Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

3 Hal yang Saya Tangkap Setelah Nonton House of Secrets: The Burari Deaths

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
14 Oktober 2021
A A
3 Hal yang Saya Tangkap Setelah Nonton House of Secrets: The Burari Deaths terminal mojok.co

3 Hal yang Saya Tangkap Setelah Nonton House of Secrets: The Burari Deaths terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Rasa penasaran yang mengalahkan rasa takut akhirnya membawa saya untuk menonton House Of Secrets: The Burari Deaths. Sebuah film dokumenter yang menceritakan kematian tragis satu keluarga di Burari, Delhi, India.

Hari itu, 1 Juli 2018, ada keanehan yang terjadi pada toko kelontong milik keluarga Bhatia. Toko yang biasanya buka paling tidak pukul 05.30, sampai pukul 07.00 belum menunjukkan aktivitas apa pun.

Seorang tetangga yang menyadari keanehan tersebut lantas berinisiatif mengecek keadaan rumah yang ternyata dalam keadaan tidak terkunci. Siapa sangka, pengecekan tersebut berujung pada ditemukannya sebelas anggota keluarga Bhatia dari tiga generasi (nenek, anak, dan cucu) sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tragis. Sepuluh tergantung dan satu tergeletak di kamar.

Kabar tersebut menyebar dengan cepat. Orang-orang mulai berdatangan, termasuk juga polisi. Kematian sebelas anggota keluarga dengan sepuluh di antaranya dalam posisi tergantung dengan kondisi mata tertutup dan tangan diikat, adalah sesuatu yang tidak wajar.

Dugaan awal, mereka memang bunuh diri. Tidak ada bukti yang mengarah pada kasus perampokan. Tidak ada barang yang dicuri, tidak ada kekerasan, dan tidak ada kegaduhan di dalam rumah. Namun, fakta lain bahwa beberapa anggota keluarga adalah orang berpendidikan membuat dugaan awal menimbulkan pertanyaan: benarkah demikian? Terlebih keluarga Bhatia dikenal sebagai keluarga harmonis dan berkecukupan.

Film dokumenter House of Secrets: The Burari Deaths ini terdiri dari tiga episode. Sebagian besar tayangannya memang merupakan wawancara dengan berbagai pihak. Mulai dari tetangga, teman, keluarga, kerabat, para ahli, tim kepolisian, dan tentu saja dari media.

Di episode pertama House Of Secrets: The Burari Deaths, peristiwa tragis tersebut dijabarkan bersama dengan keganjilan-keganjilannya dan situasi pada saat itu. Warga yang berkerumun, media yang saling berlomba memberi kabar, dan bagaimana pihak kepolisian yang kesulitan melakukan mobilisasi.

Dalam episode ini, pertanyaan “apa yang sebenarnya terjadi?” sudah langsung mencuat. Entah bunuh diri atau pembunuhan, apakah peristiwa ini juga ada hubungannya dengan praktik sihir dan okultisme di dalam rumah?

Baca Juga:

Suzuki Fronx Versi Indonesia: Jauh Melampaui India, Negara yang Jadi “Anak Emas” Suzuki

Maaf Indonesia, India Juga Mungkin Ogah Disamain Sama Negaramu

Episode kedua, ketegangan antara polisi, keluarga, dan warga semakin meningkat. Keluarga dan sebagian besar warga India tidak percaya bahwa peristiwa tersebut adalah murni kasus bunuh diri, melainkan pembunuhan.

Bagaimana media-media di India memberitakan peristiwa ini pun jadi salah satu hal yang bikin tepok jidat. Hal yang baru dan isunya diangkat dengan berlebihan dan akhirnya berakibat fatal.

Hal yang melegakan dalam episode ini adalah ditemukannya petunjuk melalui buku diari. Melalui buku diari tersebut, jalan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, mulai terungkap. Pertanyaan: pembunuhan atau bunuh diri, mulai menemukan jawabannya.

Episode ketiga, cerita lebih banyak menyorot apa yang terjadi pada Lalit, anggota keluarga Bhatia yang juga tewas dalam peristiwa ini. Rangkaian peristiwa masa lalu yang terjadi pada Lalit, ternyata punya andil dalam terjadinya peristiwa tragis yang menimpa sebelas anggota keluarga Bhatia.

Lalu, dari tiga episode House Of Secrets: The Burari Deaths tersebut, hal apa saja yang paling disorot?

(((Tulisan berikut mengandung spoiler. Berhenti baca di sini kalau Anda tidak nyaman dengan itu.)))

#1 Ritual berujung petaka

Ditemukannya buku harian sebagai petunjuk untuk mengungkap kasus ini, menghadirkan fakta mencengangkan terkait adanya ritual di balik peristiwa kematian keluarga Bhatia. Hal tersebut semakin dikuatkan dengan ditemukannya bukti-bukti lain yang menunjukkan adanya ritual pada malam sebelum kejadian.

