Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Senjakala Inovasi Smartphone: Tak Ada Lagi Fitur Baru yang Bikin Terpukau

Rachmat Satya Nurhidayat oleh Rachmat Satya Nurhidayat
3 Oktober 2022
A A
Senjakala Inovasi Smartphone: Tak Ada Lagi Fitur Baru yang Bikin Terpukau

Senjakala Inovasi Smartphone: Tak Ada Lagi Fitur Baru yang Bikin Terpukau (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pada tahun-tahun ini, para reviewer smartphone mungkin mulai kebingungan bikin konten apalagi karena minimnya pengembangan smartphone terbaru. Seperti pendapat David Gadgetin yang bilang, kalau bahan review banyak, cuman ujungnya ya itu-itu aja yang dibahas alias nggak ada perkembangan yang baru. 

Ya mau bagaimana lagi. Jualan prosesor, kok kayak gimana gitu. Maksudnya, kalau jualan “prosesornya kuat buat ini!”, prosesor hape lama juga kuat tuh. Kalau mau jualan kamera, kok ya nggak signifikan perbedaannya. Jualan layar apalagi, semua hape layarnya udah bagus.

ADVERTISEMENT

Jadinya ya, jualan hal receh macam tompel di jidat iPhone 14, yang sebenernya ya nggak ngaruh. Smartphone, bisa dibilang, stuck dalam hal inovasi.

Pengembangan sistem operasi smartphone kayak Android 13 dan iOS 16 pun mendapatkan banyak kritikan, karena dirasa tidak ada perubahan signifikan dan minor sekali pengembangannya. Terkadang update sistem operasi hanya menjadi dalih untuk memancing para konsumen membeli smartphone yang baru dan supaya tidak merasa ketinggalan. 

Kayaknya, brand smartphone sekarang lebih banyak membuat handphone murah dengan hardware yang semakin apik tapi setara smartphone semi-flagship atau flagship yang sebelumnya. Main di midrange, udah perang dari dulu, bedanya pun dikit-dikit. Flagship? Halah, sama aja.

Paling nih, yang bikin beda adalah bisa nggak nyambung 5G. Tapi, tapi, infrastrukturnya belum merata. 4G aja masih gaib, apalagi 5G lol.

Mungkin gegara memakai kembali teknologi yang lama dengan pembaharuan sedikit kali ya. Paling-paling teknologi yang sangat canggih ya 5G di smartphone, ya tapi infrastrukturnya hanya ada di daerah tertentu, ya banyakan di pusat bisnis di ibukota doang dan sasarannya bukan buat kita-kita yang kadang 4G aja masih ilang-ilangan.

Padahal perkembangan smartphone jaman dulu lebih inovatif dan kreatif. Seperti di tahun 90-an sampai 2000-an yang didominasi smartphone Nokia dan Sony Ericsson, saya inget dulu smartphone punya bentuk-bentuk aneh kayak macam ketupat, lipstik, hingga kayak konsol game handheld. Apalagi cara pakai smartphonenya ada yang kayak buka tutup ala laptop, flip, muter-muter, dan sliding. Persaingan ketat juga terlihat dari banyak-banyakan megapixel, audio yang menggelegar, kemudahan mengetik, kemudahan bermain game, dan fitur 3G.

Baca Juga:

5 Alasan Tablet Mahalmu Tidak Bakal Bisa Menggantikan Fungsi Laptop 4 Jutaan

Es Teh Jumbo, Minuman Kekinian yang (Mulai) Merangkak Menuju Kebangkrutan  

Setelah itu, kayaknya inovasinya nggak breaking the excitement banget. Ya tetep inovasinya bagus sih. Cuman, melihat sekarang, kayaknya dah pada mentok. Akhirnya jualan yang receh-receh demi tetep relevan.

Ya tapi nggak apa-apa sih, mungkin ini yang disebut hidup yang dinamis. Adanya rehat dalam pengembangan teknologi smartphone bikin kita juga ngurangin hasrat kita dalam membeli hape baru untuk beberapa saat. Lumayan duitnya bisa ditabung untuk nanti ketika smartphone yang bener-bener semakin canggih keluar atau bisa untuk alokasi ke pembelian BBM yang semakin mahal akhir-akhir ini.

Penulis: Rachmat Satya Nurhidayat
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA iPhone XS Max, Smartphone Paling Nggak Layak Dibeli

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Oktober 2022 oleh

Tags: inovasismartphone
Rachmat Satya Nurhidayat

Rachmat Satya Nurhidayat

Warga lokal Bekasi yang fobia warna hijau.

ArtikelTerkait

5 Alasan Tablet Mahalmu Tidak Bakal Bisa Menggantikan Fungsi Laptop 4 Jutaan

5 Alasan Tablet Mahalmu Tidak Bakal Bisa Menggantikan Fungsi Laptop 4 Jutaan

26 Oktober 2025
tablet samsung s7+ mojok

Tablet Samsung S7+: Spesifikasi Gahar, Kapasitas Baterai Luar Biasa Besar

8 November 2020
sumber gambar pixabay

Teh Dandang 2 in 1, Inovasi yang Bikin Ngeteh Nggak Lagi Ribet

10 September 2021
PTM sekolah tatap muka mojok

Mengapa sih Kita Tergila-gila Sekali dengan Sekolah Tatap Muka?

21 September 2021
Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan earphone kabel

Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan

7 Maret 2024
lotek jogja kuliner inovasi kebablasan mojok

Lotek Jogja, Kuliner yang Terlampau Inovatif

5 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja Mojok.co

Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja

29 Juni 2026
Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

24 Juni 2026
Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten Mojok.co

Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten

30 Juni 2026
Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan Mojok.co

Membayangkan Betapa Menderita Jadi Warga Perumahan yang Lingkungannya Dijadikan Pasar Kaget Tiap Pekan

26 Juni 2026
Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.