Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

4 Barang yang Bisa Dirusak Pak Satpol PP Pontianak selain Ukulele

Mohammad Indar Malik Ibrahim oleh Mohammad Indar Malik Ibrahim
22 Juni 2021
A A
satpol pp ukulele dirusak mojok

satpol pp ukulele dirusak mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa hari yang lalu publik dihebohkan dengan beredarnya video yang diketahui berasal dari akun Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak. Di dalam video tersebut terdapat satu orang bapak Satpol PP sedang mematahkan ukulele yang diduga milik seniman jalanan di sana. Barang-barang tersebut diduga dirampas oleh para pengamen lalu dilakukan pemusnahan dan direkam. Sudah kayak babang ai lop yu so much aja main rekam posting.

Sontak hal ini memancing amarah netijen Indonesia. Wooo sudah jelas kami nggak bisa nengok yang kayak gini. Sudah jelas akun tersebut banjir hujatan. Ada yang bilang itu tidak pantas lah, tidak beretika lah, tak paham caranya susah mencari duit lah, sampai cacian ala atlet lempar lembing pun beterbangan ala perang di Game of Thrones. Dalam hatiku mbok ya ngapain lah mereka ini komen-komen kayak begitu. Bikin capek aku ngelike-nya.

Kalau menurut pribadi saya sendiri, saya sependapat dengan beberapa komentar netijen. Bagi kita mungkin berapalah harga sebuah ukulele, apalagi cuman sekadar ngamen. Malah beberapa pengamen di terminal-terminal besar (bukan Terminal Mojok ya) itu hanya memainkan satu senar saja dan itupun masih enak-enak saja didengar. Saya saja belajar genjrengan ala ukulele yang biasa disebut kentrung saja nggak mahir-mahir setahun. Lalu tetiba ada orang yang merampas alat musik itu yang notabene menjadi mata pencaharian mereka dan dipatahkan begitu saja tanpa ada rasa bersalah. Dah begitu direkam lagi. Mereka saja beli itu mungkin tidak tunai atau kontan. Malah ada yang kredit ataupun hutang. Pendapatan mereka ngamen juga berapalah. Ya mohon maaf nih pak, maaf banget. Mereka masih belum dijamin negara. Penghasilan mereka boro-boro nyentuh UMR, buat makan saja susah, Pak Satpol PP.

Jadi, karena saya sosok yang sangat berpikiran positif dan mengedepankan prasangka baik, saya melihat video itu sebagai seseorang yang sedang mengeluarkan “bakat terpendam”. Jadi mungkin saya ada beberapa saran nih pak barang-barang yang mungkin bisa Bapak Satpol PP “patahkan” daripada ukulelenya pengamen.

Pertama, kayu bakar

Nah kalau misal keluarga Bapak di kampung masih pakai tungku dan kayu bakar untuk masak, daripada bapak capek-capek matahin itu leher ukulele, nah bisa Bapak patahkan saja kayu bakar yang log-log gede itu jadi lebih kecil biar mudah terbakar pak. Itung-itung bantu orang tua atau nostalgia masa kecil kan, Pak. Atau kalau bapak Satpol PP nggak ada nih, ya cari tetangga yang masih pakai tungku kayu bakar gitu. Orang kampung yo mosok nggak ada, Pak?

Kedua, Papan Kyukpa

Papan yang selalu jadi media demonstrasi para atlet beladiri baik karate, pencak silat, taekwondo, dan semacamnya bisa juga nih sebagai saran biar menyalurkan “bakat terpendam” bapak. Siapa tau bapak sudah lama kan keluar dari perguruan beladiri aliran bapak lalu kangen sama demonstrasi kekuatan yang matah-matahin kayu gitu. Bisalah dicoba.

Ketiga, argumen netijen

Ini sih sudah bapak terapkan tadi. Setelah rame diserang netijen perkara tadi, bapak takedown videonya lalu ganti caption kan. Nah bapak Satpol PP bisa ngeles sambil matahin argumen netijen. Tau kok bapak agak kurang luwes tadi pas remake captionnya. Makanya belajar lagi ya, Pak. Xixixi.

Keempat, leher koruptor

Yang terakhir ini yang paling epic nih, Pak Satpol PP. Saya yakin yang pro dan kontra di kolom komentar pas denger ide saya yang terakhir langsung setuju. Percaya deh, Pak Satpol PP. Skill Bapak jika disalurkan dengan tepat mending dibuat patahin lehernya koruptor saja. Kami mah ikhlas pak lahir batin sumpah dah, Pak. Jangankan dibuat videonya di IG TV, dibuat livestreaming pun saya jabanin buat nonton.

Baca Juga:

Trotoar Jalan Slamet Riyadi: Surga bagi Kopi, Neraka bagi Pejalan Kaki

Alun-Alun Purbalingga Tetap Bermasalah: Masih Tak Ramah bagi PKL dan Tak Kunjung Ada Solusi

Nah itu empat benda yang mungkin Bapak Satpol PP bisa pertimbangkan untuk “dipatahkan”. Saya maksud nulis gini bukan apa-apa. Cuman mau memberi saran agar besok cukup jelas dalam memberikan edukasi ke masyarakat. Berikan fasilitas yang baik untuk seniman-seniman jalanan. Siapa tahu pak dari ukulele itu ia bisa harumkan nama Indonesia sampai dunia. Mungkin bisa jadi pelajaran untuk Bapak dan kita semua ya. Nuhun.

BACA JUGA Pengalaman Jadi Satpol PP: Dianggap Penindas Rakyat Sampai Diancam Dibunuh dan tulisan Mohammad Indar Malik Ibrahim lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Oktober 2021 oleh

Tags: Pojok Tubir Terminalsatpol ppukulele
Mohammad Indar Malik Ibrahim

Mohammad Indar Malik Ibrahim

Mahasiswa Kimia yang nggak suka dilarang-larang Pauli.

ArtikelTerkait

guyonan tukang bakso di depan rumah mojok

Guyonan Tukang Bakso di Depan Rumah Itu Nggak Lucu dan Garing

20 Juni 2021
Alasan CV Lamaran Kerja yang Nggak Diterima dalam Proses Perekrutan Nggak Dikembalikan Alasan CV Lamaran Kerja yang Nggak Diterima dalam Proses Perekrutan Nggak Dikembalikan terminal mojok.co

Alasan CV Lamaran Kerja yang Nggak Diterima dalam Proses Perekrutan Nggak Dikembalikan

5 Juli 2021
Mengingat Kembali Gempa Jogja pada 27 Mei 2006 terminal mojok

Mengingat Kembali Gempa Jogja pada 27 Mei 2006

27 Mei 2021
ppkm darurat rakyat jogja harus memaklumi sultan perihal lockdown mojok

Dari Penindasan Pedagang Sampai Pemadaman Lampu, Sebenarnya PPKM Darurat untuk Apa?

12 Juli 2021
TNI AU oknum rasis penganiayaan mojok

TNI AU Minta Maaf Pake Kata Oknum buat Anggotanya yang Rasis itu Udah Paling Bener

29 Juli 2021
KPK penilapan duit bansos koruptor jaksa pinangki cinta laura pejabat boros buang-buang anggaran tersangka korupsi korupsi tidak bisa dibenarkan mojok

Vonis Hukuman Jaksa Pinangki yang Dipotong dan Akal Sehat yang Diludahi

15 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang Mojok.co

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

7 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026
4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia Mojok.co

4 Catatan untuk Pemkab Bangkalan Madura agar Program Satu Desa Satu Sarjana Tidak Sia-Sia

10 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.