Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

4 Dosa yang Sering Dilakukan Penjual Warteg

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
20 Januari 2023
A A
4 Dosa yang Sering Dilakukan Penjual Warteg (Shutterstock)

4 Dosa yang Sering Dilakukan Penjual Warteg (Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

Bukan rahasia umum lagi warteg terkenal dengan tempat yang ala kadarnya. Bahkan ada beberapa yang tidak terlalu perhatian dengan kebersihan. Beberapa warteg itu tempatnya sempit. Oleh sebab itu, mereka cenderung meletakkan bahan baku makanan di tempat seadanya. 

Pengalaman pahit yang pernah saya alami adalah melihat dengan mata kepala saya sendiri bagaimana seekor tikus lari-larian masuk ke karung beras yang sudah terbuka. Tentu nafsu makan saya hilang seketika.

Selain itu, saya pernah menemukan kecoa di dalam bilik kaca tempat display lauk. Warna kecoa yang cokelat kemerah-merahan sangat menyaru dengan orek tempe yang memiliki warna serupa. Murah sih murah, tapi kebersihan juga harus dijaga dong!

#2 Minuman tidak sesuai pesanan

Tidak hanya perkara lauk, warteg juga menjual berbagai macam jenis minuman. Mulai dari teh, jeruk, teh poci, Marimas, Pop Ice hingga kopi saset dapat dengan mudah kita temukan. Just info, warteg franchise biasanya menggratiskan es teh manis, sedangkan warteg konvensional masih menarik harga untuk segelas es teh manis.

Permasalahan timbul saat antrian warteg sedang padat-padatnya. Jam istirahat siang adalah waktu prime time bagi mereka. Pembeli datang terus, ada yang makan di tempat atau dibawa pulang dengan jumlah yang cukup banyak. Misalnya titipan teman-teman kantor. 

Nah, ketika jam padat kunjungan inilah tingkat eror penyajian minuman meningkat. Pesan teh hangat yang datang es teh. Maunya teh tawar, yang datang malah teh manis. Sebagian pelanggan masih memaklumi kesalahan ini. Namun, bagi sebagian yang lain akan meminta ganti minuman sesuai pesanan awal.

#3 Kerupuk yang sudah melempem

Sebagai orang Indonesia, kurang lengkap rasanya apabila makan nasi tanpa kerupuk. Di warteg sendiri terdapat berbagai macam jenis kerupuk. Mulai dari kerupuk terung baik yang kotak atau yang bundar, kerupuk rambak hingga rempeyek kacang, atau rempeyek udang. 

Sayangnya, ada saja penjual warteg masih menjual kerupuk yang sudah melempem. Pelanggan yang ingin mendapatkan sensasi kriuk-kriuk malah mendapatkan kerupuk yang alot dan tidak renyah.

Baca Juga:

6 Alasan Kota Tegal Lebih Istimewa Dibanding Bayangan Banyak Orang

Warteg, Representasi Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar

#4 Mengambilkan nasi terlalu banyak

Tidak seperti warung prasmanan di mana pembeli dapat mengambil nasi dan lauk sendiri, penjual warteg akan mengambilkan nasi dan lauk yang ditunjuk oleh pembeli. Saat mengambil nasi, si penjaga akan selalu menanyakan nasi full atau setengah. 

Nah, ada pembeli yang akan menjawab nasi setengah. Sayangnya, si pelayan tidak mendengarkan dengan baik dan tetap mengambilkan nasi full. Nasi yang terlalu banyak ini sering tidak dihabiskan oleh pelanggan. Kan jadi mubazir.

Itulah empat dosa yang sering dilakukan oleh penjual warteg. Memang tidak semua melakukannya. Namun, tetap ada yang kurang perhatian dengan kepuasan pelanggan. Mereka terlalu “mendewakan” harga murah. Namun, walaupun murah, konsumen berhak mendapatkan makanan yang higienis dan bergizi seimbang, kan.

Penulis: Arief Nur Hidayat

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Saat Warung Nasi Padang Makin Murah, Kenapa Warteg Tambah Mahal?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Januari 2023 oleh

Tags: kesalahan wartegrekomendasi wartegwartegwarung tegal
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

Warteg, Gambaran Soal Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar Mojok.co

Warteg, Representasi Tegal Paling Ideal yang Ada di Kota-Kota Besar

9 Juni 2026
Warmindo Ternyata Bisa Kalah dari Warteg Berkat Logika Ini (Unsplash)

Berkat 1 Logika Ini, Warteg Lebih Nyaman dan Menyenangkan Dibandingkan Warmindo Sebagai Tempat Mengisi Perut dan Mengobati Rindu akan Rumah

3 Desember 2023
Warteg Jakarta dan Surabaya Terlihat Serupa, tapi Aslinya Tak Sama Mojok.co

Warteg Jakarta dan Surabaya Terlihat Serupa, tapi Aslinya Tak Sama

23 Juni 2025
Nasi Padang Makanan Mewah, Harganya Mahal Nggak Masalah (Unsplash)

Nasi Padang Seharusnya Tetap Menjadi Makanan Mewah, Harganya Mahal Nggak Masalah

17 April 2025

Ciri Khusus Warteg yang Rasanya Jarang Bikin Kecewa

16 Oktober 2021
Warteg, Pilihan Terbaik untuk Sahur Dibanding Tempat Makan Lain

Ayam di Warteg Itu Cuma Pajangan, Bukan Menu yang Seharusnya Dipesan 

24 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI Mojok.co

Pengalaman transit di Changi Airport Singapura jadi tak terlupa karena bisa ikut tur gratis hingga dikira TKI 

13 Juli 2026
Tahlilan di Sumatera beda dengan Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan Mojok.co

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

13 Juli 2026
Situbondo, Tempat Tinggal Terbaik dan Kota Sederhana yang Saking Sederhananya, Nggak Ada Apa-apa di Sini

Potensi Besar, Hasil Dipertanyakan: 3 Alasan Warga Situbondo Wajib Kecewa dengan Daerahnya yang Gitu-gitu Aja

13 Juli 2026
Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial yang kerap terlewatkan Terminal

Serengan, kecamatan paling mungil di Kota Solo yang potensial, tapi kerap terlewatkan

12 Juli 2026
5 Tanda Warung Bebek Madura yang Sudah Pasti Enak: Makin Sederhana, Makin Enak!

Pedoman Kuliner Warung Bebek Madura, Saya Tuliskan karena Banyak yang Tertipu Tampilan Luarnya

13 Juli 2026
Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia Mojok.co

Kecewa pada teman yang tidak mengucapkan selamat ulang tahun, saya jadi belajar tidak berekspektasi pada manusia 

16 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.