Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Kemiripan Manchester United dan HMI di Masa Kini

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
8 November 2020
A A
ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Dua kata lucu hari ini: Manchester United. Betul sekali, Manchester United hari ini penuh dengan lawakan, dan entah mengapa saya masih begitu sangat mencintainya. Tidak seperti satu dasawarsa lalu, Manchester United masih dipuja-puja dan barangkali hinaan yang datang karena tidak ikhlas melihat MU menang terus menerus. Apalagi, papa Fergie masihlah memegang klub kesayangan saya itu.

Namun naas, sekarang Manchester United bak merangkak keluar dari jurang yang licin. Sekalinya nemu jalur yang lancar, taunya malah zonk. Sekalinya nemu jalan yang susah, ealah susah terus. Nggak pernah benar, salah dan kalah terus. Tapi, entah kenapa di hidup saya selalu mengagumi klub atau organisasi yang sudah mulai luntur masa jayanya. Seperti halnya Manchester United, saya juga sangat mencintai organisasi bernama HMI.

HMI, singkatan dari Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi eksternal mahasiswa Islam tertua yang ada di negeri ini. Dari wacana Pak Lafran Pane, lahir organisasi itu dan mengabdi pada negeri hingga kini. Namun, di masa sekarang, HMI seakan wujuduhu ka adamihi alias masa jayanya mulai luntur, tidak lagi seperti catatan sejarah yang pernah saya baca dahulu, yang sampai membuat saya jatuh hati kepada HMI.

Dari kesadaran tentang hal itu, saya merasa HMI itu sudah seperti Manchester United saja. Berikut beberapa kemiripannya.

Pertama, pernah jaya pada masanya

Manchester United adalah klub terbaik di Inggris. Itu sejarah, nggak bisa dimungkiri. Rival yang bisa menandingi prestasi Manchester United barangkali hanya Liverpool saja, itu pun baru saat-saat ini mereka jago. Dari dulu sih, cuman baru keliatan ada hasilnya ya belakangan ini. Mulai dari piala, pemain, brand, hingga akademi semuanya Manchester United punya.

HMI juga, dari awal berdiri sudah progresif menentang salah satu partai besar pada masanya. Saking menentang, Soekarno bahkan hampir membubarkan HMI. Belum lagi saat mendirikan KAMI bersama dengan organisasi Cipayung lainnya. Tak sampai di situ saja, tokoh-tokoh besar lahir dari HMI. Nurcholish Madjid yang dikenal sebagai Cak Nur, contohnya. Belum lagi tokoh-tokoh lain dari politik atau bidang lainnya.

Namun, kini? Semuanya hanya romantisme sejarah belaka.

Kedua, dualisme

Manchester United memang klub besar, tidak hanya klub tapi juga tradisinya. Klub besar pasti akan melahirkan fans yang fanatik, tentu terlepas dari buruk atau tidaknya kefanatikan tersebut. Tahun 2005, fans Manchester United yang fanatik menentang kehadiran seorang miliarder asal Amerika Serikat bernama Malcolm Glazer sebagai pemilik klub. Beberapa fans Manchester United yang fanatik jengah dengan harga tiket dan langkah klub yang amat komersil.

Baca Juga:

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

Manchester United Adalah Lelucon Dimulai dari Internal, tapi Selalu Bodoh lalu Menyalahkan Pelatih dan Pemainnya

Hal itu diperburuk dengan kehadiran fans baru yang tidak ada marwah mendukung, dan hanya mencari piala saja. Walhasil, mereka membuat klub tandingan bernama FC United of Manchester. Sampai saat ini, mereka menggenggam idealisme sebagai fans yang anti kepada Glazer dan klub itu tetap bermain di divisi keenam, dan bertempat kandang di Broadhurst Park.

