ini hanya akan membuat pusing dan stres. Oleh karena itu, perlu juga memahami tabiat serta kebiasaan tetangga samping rumah sebelum memutuskan untuk mengambil perumahan. Nggak mau kan ya, seumur hidup harus bersanding dengan tetangga tanpa akhlak kayak gini?

Itulah beberapa faktor yang harus dilihat sebelum memilih perumahan. Kalau sudah cocok, tinggal gas saja. Penting ada duitnya.

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mewujudkan Rumah yang Manusiawi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 Desember 2022 oleh

Tags: perumahanRumahsaluran airtetangga
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Kuli Jawa: Rapi Hasilnya Rapi, walau Kerap Berisik Ketika Bekerja rumah orang jawa

Rumah Impian Hanya Bisa Terwujud Jika Kita Punya Kenalan Tukang yang Amanah

15 Juli 2023
5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Rumah Kemalingan Terminal Mojok

5 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Rumah Kemalingan

18 Agustus 2022
Undang DJ Saat Hajatan di Sumatera Selatan: Keluarga Dapat Nama, Tetangga Dapat Getahnya

Undang DJ Saat Hajatan di Sumatera Selatan: Keluarga Dapat Nama, Tetangga Dapat Getahnya

22 April 2024
memborong rumah perumahan banguntapan mojok

Seperti Angkringan di Jogja, Mari Romantisasi Perumahan di Banguntapan

19 Agustus 2020
Rasanya 18 Tahun Tinggal di Depan Sawah Terminal Mojok

Pengalaman Saya 18 Tahun Tinggal di Depan Sawah

16 Mei 2022
Beli Rumah Makin Berat di Ongkos, Mending Sewa Rumah (Unsplash)

Demi Menyelesaikan Perdebatan Beli Rumah vs Sewa Rumah, Saya Membuat Hitung-hitungan Paling Valid untuk Anak Muda Duit Pas-pasan

21 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa UGM Rela Kejar Mudik di Hari Lebaran demi Kumpul Keluarga, Lewatkan “War” Tiket karena Jadwal Kuliah
  • Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku
  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.