Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

3 Video Klip Selain Bintang di Surga yang Bertema Perampokan

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
10 Januari 2022
A A
3 Video Klip Selain Bintang di Surga yang Bertema Perampokan terminal mojok.co

3 Video Klip Selain Bintang di Surga yang Bertema Perampokan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ariel Noah memang tidak ada matinya. Sejak pertama kali mendengarkan karya Ariel pada 2004, saya betul-betul dibuat kagum dengan karya-karyanya. Hampir dua puluh tahun setelahnya, Ariel belum berhenti berkarya. Ia sempat diragukan bisa bangkit setelah skandal video syur yang melibatkannya beredar di dunia maya. Namun, Ariel berhasil membuktikan kapasitas dirinya pada publik lewat karya-karyanya. Terakhir, remake video klip “Yang Terdalam” dan ”Bintang di Surga” mendapatkan respons positif dari penggemar musik tanah air.

Cerita perampokan dalam video klip “Bintang di Surga” pun bikin saya merinding. Namun, video klip musik yang mengusung tema perampokan tidak hanya “Bintang di Surga”. Berikut ini tiga video klip musik yang storyline-nya juga bertemakan perampokan.

#1 Avenged Sevenfold – Seize the Day

Menurut saya, “Seize the Day” merupakan salah satu lagu terbaik Avenged Sevenfold. Video klip “Seize the Day” ini menceritakan seorang pria (Matt Shadow) yang lagi menikmati indahnya cinta setelah pasangannya hamil. Mereka mengabadikan momen tersebut dengan saling berpelukan satu sama lain pada sebuah sofa. Tidak lupa, mereka pun mengabadikan momen tersebut pada sebuah handycam.

Tidak lama, teman-teman Matt Shadow (anggota Avenged Sevenfold yang lain) datang ke rumahnya buat ngajak nongkrong. Bukannya nongkrong, tapi Matt Shadow dan teman-temannya malah melakukan aksi perampokan pada sebuah toko. Sayangnya, Matt Shadow tertangkap saat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi. Matt Shadow terpaksa mendekam di dalam jeruji besi karena tindakannya tersebut.

Saat mengunjungi Matt Shadow di penjara, pasangannya tentu saja marah besar. Mungkin, si cewek berkata, “Gimana nasibku dan anak kita? Goblok! Malah ngerampok!” Mungkin Matt Shadow juga membalas, “Aku melakukan ini untuk kamu dan anak kita!”

Nahas, setelah pulang dari kunjungan tersebut, cewek tersebut malah tewas karena kecelakaan lalu lintas. Matt Shadow langsung galau di dalam penjara sambil mengenang momen indah bersama pasangannya. Video ini kemudian diakhiri dengan Matt Shadow yang mengunjungi makam pasangannya tersebut bersama anaknya. Ini saya tafsirkan bahwa ia berhasil lahir saat ibunya diselamatkan tim medis di rumah sakit, sedangkan ibunya tidak selamat.

Matt Shadow terpaksa ngajakin teman-temannya buat ngerampok toko bukan untuk memperkaya diri, tapi untuk biaya hidup istri dan anaknya kelak. Sayangnya, perampokan tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

#2 Hoobastank – The Reason

Lagu “The Reason” karya Hoobastank ini dapat kita tafsirkan sebagai lagu yang isinya merupakan permohonan maaf pada kekasihnya. Namun, video klip lagu ini merupakan sebuah peristiwa perampokan pada sebuah toko yang terjadi di siang bolong. Modus operandinya, seorang wanita pura-pura mengalami kecelakaan lalu lintas di depan sebuah toko supaya perhatian pemilik toko bisa teralihkan.

Baca Juga:

Peterpan Mending Nggak Usah Reuni kalau Nggak Ada Ariel dan Uki, Bikin Kecewa Aja

Mulai dari Nama Besar Hingga Banyaknya Pendengar di Platform Digital, Inilah Alasan Mengapa Band Bisa Punya Rate Harga yang Mahal  

Saat pemilik toko lagi ngeliatin kecelakaan lalu lintas yang terjadi di depan tokonya, aksi perampokan pun dilakukan. Meski nggak ada adegan tembak-tembakannya, video klip ini cukup membuat saya merinding. Pasalnya, video klip ini saya tafsirkan sebagai permohonan maaf dari si perampok yang “memanfaatkan” kekasihnya untuk merampok sebuah toko.

#3 Kerispatih – Bila Rasaku Ini Rasamu

Bisa dibilang, video klip inilah yang paling relate dengan video klip “Bintang di Surga”. Selain sama-sama mengusung tema perampokan, video klip ini sama-sama karya anak bangsa. Video klip “Bila Rasaku Ini Rasamu” dimulai dengan Sammy Simorangkir dan sisa anggota Kerispatih yang lagi merencanakan perampokan bank. Saat lagi rapat, Sammy terlihat curi-curi pandang pada Fahrani.

Sama seperti video klip “Bintang di Surga” dan “Seize the Day”, video klip ini diakhiri dengan tertangkapnya sang vokalis oleh polisi yang bikin merinding penontonnya. Alih-alih mengartikan video klip ini sebagai cinta-cintaan, saya malah memandang penggalan lirik “Bila rasaku ini rasamu” adalah curahan hati perampok yang terpaksa merampok bank karena kesulitan ekonomi. Bisa jadi kesulitan tersebut karena kemiskinan struktural yang sudah mendarah daging. Tidak semua orang punya privilese, kan?

Ketiga video klip tersebut intinya sama: tidak semua beruntung dan bisa punya penghasilan yang mencukupi. Beberapa di antaranya “terpaksa” jadi perampok supaya tetap bisa hidup. Sungguh tidak nyaman, bukan? Cerita ini berusaha mengingatkan kita bahwa tidak semua orang punya privilese untuk tetap bisa menjalankan hidup sesuai dengan aturan yang ada.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 Januari 2022 oleh

Tags: bintang di surgaNOAHvideo klip
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

OSIS SMA Berani Undang Noah dan Dewa 19 buat Pensi Kalian Keren Terminal Mojok

OSIS SMA Berani Undang Noah dan Dewa 19 buat Pensi: Kalian Keren!

30 September 2022
Video Musik Menghapus Jejakmu dan Memori Indah Masa Lalu yang Dibawa Noah terminal mojok.co

Video Musik Menghapus Jejakmu dan Memori Indah Masa Lalu yang Dibawa Noah

21 Januari 2022
Remake Lagu Yang Terdalam, Video Klip Noah yang Overrated terminal mojok.co

Remake Yang Terdalam, Video Klip Noah yang Overrated

18 Desember 2021
Peterpan Mending Nggak Usah Reuni kalau Nggak Ada Ariel dan Uki, Bikin Kecewa Aja Mojok.co

Peterpan Mending Nggak Usah Reuni kalau Nggak Ada Ariel dan Uki, Bikin Kecewa Aja

10 Juli 2025
4 Alasan Ariel Selalu Terlihat Keren

4 Alasan Ariel Selalu Terlihat Keren

22 Januari 2022
video klip

Video Klip Lagu Itu Penting Nggak Sih?

8 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.