Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Ciri-ciri Tempat Makan Enak yang Paling Sahih

Imron Amrulloh oleh Imron Amrulloh
28 Juli 2020
A A
ciri-ciri tempat makan enak mojok

ciri-ciri tempat makan enak mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Makan merupakan kebutuhan bagi setiap makhluk hidup sebagai cara untuk bertahan hidup. Semakin ke sini definisi makan menjadi semakin luas, bukan sekadar untuk bertahan hidup saja. Makan bagi sebagian orang bukan hanya dari lapar menjadi kenyang malinkan dari pengin menjadi terpuaskan, sebab itulah tempat makan atau restaurant berlomba-lomba menjual makanan yang terbaik, tak lupa pula menyediakan tempat yang dapat mendukung kegiatan makan.

Untuk memenuhi keinginan untuk makan tersebut, banyak yang kemudian melakukan plesiran ke luar kota yang tujuannya hanya untuk makan atau istilah kerennya wisata kuliner. Namun, karena kurangnya referensi dan juga relasi, banyak wisatawan yang sering makan di tempat yang salah dan mendapatkan makanan yang tidak enak.

Yang menyebalkan adalah mereka lalu menggenarilisir bahwa makanan di kota ini tidak enak, tidak higenis atau apalah itu. Hal tersebut menjadi keresahan bagi saya yang seorang pemerhati kuliner alias dokter (mbadok banter). Cap tidak enak tersebut seringkali mengakibatkan berkurangnya pengunjung di suatu daerah, untuk itu saya akan menjelaskan ciri-ciri tempat makan enak, utamanya bagi pelancong yang baru mengunjungi suatu daerah.

Ciri-ciri tempat makan enak yang pertama, pernah dikunjungi Alm. Bondan Winarno

Alm Pak Bondan seakan menjadi parameter suatu tempat makan enak atau tidak. Pengalaman beliau mereview makanan dari berbagai penjuru dunia tentu saja menjadikan ulasan yang dibuat sangat berdasar. Jika di luar negeri parameter makanan enak bisa dilihat dari rating Michelin star, maka di Indonesia foto Alm. Pak Bondan disang di tempat makan merupakan lambang kenikmatan yang hakiki.

Ciri-ciri tempat makan enak yang kedua, banyak dikunjungi oleh sopir

Saat menempuh perjalanan dan tiba-tiba muncul rasa lapar di tengah jalan, namun tidak mau makan yang rasannya alak adarnya? Maka tempat makan yang di parkirannya terdapat banyak truk berjejer merupakan jaminan mutu rasa sebuah masakan. Namun, bagi orang-orang yang baru bisa makan jika makan di tempat edgy, maka rekomendasi ini bukan untuk kalian. Pasalnya para sopir cenderung mencari rasa serta kuantitas suatu masakan bukan nyaman atau tidaknya tempat makan.

Ciri-ciri tempat makan enak yang ketiga, ada foto polisi atau tentara

Ketika sudah berada di suatu tempat namun tidak punya referensi ataupun relasi, maka tempat makan yang banyak dikunjungi oleh polisi ataupun tentara merupakan jaminan rasa yang paripurna. Pasalnya selera para abdi negara ini nggak main-main. Selain itu mereka seperti dijadikan surveyor oleh para pejabat, yang gunanya untuk memberikan rekomendasi saat ada pejabat negara datang ke suatu daerah dan kebetulan ingin makanan terbaik di daerah tersebut.

Sudah berkeliling kota tapi tidak ada polisi atau tentara yang sedang makan? Tenang saja, jejak mereka seringkali menempel di dinding tempat makan. Mereka jelas bukan reviewer makanan, ataupun kritikus makanan namun kehadirannya seolah-olah mempunyai nilai tersendiri yang dapat mendongkrak penjualan suatu tempat makan.

Ciri-ciri tempat makan enak yang keempat, ada foto Presiden sedang makan di situ

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa di luar negeri ada rating Michelin star dari level 1 sampai 3, dimana level 3 merupakan suatu simbol bahwa tempat makan tersebut spesial. Jika di luar negeri mendapat bintang 3 Michelin star merupakan lambang spesial, maka di Indonesia foto Presiden merupakan lambang yang sangat spesial, bahkan saat sudah tidak menjabat pun fotonya merupakan jaminan mutu.

Baca Juga:

Demi Hemat Ratusan Ribu, Rela Tinggal di Kos Murah yang Ternyata Bekas Aborsi

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Hal tersebut tentu bukan tanpa alasan. Keberadaan Presiden ke suatu tempat tentu melalui proses yang sangat panjang, pertama-tama mereka akan menerjunkan surveyor yaitu para polisi serta tentara. Setelah itu hasil survey akan diseleksi lagi oleh Polsek atau Kodim, kemudian Polres, setelah itu Polda. Dari situ tempat makan yang pernah dikunjungi oleh Presiden merupakan top of the top makanan yang ada di Indonesia.

Sebenarnya masih ada banyak ciri-ciri tempat makan enak atau tidak. Misalnya dilihat dari banyaknya ojek online yang mengantri di depannya, ataupun tinggi rendahnya rating di google maps. Terserah mana yang lebih menjanjikan. Pesan saya hanya satu saat hendak kulineran di suatu daerah, jangan pernah percaya pada food reviewer apalagi yang ada di Instagram karena isinya hanya endorse semua, alias ra mashook.

BACA JUGA Pengalaman Saya Berguru Ilmu Kebal yang Berakhir Mengecewakan dan tulisan Imron Amrulloh lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2020 oleh

Imron Amrulloh

Imron Amrulloh

Seorang pengangguran baru yang sedang mencoba dan terus mencoba.

ArtikelTerkait

4 Hikmah dari Aksi Arie Untung 'Buang' Tas Prancis Mahal terminal mojok.co

Mencari Alasan Tas Perempuan Isinya Suka Banyak Banget

11 September 2020
6 Band Indonesia yang Meredup setelah Ganti Vokalis Terminal Mojok

6 Band Indonesia yang Meredup setelah Ganti Vokalis

26 November 2022
Stasiun Cikarang: Dulu Mengenaskan, Sekarang Bisa Dibanggakan

Stasiun Cikarang: Dulu Mengenaskan, Sekarang Bisa Dibanggakan

28 Mei 2023
Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

Stasiun Magetan: Nama Baru, Lokasi Antah Berantah, Mencoba Membendung Popularitas Stasiun Madiun yang Duluan Terkenal

10 Januari 2026
Kontroversi King the Land dan Blundernya Drama Korea: Nggak Tobat-tobat dari Rasisme

Kontroversi King the Land dan Blundernya Drama Korea: Nggak Tobat-tobat dari Rasisme

14 Juli 2023
Menelusuri Perumusan Nomor Togel yang Ciamik dan Indonesia Banget terminal mojok.co

5 Cara Pemburu Togel Mendapatkan Angka Ajaib

21 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Orang Pekalongan yang Pulang dari Merantau Sering Bikin Komentar yang Nyebelin, kayak Nggak Kenal Kotanya Sama Sekali!

9 Januari 2026
Tiga Tradisi Madura yang Melibakan Sapi Selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, Biar Obrolan Nggak Itu-Itu Aja

3 Tradisi Madura yang Melibatkan Sapi selain Kèrabhan Sapè yang Harus Kalian Tahu, biar Obrolan Nggak Itu-itu Aja

6 Januari 2026
Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

8 Januari 2026
Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

Menjadi Perawat di Indonesia Adalah Kursus Sabar Tingkat Dewa: Gaji Tak Sebanding dengan Beban Kerja yang Tak Manusiawi

5 Januari 2026
Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.