Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Cara Mudah Memiliki Rumah di Jogja dengan Gaji Mepet UMR

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
28 Agustus 2020
A A
4 Cara Mudah Memiliki Rumah di Jogja dengan Gaji Mepet UMR harga tanah Jogja cicilan KPR rumah milenial terminal mojok.co

4 Cara Mudah Memiliki Rumah di Jogja dengan Gaji Mepet UMR harga tanah Jogja cicilan KPR rumah milenial terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Di balik romantisme Jogja, terdengar sayup keluh kesah muda-mudi yang khawatir. Bukan khawatir akan perjalanan asmara, atau peta politik tahun 2024. Keluh kesah tersebut adalah perihal kebutuhan pokok manusia. Jika Anda ingat pelajaran SD, kebutuhan dasar manusia adalah sandang, pangan, dan papan. Nah, papan alias memiliki rumah di Jogja inilah yang mereka khawatirkan.

Mereka khawatir, harga tanah sudah tidak terkejar dengan gaji yang mepet-mepet Upah Minimum Regional (UMR) Kodya Jogja. Menilik data milik www.lamudi.co.id, rerata harga tanah di Jogja sudah tembus Rp1.060.000 per meter persegi. Sedangkan, UMR Kodya Jogja tahun 2019-2020 baru menyentuh Rp2.004.000. Upah Minimum Provinsi (UMP) DIY lebih sedih, hanya sekitar satu setengah juta.

Untuk membeli tanah seukuran makam saja, sudah habis gaji satu bulan. Lagian harga tersebut adalah rerata. Harga tanah dibawah satu juta per meter hanya bisa ditemukan di daerah yang terpelosok, jauh dari pusat kota, bahkan menuju lokasinya harus blusukan. Harga tanah di dalam Ring Road saja paling murah sudah 2 jutaan. Gimana mau punya rumah di Jogja?

Nah, menyikapi kekhawatiran mereka (yang sebenarnya kekhawatiran saya juga), saya ingin berbagi cara mudah memiliki rumah di Jogja. terutama bagi kalian yang bekerja di Jogja dengan gaji yang hanya cukup untuk hidup bulanan. Siapa tahu, cara yang saya bagikan bisa meringankan overthinking teman-teman yang bergaji UMR seperti saya.

1. Menunggu Warisan Orang Tua

Ini adalah cara paling mudah bagi muda-mudi Jogja yang masih mengharapkan UMR dan UMP daerah istimewa ini. Bersyukurlah bagi kalian penduduk asli Jogja. Setidaknya, kalian sudah mencapai salah satu cita-cita masyarakat Indonesia yaitu punya rumah di Jogja. Jika orang tua Anda adalah juragan tanah, betapa bahagianya hidup anda.

Memang, terdengar jahat. Urusan warisan tabu untuk dinanti-nanti. Tapi, dengan harga tanah Jogja yang meroket, Anda tidak bisa menampik perkara ini. Jangan lupa, sebentar lagi akan muncul aeropolis di sekitar Yogyakarta International Airport (YIA). Jelas harga tanah di Jogja akan semakin meroket. Bukankah mendapat rumah warisan di Jogja terlihat rasional? Saya saja kadang berpikiran seperti ini.

2. Ikut undian Mirota

Toserba Mirota adalah salah satu toserba senior di Jogja. Bahkan, keberadaan toserba ini digunakan orang Jogja sebagai penunjuk jalan alternatif. Mirota terkenal dengan dagangan yang komplit. Dari sayur mayur, sabun, bumbu rempah, celana dalam, sampai rumah tempat tinggal tersedia di toko yang selalu ramai ini.

Rumah yang saya maksud bukan barang dagangan Mirota. Mereka selalu mengadakan undian bertajuk “Belanja Luar Biasa Murah Bisa Dapat Rumah (BLBMBDR)” dan ini selalu ditunggu para ibu-ibu rumah tangga dan mas mbak anak kos. Tidak dimungkiri, cara mudah mendapat rumah di Jogja ya dengan memenangkan undian ini.

Baca Juga:

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

Jogja Dijual (dan Sudah Laku), Warganya Cukup Jadi Penonton Sambil Ngontrak Saja

3. Menikah dengan warga asli Jogja

Ini adalah opsi terbaik bagi kalian warga pendatang. Menikah dengan warga asli Jogja memang memberi peluang untuk memiliki hunian di tanah monarki ini. Tidak jauh berbeda dengan menanti warisan bagi warga asli Jogja. Bedanya, Anda berharap pada mertua.

