Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Luar Negeri

3 Tempat di Yokohama yang Ingatkanmu pada Film Ghibli

Febri Indriani oleh Febri Indriani
8 Maret 2022
A A
3 Tempat di Yokohama yang Ingatkanmu pada Film Ghibli Terminal Mojok.co

3 Tempat di Yokohama yang Ingatkanmu pada Film Ghibli (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ghibli menjadi viral di Twitter beberapa hari terakhir. Sebenarnya, bukan karena studio film terkenal itu akan merilis film baru. Melainkan, ini karena review rumah selebriti yang menurut banyak orang memiliki nuansa mirip dengan rumah-rumah di dalam film-film Ghibli. Ya, tipikal rumah dengan gaya arsitektur ala pedesaan Eropa, dinding berbata merah, tanaman merambat, lengkap dengan ruang perpustakaan, dan reading nook di jendela

Nyatanya, masih banyak orang yang belum tahu apa itu Ghibli. Beberapa yang lain hanya mengingat Ghibli sebagai studio film yang memproduksi My Neighbour Totoro. Padahal, masih banyak film lain yang sama terkenalnya, seperti Spirited Away, Kiki’s Delivery Service, Howl Moving Castle, dan sebagainya.

Dari semua film Ghibli, salah satu yang cukup unik adalah From Up on Poppy Hill. Jika film-film Ghibli sebelumnya memiliki genre fantasi, film ini lebih membumi tanpa unsur magis di dalamnya. From Up on Poppy Hill menceritakan pertemuan Umi Matsuzaki, seorang gadis yang tinggal di atas bukit yang menghadap Teluk Yokohama, dengan Shun Kazama, rekan satu sekolah Umi yang melihatnya menaikkan bendera setiap pagi. Cerita terus bergulir seiring munculnya rahasia tentang ayah mereka serta dinamika kegiatan klub sekolah yang hendak dibubarkan.

Salah satu sudut di Museum Ghibli (Shutterstock.com)

Mengingat film ini tidak berlatarkan kota khayalan sebagaimana kebanyakan karya Studio Ghibli lain, tentu akan ada kesamaan antara latar di film dengan tempat di kehidupan nyata. Banyak tempat di Yokohama yang mengingatkan penonton pada From Up on Poppy Hill. Lantas, apa sajakah itu?

#1 Yamate

Yamate merupakan sebuah daerah perbukitan di Yokohama yang di masa lalu digunakan sebagai kompleks hunian bagi orang-orang asing. Awalnya, pemukiman orang asing direncanakan berada di wilaya Kannai. Namun, karena Kannai dianggap sudah terlalu padat, pembangunan tersebut lalu dipindahkan ke Yamate. Bentuk rumah di daerah ini pun tidak seperti rumah gaya Jepang pada umumnya dan cenderung bergaya kolonial khas Eropa. Lantaran keunikannya, Yamate menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Yokohama.

Sebuah rumah di Yamate, Yokohama (Shutterstock.com)

Dalam From Up on Poppy Hill, Yamate menjadi daerah di sekitar kediaman Umi. Dari rumahnya yang mirip Yamate Archives Museum itu, Umi dapat melihat pemandangan kapal yang berlalu-lalang di sekitar pelabuhan. Selain itu, toko bunga berjendela besar yang menjadi latar ketika Umi dan Shun menaiki sepeda pun benar-benar ada di Yamate, yakni Miyazaki Flower Shop.

#2 Harbor View Park

Harbor View Park juga masih berada di lingkungan Yamate. Di masa lalu, taman ini merupakan tempat kediaman bagi Konsulat Britania Raya dan sempat dijadikan sebagai asrama militer Inggris. Pada 1969, bangunan dan taman itu diserahkan kembali ke pemerintah kota Yokohama dan dijadikan taman publik.

Harbor View Park memang tidak tampil dalam From Up on Poppy Hill. Meskipun begitu, terdapat satu hal yang akan mengingatkanmu pada film, yakni tiang bendera di pinggir tebing yang mengarah ke teluk. Bendera yang berkibar adalah bendera yang sama dengan yang dikibarkan oleh Umi, yakni bendera U dan W yang berarti “I wish you a pleasant voyage”. Bendera ini menjadi doa kepada para pelaut supaya pelayaran mereka aman dan menyenangkan. Umi mengibarkan bendera ini setiap hari untuk mengingat sang ayah yang hilang ketika berlayar ke Korea.

