Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Harapan Saya untuk Calon Wali Kota Tegal: Tertibkan Gelandangan, Bangkitkan Persegal!

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
15 September 2024
A A
Tegal Tempat Merantau Paling Cocok untuk Orang Jogja, Banyak Kemiripannya! Mojok.co

Tegal Tempat Merantau Paling Cocok untuk Orang Jogja, Banyak Kemiripannya! (Rifki Alfirahman/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Membaca tulisan Mas Dito tentang harapan beliau tentang calon bupati Sidoarjo membuat saya tergelitik dan ingin menyampaikan uneg-uneg saya kepada calon wali kota Tegal, tempat di mana saya tinggal.

Tahun ini, tepat 6 tahun saya tinggal di Kota Bahari sekaligus pertama kali saya akan ikut memilih dalam Pilkada serentak. Tentu saya sangat semangat mencoblos demi kemajuan kota tercinta ini. Saya mengulik calon-calon yang akan berlaga di gelaran Pilkada, tak lupa berdiskusi dengan teman-teman kira-kira siapa yang cocok untuk menduduki jabatan wali kota Tegal.

Setelah melewati berbagai macam diskusi, saya tidak keberatan siapa yang akan menjadi orang nomor 1 di Kota Tegal untuk 5 tahun ke depan. Tapi, ada beberapa harapan yang saya titipkan di pundak wali kota Tegal yang akan terpilih kelak:

Penertiban gelandangan

Entah kenapa saya selalu risih kepada para gelandangan yang tidur di emperan toko Jalan Ahmad Yani (yang sering disebut dengan Malioboronya Tegal), Jalan HOS. Cokroaminoto, hingga Jalan Pangeran Diponegoro. Saya memiliki trust issue sendiri terhadap gelandangan ini.

Suatu hari saat jogging pagi di Jalan A. Yani, seorang gelandangan yang baru bangun di emperan toko mengajak ngobrol para pejalan kaki yang hilir mudik yang ujung-ujungnya meminta uang. Tidak sekali dua kali saya mengalami ini, tentu hal ini mengganggu para pejalan kaki atau orang yang sedang jogging.

Tak hanya sampai di situ, setiap mengantar tamu atau saudara saat malam hari melewati jalan-jalan tersebut, kami disuguhi pemandangan para gelandangan yang tidur di emperan toko dengan barang bawaan yang amat banyak. Sebagai warga Tegal saya malu wajah Kota Tegal tercoreng oleh tingkah laku para gelandangan ini.

Membayar parkir menggunakan QRIS tidak hanya terbatas di Jalan A. Yani saja

Bertepatan dengan hari kemerdekaan RI tahun ini, Pemerintah Kota Tegal launching pembayaran parkir menggunakan QRIS di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Bagi saya yang punya langganan warteg di Jalan A. Yani, hal ini sangat mempermudah pembayaran parkir. Tidak ada lagi alasan tidak punya uang kecil bagi yang menitipkan kendaraan atau tukang parkir tidak punya kembalian.

Jika tidak punya uang cash, kita bisa meminta QRIS dan tukang parkir akan dengan sigap mengeluarkan telepon genggam mereka atau QRIS yang telah dicetak. Dengan membayar parkir dengan QRIS, kita tidak akan pernah ‘ditutuk’ harga oleh tukang parkir lagi. Penitip kendaraan dipatok harga 2 ribu untuk roda dua dan 3 ribu untuk roda empat sesuai dengan peraturan pemerintah kota.

Baca Juga:

Embek-Embek Makanan Khas Tegal yang Nama dan Rasanya Sama-sama Aneh, Pendatang Sebaiknya Jangan Coba-coba

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

Namun sayangnya, kebijakan pembayaran parkir menggunakan QRIS ini masih terbatas di Jalan A. Yani saja. Alangkah lebih baiknya kebijakan ini dapat di-copy paste ke wilayah yang lain terutama Alun-Alun.

