Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

3 Inovasi yang Seharusnya Dilakukan oleh Produsen Pembalut Wanita

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
20 Agustus 2021
A A
3 Inovasi yang Seharusnya Dilakukan oleh Produsen Pembalut Wanita terminal mojok.co

3 Inovasi yang Seharusnya Dilakukan oleh Produsen Pembalut Wanita terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Hal apa yang menyebalkan saat datang bulan? Nyeri perut? Tembus? Saya sudah pernah mengalami semuanya, meskipun tidak terlalu parah. Soal nyeri perut, misalnya. Cukup dengan rebahan, rasa nyeri akibat tamu bulanan ini bisa teratasi. Berbeda dengan beberapa kawan perempuan saya yang sampai harus mengonsumsi obat pereda nyeri, demi merasa sedikit lebih baik. Nah, kalau soal tembus, sejak ada pembalut yang bagian belakangnya lebar seperti kepak sayap kebhinekaan burung, masalah noda membekas saat datang bulan, beres.

Sebagai pengguna pembalut, inovasi sayap belakang yang lebih lebar memang sangat membantu. Apalagi, lebarnya juga bervariasi. Ada pembalut yang nambah panjangnya malu-malu, alias cuma 23cm, ada pula yang ekstrem: 42 cm. Ini membantu banget, sih. Jadi bisa pilih sesuai kebutuhan. Kalau pas lagi deres-deresnya, bisa pakai yang 42cm. Kalau sudah mulai sedikit, pakai yang reguler. Ya kali mau tetep pakai yang 42cm. Begah, Cuy.

Sayangnya, sejauh ini inovasi yang dikeluarkan oleh produsen pembalut hanya soal panjang-panjangan sayap belakang. Ups, sama efek cooling-cooling itu, ding. Padahal, sebetulnya ada 3 inovasi lain yang kalau diterapkan, pasti bisa bikin hari-hari datang bulan para ciwi jadi makin menyenangkan. Apa saja?

Pertama, inovasi warna.

Halo produsen Charm, Laurier, Softex, kalian nggak ada niatan nih buat bikin pembalut warna-warni bagai gulali? Dari dulu warnanya, kok, sama terus. Putihhh mulu. Mbok ganti. Biar si putih itu nggak songong. Ntar dikira warna pembalut absolut punya dia seorang. Hih.

Oke, kali ini serius. Inovasi warna pada pembalut ini, bertujuan untuk membantu mereka yang kalau lihat darah udah berasa kek didatengin debt collector. Setidaknya, dengan adanya pembalut warna-warni tadi, warna darah saat haid akan tersamarkan. Dijamin, para phobia darah akan sangat berterima kasih. Mereka nggak perlu lagi was-was setiap kali menghadapi momen lepas atau ganti pembalut. Ye, kan, darahnya nggak keliatan lagi. Yang penting nanti jangan dibikin lucu-lucuan aja, sih.

“Eh kamu pake pembalut warna apa?”

“Aku warna ungu semu pink geto….”

“Ih, lucuk. Kalo aku warna biru Nasdem~”

Baca Juga:

Es Teh Jumbo, Minuman Kekinian yang (Mulai) Merangkak Menuju Kebangkrutan  

Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan

Kedua, inovasi aromaterapi.

Sejauh pengamatan saya, silakan koreksi bila salah, pembalut yang berderet di etalase belum ada yang mengusung konsep aromaterapi. Yang ada baru sebatas efek pendingin dan daun sirih saja. Padahal, aromaterapi ini penting, loh.

Begini. Saat datang bulan, beberapa perempuan merasa emosi jadi tidak stabil. Gampang marah, sensitif jadi bawaannya pengin makan orang mulu. Di situlah para produsen pembalut bisa mengambil peranan. Ciptakanlah pembalut dengan aroma terapi yang bisa menenangkan si pemakainya. Misalnya saja aroma lavender. Menurut penelitian, menghirup aroma lavender bisa menurunkan tingkat kecemasan atau stree dan bisa memperbaiki mood. Cucok banget, kan? Perkara nanti setelah dikasih inovasi aromaterapi masih suka marah-marah, itu berarti watak! Datang bulan mulu yang disalahin.

Ketiga, inovasi ketebalan.

Ini nih yang jadi pertanyaan saya dan mungkin juga banyak kaum cewek (overthinking) lainnya: sayap belakang aja bervariasi panjangnya, kenapa ukuran tebalnya, nggak?

Coba deh kalian perhatikan. Pembalut yang sayap belakangnya di-upgrade, tebalnya itu sama semua. Beda dengan yang ukuran reguler. Si reguler ini, ada varian slim, yang berarti lebih tipis dari yang lainnya. Jadi ketika dipakai pun terasa nyaman. Lha si sayap belakang ini, sudahlah bagian belakangnya lebar banget, tebel pula! Hmmm… Begah, Ngab. Begah. Sebagai pengguna pembalut, saya beneran menantikan produk bersayap belakang lebar yang tipis.

Jadi, kapan nih para produsen pembalut melakukan 3 inovasi ini? Saya tunggu, ya.

BACA JUGA Dari Softex ke Softex: Perjalanan Seorang Pemakai Pembalut Wanita Bermazhab Tuku-able dan artikel Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: inovasiPembalut Wanita
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

4 Inovasi Pembalut Wanita yang Nggak Terlalu Penting dan Harusnya Stop Produksi

4 Inovasi Pembalut Wanita yang Nggak Terlalu Penting dan Harusnya Stop Produksi

5 Desember 2023
Memperdebatkan Pembalut Bekas Perlu Dicuci Atau Nggak Adalah Kesia-siaan Terminal Mojok

Memperdebatkan Pembalut Bekas Perlu Dicuci Atau Nggak Adalah Kesia-siaan

11 November 2022
lotek jogja kuliner inovasi kebablasan mojok

Lotek Jogja, Kuliner yang Terlampau Inovatif

5 Agustus 2021
Cara Licik Oknum Pedagang Es Teh Jumbo Meraup Keuntungan (Unsplash)

Es Teh Jumbo, Minuman Kekinian yang (Mulai) Merangkak Menuju Kebangkrutan  

11 September 2024
Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan earphone kabel

Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan

7 Maret 2024
Senjakala Inovasi Smartphone: Tak Ada Lagi Fitur Baru yang Bikin Terpukau

Senjakala Inovasi Smartphone: Tak Ada Lagi Fitur Baru yang Bikin Terpukau

3 Oktober 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya
  • Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM
  • Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan
  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.