Baca Juga:

Sudahi Tren Minta AI Ubah Foto ala Ghibli, Melanggar Hak Cipta Itu!

Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

#3 Yamashita Park

Yamashita Park merupakan sebuah taman di pinggir laut, berdekatan dengan Pelabuhan Yokohama. Taman ini pertama dibuka pada 1930 dan sempat digunakan sebagai asrama militer pada masa Pendudukan Sekutu atas Jepang. Salah satu landmark taman ini adalah Hikawa Maru, sebuah kapal laut milik NYK yang dijadikan museum. Dari tempat ini, wisatawan juga bisa menaiki bus amfibi yang akan membawa mereka berkeliling Kota Yokohama.

Kapal laut, sebuah landmark di Yamashita Park (Shutterstock.com)

Taman ini menjadi latar ketika Umi dan Shun berjalan bersama di malam hari sepulang dari Tokyo. Tidak banyak perbedaan signifikan antara latar 1960-an dalam film dengan Yamashita Park di masa kini. Sekarang Yamashita Park menjadi tempat favorit banyak orang untuk melepas penat selagi memandang laut, terutama ketika matahari terbenam.

Tentunya masih banyak tempat di Yokohama yang bisa kamu kunjungi selain ketiga tempat ini. Selain itu, masih ada Ghibli Museum di Mitaka yang bisa kamu kunjungi untuk mengingat film-film keluaran Studio Ghibli. Jadi, apakah tempat-tempat ini sudah masuk bucket list-mu?

Penulis: Febri Indriani
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2022 oleh

Tags: Studio GhibliYokohama
Febri Indriani

Febri Indriani

Penyuka drama slice of life dan coming of age.

ArtikelTerkait

Sudahi Tren Minta AI Ubah Foto ala Ghibli, Melanggar Hak Cipta Itu!

Sudahi Tren Minta AI Ubah Foto ala Ghibli, Melanggar Hak Cipta Itu!

29 Maret 2025
Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

Seandainya Taeko dalam Film Only Yesterday Ghibli Hidup di Indonesia, Dia Pasti Jadi Omongan Tetangga

25 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi jurusan pertanian

5 Alasan Jurusan Pertanian Nggak Akan Pernah Bisa Dihapus, meski Lulusannya Banyak yang Jadi Pegawai Bank

2 Mei 2026
12 Istilah Hujan yang Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo” Mojok

12 Istilah Hujan yang Terdengar Aneh dalam Bahasa Jawa, Ada “Tlenik-Tlenik” hingga “Kethek Ngilo”

30 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta (Unsplash)

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

30 April 2026
Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan Mojok.co

Pengalaman Kuliah S2 UGM Nyambi Jadi MUA, Nggak Malu walau Sempat Merias Temen yang Lulus Duluan

1 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • 8 Tuntutan “Jujur” Buruh di Mayday 2026: Ciptakan Lapangan Kerja, Kendalikan Dampai AI, hingga Lindungi Pekerja Platform Digital
  • Telepon dari Ibu bikin Saya Sadar, Kerja di Australia Tak Seindah Konten Medsos dan Bahagia Tak Melulu soal Gaji Ratusan Juta
  • Perburuan Burung Kicau untuk Penuhi Skena Kicau Mania Tinggi: Jawa Jadi Pasar Besar, Bisa Ancam Manusia dan Bumi
  • Ngasih Bintang 5 ke Driver Ojol meski Tidak Puas Tak Rugi-rugi Amat, Tega Hukum Bintang 1 bikin Sengsara Satu Keluarga
  • Bahaya Dolar ke Rupiah Makin Gila dan Tembus 17 Ribu, Lalu Menjadi Gambaran Negara Sakit yang Semakin Kritis, Masyarakat Kecil dan Perintis Perlahan Mati
  • 1.000 Kamera Dipasang untuk Intai Macan Tutul Jawa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.