Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Cara Menolak Ajakan Gabung Organisasi Mahasiswa

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
4 September 2020
A A
4 Cara untuk Menolak Ajakan Gabung ke Organisasi Mahasiswa terminal UKM mojok.co

4 Cara untuk Menolak Ajakan Gabung ke Organisasi Mahasiswa terminal UKM mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Teruntuk mahasiswa-mahasiswa baru di luar sana yang sedikit lagi memulai perkuliahan, saya ucapkan selamat. Mungkin memang satu semester awal ini kalian akan belajar secara daring, sebab kondisi pandemi di negara kita yang masih belum jelas kapan berakhirnya. Tapi, tetap saja kelak kalian akan mulai masuk kelas secara normal, dan bayang-bayang organisasi mahasiswa akan datang kepadamu. Wqwqwq, kesannya seram amat.

Saya telah menulis panduan sebelumnya, bagi yang berminat masuk dan aktif di organisasi mahasiswa. Tulisannya bisa dibaca di sini. Namun, pasti ada saja yang tidak mau masuk organisasi eksternal, bukan? Oh nggak masalah. Cuma, ya, cuma memang ada saja kader-kader organisasi yang maksa bergabung dengan berbagai cara dan jurus.

Sebagai orang yang pernah melakukan kaderisasi, saya juga pernah menghadapi banyak mahasiswa yang menolak ajakan untuk bergabung. Saya kumpulkan alasannya cukup banyak, dan kayanya sih bisa dipakai oleh Mylov sekalian. 

#1 Mau fokus kuliah

Lho, alasannya kok standar banget? Ya, nggak apa-apa kali. Lagian, kalau misalnya kader organisasi yang mengajak anda adalah mahasiswa yang sadar akan beban akademisnya, pasti ia akan menerima alasan ini. Nggak ada yang salah, kok. Sebab, sedari awal masuk organisasi saya diberitahukan bahwa organisasi mahasiswa boleh terdepan, tapi nomor satu tetap akademik. Masuk kampus kan untuk belajar. Apa gunanya aktif organisasi kalau nggak beres kuliahnya, kan.

 #2 Orang tua melarang

Ini lumayan klise, tapi tetap worth it sebab bawa-bawa orang tua itu adalah alasan paling benar, dan nggak bisa didebat. Kalau bawa orang tua di negara kita, apalagi yang pendidikan moralnya tinggi, pastilah orang susah buat berkilah atau menyela. Kalaupun ada yang menyanggah, tinggal dibalas “Gila, orang tua masa gua lawan?” 

Tapi ingat, agar lebih meyakinkan harusnya jangan ngekos karena mengundang berbagai kecurigaan dari pihak kader organisasi mahasiswa yang mengajak anda. Walaupun nggak sampai mengancam, setidaknya bisa jadi bahan omongan wqwqwq. Oh iya, cara ini lebih mantap jika digunakan perempuan. Karena biasanya perempuan yang paling banyak dilarang sama orang tuanya 

#3 Nanti dulu, mau lihat-lihat dulu

Asli, saya pernah juga digituin. Saya pernah ditolak mahasiswa yang saya ajak dengan alasan yang agak spektakuler itu. “Maaf dulu, ya, Kak. Aku mau lihat-lihat dulu.” Mantap, sudah seperti belanja di pasar. Aneh banget dah. Saya berasa jadi orang yang jualan di pasar, bedanya yang dijual adalah visi-misi dan tujuan berorganisasi. Ya, udah gitu aja.

 #4 Pacarnya dari organisasi sebelah

Kalau kalian merasa ini adalah bualan, percayalah ini beneran terjadi. Dari sekian banyak alasan, menurut saya alasan seperti ini yang bikin saya seperti “Seriusan lu, anjir.” Sampai nggak bisa berkata-kata.

Baca Juga:

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

Wajar Banget kalau Mahasiswa Sekarang Mikir 2 Kali Sebelum Masuk Organisasi Mahasiswa

Berdasarkan pengalaman, orang yang saya ajak adalah adik tingkat dan ia punya pacar di fakultas lain. Satu angkatan sama saya, katanya. Kok bisa pacaran? Well, karena katanya (lagi) pacarannya dari semenjak sebelum kuliah. Eh bukan itu poinnya, intinya mah dia nggak bisa gabung ke organisasi mahasiswa yang saya rekomendasikan, karena pacarnya beda organisasi dan nggak enak ke pacarnya. Begitu, hadehhh. Organisasi mahasiswa udah macam parpol.

Jadi kawan-kawan mahasiswa baru yang masih segar dan gemas, sudah baca alasan-alasan di atas, bukan? Tentu saja saya nggak bisa menjamin alasan di atas bakalan sukses 100% menghalau antek organisasi mahasiswa untuk menyerah ngajakin kalian. Namun, ya, nggak coba saja dulu, kali aja berhasil. Sebab, ya, kadang-kadang ada saja kok manusia yang gampang dikibulin dan percaya. 

BACA JUGA 5 Lauk yang Secara Misterius Selalu Ada di Berkat Tahlilan atau artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2020 oleh

Tags: Aktivisorganisasi mahasiswa
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Prosesi wisuda di perguruan tinggi wisuda TK Pixabay ormawa kebaya

Telat Lulus Kuliah Gara-gara Ormawa kok Diglorifikasi, Jadi Beban kok Bangga!

3 September 2023
Aristides Katoppo

Mengenang Wartawan-Pecinta Alam-Aktivis Kawakan Aristides Katoppo (1938-2019)

3 Oktober 2019
Ormek Adalah Kumpulan Mahasiswa Gila Hormat yang Sebaiknya Diwaspadai Mojok.co

Ormek Lebih Cocok Disebut Kumpulan Mahasiswa Haus Pujian daripada Organisasi Mahasiswa

18 Juni 2025
ibu rumah tangga rendah diri istri aktivis rumah tangga suami sibuk mojok.co

Jadi Istri Aktivis Tak Seindah Cerita Senja

21 Juni 2020
Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah! Mojok.co

Ormawa Lebih Tepat Jadi Tempat Melatih Kesabaran daripada Berorganisasi. Terlalu Banyak Masalah!

26 November 2023
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

4 Pemikiran Aneh Anak Organisasi Mahasiswa Eksternal yang Pernah Saya Dengar

30 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat Mojok.co

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

2 Februari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.