HMI sampai saat ini juga dualisme, ada HMI DIPO dan MPO. Dua-duanya lahir di masa Orde Baru, sebab pada masa Orba semuanya harus berazaskan Pancasila. Padahal, HMI adalah organisasi mahasiswa yang berlandaskan Islam. Tak pelak, pecahnya dua kubu yang membuat HMI dualisme hingga hari ini. Walaupun DIPO kini sudah berazaskan Islam, tetap saja tidak gabung lagi. Oh iya, malahan di kepengurusan hari ini lebih parah. Dualisme di tubuh DIPO antara Ketum dan Sekjen. Kacau kan?

Ketiga, kokoh di luar, retak di dalam

HMI dan MU itu masih bertahan hingga hari ini, boleh jadi karena nama besar yang dulu pernah berkibar dengan gagah, dengan track record yang sangat amat baik diukir oleh senior-seniornya. Hingga saat ini, baik MU atau HMI dihormati sebab pada masa “jayanya” mereka memiliki prestasi yang sangat mentereng, dan tentu saja itu semua adalah fakta sejarah adanya.

Tapi, seperti yang saya katakan di alasan pertama, itu semua hanyalah romantisme sejarah belaka. Hanya cerita, cerita, dan cerita. Hari ini? Tidak ada bukti kehebatan nyata seperti dahulu. Sudah pengurus besar rebutan kekuasaan, di cabang saya sendiri nggak benar, komisariat juga ikutan nggak benar. Makanya saya bilang, HMI itu sangat mirip dengan MU.

Dulu di HMI ada Cak Nur, sama seperti MU pada masa Sir Alex Ferguson yang membawa masa jaya. Tanpa blio berdua, HMI dan MU bak macan ompong. Tapi, saya masih menyayangi mereka apa pun kekurangan mereka di masa ini. Sebab menurut saya, sayang itu ya tanpa syarat. Tidak seperti fans MU yang cuman doyan juara, terus kalau kalah meninggalkan atau seperti kader HMI yang cuman gemar cari posisi, tapi nggak mementingkan hal-hal lain. Isinya cuman ambisi belaka.

Intinya untuk HMI dan MU, lekas sembuh dan aku tetap menyayangimu.

BACA JUGA Rekomendasi Tempat Arsip Sumber-sumber Primer selain ANRI buat Skripsian dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform Use Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 November 2020 oleh

Tags: HMImanchester united
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

ole pemain underrated fans bola fans Manchester United MU jesse lingard manchester united liverpool Real Madrid #GlazersOut Gini doang nih grup neraka? MOJOK.CO

Selama Ole Masih Bertahan di MU, Dunia Ini Akan Tetap Baik-baik Saja

26 Oktober 2021
Manchester United dan Final Cap Taek- Awet Jadi Pecundang!

Manchester United dan Final Cap Taek: Sampai Kapan Terpuruk dan Menjadi Pecundang?

22 Mei 2025
Daripada Coach Kira, Tsubasa Cocoknya Dilatih oleh Sajuri Sahid Saja!

3 Jurus Captain Tsubasa yang Nggak Bakalan Lolos VAR

13 November 2020
mo salah real madrid seto nurdiantoro Liverpool manchester united manchester city mojok.co

Liverpool Juara, dan Kami Berhak untuk Menjadi Norak

28 Juni 2020
manchester united Liverpool MOJOK

Manchester United, VAR, dan Wasit: Ketika Fans Liverpool Dikasih Panggung Buat Ngomong

29 Juli 2020
Tipe-tipe Manusia Ketika Mengerjakan Tugas Kelompok Berdasarkan Pemain MU terminal mojok.co

Tipe-tipe Manusia Ketika Mengerjakan Tugas Kelompok Berdasarkan Pemain MU

29 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

Perjalanan ke Pati Lewat Pantura Bikin Heran: Kudus Sudah Mulus, Demak Masih Penuh Lubang

26 Februari 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

Botok Tawon, Makanan Unik Jawa Timur yang Rasanya Enak, tapi Saya Tak Sudi kalau Disuruh Makan Lagi

26 Februari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Lupakan Teori Kuliner PNS, di Sidoarjo Kasta Tertinggi Warung Makanan Enak Ditentukan oleh Orang-orang Waktu Bubaran Pabrik

27 Februari 2026
Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

23 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.