Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Rencana Proyek Pembangunan di Madura yang Terdengar Brilian padahal Cuma Ide Ngasal!

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
19 Oktober 2025
A A
3 Rencana Proyek Pembangunan di Madura yang Terdengar Brilian padahal Cuma Ide Ngasal!

3 Rencana Proyek Pembangunan di Madura yang Terdengar Brilian padahal Cuma Ide Ngasal! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada yang memungkiri bahwa pembangunan di Madura saat ini masih memprihatinkan. Bukan hanya masalah infrastruktur fisiknya, tapi juga kondisi pembangunan manusianya. Indeks Pembangunan Manusia di Madura masih cukup jauh dibandingkan kabupaten/kota lain di Jawa Timur. Bahkan kalau ditarik lagi, kondisi ini berujung pada sikap rasisme yang ditujukan pada orang Madura.

Sebetulnya problem tersebut adalah hal yang sudah kita ketahui bersama. Tapi di balik itu, ada hal lain yang jarang kita sadari, yakni pejabat pemerintah kita yang pura-pura buta dan tuli. Mereka tak paham prioritas, sibuk bikin proyek pembangunan yang nggak jelas. Padahal manusianya belum siap.

Kalian tak percaya? Berikut saya jelaskan satu per satu.

#1 Rencana Provinsi Madura hanya akan jadi ruang korupsi bersama

Masyarakat Madura saat ini terpecah dari dua kubu, yakni kubu yang mendukung ide pembentukan provinsi Madura dan kubu yang menolak. Kubu yang mendukung kebanyakan adalah kumpulan oligarki, yakni mulai dari akademisi, politisi, hingga beberapa kiai. Makanya maklum jika kubu ini gampang menarik masa.

Nah, di sisi pinggiran, ada kelompok lain yang menolak. Alasannya pun jelas, yakni besar kemungkinan hanya akan membuat para koruptor beraksi semakin ganas!

Saya pun berpikir demikian. Bukan berarti saya tidak setuju dengan ide ini. Apa pun saya setuju, asal bertujuan untuk membangun Madura, termasuk ide membentuk provinsi ini. Akan tetapi melihat kelakuan pejabat di pulau ini yang kerap mencuri uang rakyat, siapa yang tidak khawatir. Bisa-bisa ide pembentukan provinsi hanyalah ide untuk memperlebar ruang agar bisa korupsi.

Coba deh, satu periode saja pemerintah di Madura itu nggak korupsi. Saya siap jadi yang paling depan dukung pembentukan provinsi di Pulau Garam ini!

#2 Selain kereta api, ada cara lain menghubungkan 4 kabupaten di Madura

Selain ide pembentukan provinsi, ide reaktivasi kereta api di Madura juga kerap muncul dalam diskusi publik. Entah siapa yang begitu menggebu dengan ide ini. Bagi saya, ini hanyalah ide ngasal yang disimpulkan secara serampangan. Sebab saat ini Madura belum siap dan belum begitu butuh transportasi kereta api.

Baca Juga:

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

Pemkab Bangkalan Madura Diisi oleh Pejabat Lebay, Banyak Ritual Cuma Pengen Dapat Pujian!

Lagian jika betul akan direaktivasi, maka konflik perebutan lahan adalah hal yang tidak bisa dihindari. Belum lagi pemerintah harus memastikan proyek ini tidak rugi, dan terutama tidak terbengkalai. Bayangkan, sepadat apa sih pulau Madura sampai-sampai harus mengaktifkan kembali kereta api sebagai sarana transportasi. Yang ada nanti malah jadi proyek gagal.

Lebih baik, pemerintah di 4 kabupaten di Madura bikin saja transportasi umum seperti Trans Jatim. Murah dan bermanfaat sampai sekarang. Bahkan, Trans Jatim sudah menghubungkan 7 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk Bangkalan. Masyarakat Madura juga pasti lebih mudah beradaptasi. Jangan malah langsung bikin kereta api!

#3 IISP Jawa Timur cuma akan jadi proyek terbengkalai

Pernah denger IISP Jawa Timur? IISP adalah kependekan dari Indonesia Islamic Science Park yang akan dibangun di gerbang masuk masuk Suramadu bagian Madura. Ya, terdengar keren bukan. Tapi saya ramal, itu hanya keren namanya doang. Hasilnya sudah bisa ditebak, pasti jauh dari yang direncanakan. 

IISP merupakan proyek besar yang akan dijadikan sebagai pusat wisata religi dan edukasi Islam di Madura, termasuk Indonesia. Bahkan Gubernur Jawa Timur menyebutnya sebagai tempat pembelajaran keilmuan Islam. Katanya, kalau ada OKI (organisasi kerja sama islam) mau berkunjung ke Indonesia, bisalah langsung ditempatkan ke IISP ini.