Membangkitkan Persegal Tegal

Tak dapat dimungkiri, Kota Tegal memiliki animo sepak bola yang tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya Wali Kota Cup yang selalu dipadati penonton. Wali Kota Cup adalah turnamen sepakbola antar kecamatan yang digelar setiap tahun di Stadion kebanggaan warga Tegal yaitu Stadion Yos Sudarso.

Namun, antusias warga tidak dibarengi dengan prestasi Persegal Kota Tegal. Klub ini masih berkutat di Liga 3 Zona Jawa Tengah dan ditinggal tetangga Persekat Kabupaten Tegal yang lebih dulu mentas ke Liga 2. Bahkan Persegal sempat absen di kompetisi akibat minimnya dana. Harapan saya kepada wali kota terpilih agar dapat mendesak Dinas Pemuda dan Olahraga untuk menghidupkan kembali Persegal.

Itulah tiga harapan saya terhadap calon wali kota Tegal, dan yang paling penting adalah akur dengan wakil wali kotanya sendiri dan tidak tersandung dengan kasus korupsi.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Hal yang Bisa Dibanggakan dari Tegal selain Warteg

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 September 2024 oleh

Tags: persegalQRIStegalwali kota tegal
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

Rekomendasi Warteg di Tegal yang Wajib Dicoba terminal mojok

4 Ciri Khas yang Melekat pada Warteg di Tegal

5 September 2022
5 Kuliner Tegal yang Layak Dikenal Lebih Luas, Ayo Orang Tegal Jangan Buka Warteg Melulu Mojok.co

5 Kuliner Tegal yang Layak Dikenal Lebih Luas, Ayo Orang Tegal Jangan Buka Warteg Melulu

24 Juli 2024
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Tukang Parkir: Pekerjaan yang Nggak Bakal Punah meski Zaman Telah Berubah

17 Oktober 2025
Warteg Jakarta dan Surabaya Terlihat Serupa, tapi Aslinya Tak Sama Mojok.co

Warteg Jakarta dan Surabaya Terlihat Serupa, tapi Aslinya Tak Sama

23 Juni 2025
Kalau di Kota Padang Nggak Ada Nasi Padang, di Tegal Tetap Ada Warteg, tapi...

Kalau di Kota Padang Nggak Ada Nasi Padang, di Tegal Tetap Ada Warteg, tapi…

15 Januari 2024
Ada Surga Bernama Sakila Kerti di Terminal Kota Tegal

Ada Surga Bernama Sakila Kerti di Terminal Kota Tegal

3 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Makanan Khas Surabaya yang Rasanya kayak Siksa Neraka (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Surabaya yang Sebaiknya Kamu Hindari: Baunya Menyengat dan Kayak Makan Pasir

6 Maret 2026
Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

6 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Kereta Ekonomi Tempatnya Penumpang-penumpang “Aneh” Mojok.co ka kahuripan

KA Sri Tanjung dan KA Kahuripan, Kereta Api Paling Nanggung dan Melelahkan bagi Penumpang

10 Maret 2026
Personal Branding Itu Tidak Penting

Personal Branding Itu Tidak Penting

6 Maret 2026
Malang Hari Ini Adalah Definisi Cantik tapi Toxic (Unsplash) bandung

Kota Malang Mirip Bandung: Sama-Sama Adem dan Sejuk, tapi Lebih Rapi dan Terawat

8 Maret 2026
Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Sisi Lain Penerima KIP Kuliah yang Tak Dipahami Para Mahasiswa “Polisi Moral”, Dituntut Untuk Selalu Terlihat Miskin dan Menderita
  • Honda Brio Mobil Aneh, tapi Memberi Kebanggan ketika Menjadi Mobil Pertama bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan
  • Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang
  • Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga
  • Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan
  • Nasib WNI 10 Tahun Lagi: Terancam Tua Miskin karena Tak Punya Jaminan untuk Tabungan Pensiun dari Negara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.