Terkesan jahat pula. Menikah dengan alasan sekedar pengen saja sudah dianggap tidak etis dan dangkal. Apalagi menikah dengan alasan agar bisa punya rumah di Jogja. Pikiran seperti itu perlu dipertanyakan akhlak mulianya. Tapi, hidup Anda adalah keputusan anda. Jika Anda sampai nekat melakukan ini, jangan bilang-bilang kalau pernah membaca artikel saya.

4. Turunkan ekspektasi Anda

Banyak yang merasa Jogja hanyalah pantai, kota, kampus, dan gunung. Padahal, Jogja tidak sesempit itu. Dengan luas wilayah sebesar 3 ribu kilometer persegi, ada banyak pilihan lokasi hunian yang bisa Anda pilih. Tapi, Anda harus menurunkan ekspektasi Anda perihal Jogja.

Jika Anda berharap untuk tinggal dengan melihat kereta kuda wira-wiri, ekspektasi Anda masih terlalu tinggi. Jika Anda berharap untuk tinggal di daerah yang banyak coffee shop, itu juga ketinggian. Apalagi kalau berharap tinggal di dekat UGM, Anda harus mulai berhenti mimpi muluk-muluk.

Cobalah mencari hunian di wilayah pinggiran Jogja. Misal Gunung Kidul yang mepet dengan Jawa Tengah, atau sekitar pesisir pantai selatan. Di sana, harga tanah masih bisa terjangkau gaji UMR atau UMP Jogja yang sadis itu.

Demikianlah cara-cara mendapat hunian di Jogja bagi teman-teman pejuang UMR. Memang terdengar menyedihkan. Tapi realita yang terjadi demikian. Harga tanah di Jogja telah meroket dan bersaing dengan Jakarta dan Bali. Sedangkan, UMR dan UMP DIY masih pada kisaran dua jutaan. Semoga tidak meruntuhkan impian Anda semua untuk menikmati Jogja yang (katanya) romantis ini.

BACA JUGA Berdamai dengan Penderita Stroke Tidak Mudah, namun Harus Dilakukan dan tulisan Prabu Yudianto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2020 oleh

Tags: beli rumahumr jogja
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Jogja Adalah Tempat Terbaik Untuk Slow Living, asalkan Kamu Kaya

Jogja Adalah Tempat Terbaik Untuk Slow Living, asalkan Kamu Kaya

23 Januari 2025
UMR Jogja Harus Naik Drastis, Tidak Bisa Tidak! upah minimum yogyakarta

Kalau UMR Jogja Memang Serendah Itu, Kenapa Masih Banyak yang Bekerja di Jogja?

17 Agustus 2023
Salah Kaprah Anggapan Jogja Serbamurah. Tabok Saja kalau Ada yang Protes! terminal mojok.co

Sobat Narimo ing Pandum Perlu Menerima Kritik Soal Upah Jogja yang Memang Rendah

13 Oktober 2020
Jogja Resah Ketika Parkir Liar Menggembosi Usaha Kopi Lokal (Unsplash)

5 Alasan Banyak Perantau Belum Mau Angkat Kaki dari Jogja, sekalipun UMR-nya Tidak Masuk Akal

15 Agustus 2025
Jangan Beli Rumah di Jakarta Biar Hemat Energi MOJOK.CO

Jangan Beli Rumah di Jakarta Biar Hemat Energi

10 Agustus 2020
Menangisi Capres Adalah Hal yang Mubazir, Nangisin UMR Jogja noh, Udah kayak Bawang, Bikin Mata Perih!

Menangisi Capres Adalah Hal yang Mubazir, Nangisin UMR Jogja noh, Udah kayak Bawang, Bikin Mata Perih!

9 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan Mojok.co

Betapa Lelahnya Kuliah S2 Bareng Fresh Graduate: Nggak Dewasa, Semua Dianggap Saingan

19 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Kos Murah yang Diidamkan Berujung Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang Mojok.co

Rasa Syukur Tinggal di Kos Murah Berubah Jadi Penyesalan karena Tabiat Buruk Ibu Kos yang Suka Ngutang

20 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.