Konsep yang terdengar wah, tapi dalamnya sangat mentah. Menurut saya, ide proyek IISP ini terlalu panjang lebar dan buang-buang anggaran. Tidak perlu lah sok-sokan mau bikin pusat pendidikan dan keilmuan Islam di Madura. Coba renungkan dulu, Islam di Madura sudah seterbuka dan semaju apa.

Nyatanya, Islam di Madura masih sangat seragam. Jauh dari pembaharuan. Jika ada yang berbeda pandangan sedikit saja, langsung dibilang aliran sesat. Nah, kalian nggak mau kan kalau beneran di sini ada rapat OKI, terus tiba-tiba di luar ada yang demo wahabi.

Pada intinya, yang saya maksud di sini jika pemerintah ingin membangun Madura, jangan dulu fokus pada aspek fisiknya. Percuma kalau kondisi manusianya belum terbangun. Hasilnya, pasti hanya melahirkan konflik.

Cobalah anggaran sebanyak itu jadikan beasiswa pendidikan saja. Atau bantu pembiayaan kampus-kampus Islam di Madura agar benar-benar menjadi pusat studi Islam. Sekali lagi, intinya, bangun manusianya dulu. Kalau manusianya terbangun, jangankan pemerintah, investor pasti juga ikutan nimbrung!

Penulis: Abdur Rohman
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Saya Tidak Pernah Memilih Lahir di Madura, tapi Kenapa Saya Terus-terusan Dihina? Apakah Salah Jadi Orang Madura?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Oktober 2025 oleh

Tags: Bangkalanbangkalan maduraiispjembatan suramadukereta api maduramaduraprovinsi maduraPulau Madurasuramadu
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Jembatan Suramadu Pusat Segala Pelanggaran Lalu Lintas, Pantas Banyak yang Kapok Melewatinya Mojok.co

Jembatan Suramadu Pusat Segala Pelanggaran Lalu Lintas, Pantas Banyak yang Kapok Melewatinya

1 Februari 2024
Percayalah, Berjalan di Atas Air Lebih Mudah daripada Menyatukan Surabaya dan Madura Menjadi Satu Provinsi

Percayalah, Berjalan di Atas Air Lebih Mudah daripada Menyatukan Surabaya dan Madura Menjadi Satu Provinsi

8 Maret 2024
Mahasiswa UTM, sawang sinawang

Inilah Alasan Mahasiswa UTM Layak Disebut sebagai Mahasiswa Tahan Banting

8 April 2020
Tinggal di Bangkalan Madura Bikin Saya Sadar, Nggak Semua Orang Bakal Cocok Tinggal di Sini Mojok.co

Tinggal di Bangkalan Madura Bikin Saya Sadar, Nggak Semua Orang Bakal Cocok Hidup di Sini

14 Mei 2025
Nestapa Tinggal di Desa Montorna Sumenep

Nestapa Tinggal di Desa Montorna Sumenep

18 April 2023
Banyak Sekolah Dasar di Bangkalan Madura Jadi Tanah Sengketa, Bukti Bahwa Pemerintah Tak Bisa Kerja

Banyak Sekolah Dasar di Bangkalan Madura Jadi Tanah Sengketa, Bukti Bahwa Pemerintah Tak Bisa Kerja

13 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Purwokerto yang Membunuh Wisatanya Sendiri (Unsplash)

Purwokerto Murah? Murah untuk Siapa? Kenapa Warga Asli Tidak Merasakannya?

27 Maret 2026
Universitas Trunojoyo Madura Banyak Mahasiswa Abadi Gara-Gara Dosen Sering Ngilang Mojok.co

Reputasi Universitas Trunojoyo Madura Makin Menurun, bahkan Orang Madura Sendiri Mikir Dua Kali untuk Kuliah di Kampus Ini

26 Maret 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Pengalaman Menyenangkan Naik Kereta Whoosh, Kereta Cepat yang Jauh Lebih Baik ketimbang Kereta Cepat Taiwan

26 Maret 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026
Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro Mojok.co

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

28 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”
  • Gagal Lolos SNBP UGM Bukan Berarti Bodoh, Seleksi Nilai Rapor Hanya “Hoki-hokian” dan Kuliah di PTN Tidak Menjamin Masa Depan
  • Siswa Terpintar 2 Kali Gagal UTBK SNBT ke UB, Terdampar di UIN Jadi Mahasiswa Goblok dan Nyaris DO
  • “Side Hustle” Bisa Hasilkan hingga Rp500 Juta per Bulan Melebihi Gaji Kerja Kantoran, tapi Bikin Tersiksa karena Tidak Pernah Berhenti Bekerja
  • Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.