Pihak kepolisian menyebut ritual tersebut sebagai bagian dari Badh Pooja (sumber lain menyebutnya Badh Tapasya). Sebuah kepercayaan yang berhubungan dengan pohon beringin yang akarnya menggantung di dahan pohon. Hal tersebut selaras dengan posisi mayat yang tergantung “rapi” di kisi-kisi langit rumah. Persis seperti akar pohon yang menggantung di dahan.

Ritual ini sendiri dipercaya untuk membantu pertobatan atas kesalahan. Dari sini bisa ditarik kesimpulan bahwa awalnya mereka tidak berniat bunuh diri, melainkan hanya melakukan ritual. Namun sayangnya, tidak berjalan sesuai dengan rencana.

#2 Peran media: tebar isu dan ilmu cocoklogi.

Sebagaimana yang saya tuliskan di atas, sejak awal kasus ini menyebar, media-media di India sudah saling berlomba untuk menjadi yang pertama mengabarkan. Sayangnya, apa yang dikabarkan tidak selalu berupa fakta, ada hoaks dan ilmu cocoklogi di dalamya. Salah satunya terkait angka sebelas.

Berbagai macam hal yang kebetulan berjumlah sebelas, dikaitkan dengan peristiwa ini. Salah satunya adalah jumlah pipa dan posisinya. Pipa berjumlah sebelas dengan posisi tujuh menghadap ke bawah dan empat lainnya dengan posisi lurus, dianggap ada hubungannya dengan mayat yang berjumlah tujuh perempuan dan empat laki-laki.

Selain itu, media-media India lebih tertarik menghadirkan kabar yang sensasional dibanding mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Rumor bahwa ada peran seorang tantrik atau guru spritual di balik peristiwa tersebut, membuat seorang perempuan pada akhirnya harus ditahan pihak kepolisian. Meski tidak terbukti bersalah, pada kenyataannya perempuan tersebut sudah mengalami ketidakadilan yang juga berdampak pada keluarganya.

#3 Masalah kesehatan mental jadi penyebab utama

Sudah sering muncul di berbagai media tentang orang-orang yang melakukan hal-hal aneh atau perbuatan kriminal karena adanya bisikan gaib. Nah, hal inilah yang juga menjadi salah satu alasan atas terjadinya peristiwa tragis pada keluarga Bhatia.

Lalit, anak bungsu laki-laki, sekaligus pengganti peran kepala keluarga setelah sang ayah meninggal, pernah mengalami peristiwa traumatik pada masa lalunya. Peristiwa tersebut nyatanya bukan hanya menyerang fisik Lalit, tetapi juga mentalnya.

Pada saat itu, dokter sendiri sudah menyarankan agar Lalit sebaiknya dibawa ke psikiater. Namun, pihak keluarga menolak. Sebagaimana yang kita tahu, perihal kesehatan mental memang masih menjadi satu hal yang tabu untuk dibicarakan. Stigma bahwa hanya “orang gila” yang berkunjung ke psikiater membuat orang-orang di sekitar Lalit abai pada kesehatan mental Lalit.

Sebelas tahun Lalit hidup dalam kerajaan yang dia ciptakan sendiri. Memberi petunjuk untuk melakukan ritual dan hal lainnya seolah-olah hal tersebut adalah perintah dari sang ayah yang sudah meninggal.

Lalit kerap merasa mendaku dirinya “kesurupan” dan pernah “bisu”. Momen ketika Lalit kembali berbicara pun, lebih dianggap berhubungan dengan hal mistis dan ada yang seolah berbisik padanya dibanding merasa ada yang aneh pada psikologis Lalit. Tentu saja, ini karena tidak ada yang peka pada kesehatan mental. Berdasarkan kesimpulan beberapa ahli, Lalit mengalami psikosis.

Meskipun saya bukan penyuka genre horor dan thriller, bagi saya film dokumenter ini memang sangat menarik untuk ditonton. Awalnya sekadar penasaran, pada akhirnya malah merasa sedih dan diajak untuk lebih peka pada diri sendiri dan lingkungan sekitar. Bahwa merasa ada bisikan gaib karena gangguan mental itu nyata adanya.

Film dokumenter ini memang tidak menampilkan secara utuh kondisi para mayat, tetapi kesan horornya tetap terasa. Potongan foto dan video asli bertebaran sepanjang alur film. Yang juga menarik adalah bagaimana sebagian isi buku diari dibacakan. Bikin merinding sekaligus terkejut.

Meski pada akhirnya pihak kepolisian menetapkan peristiwa ini sebagai accidental death, tetapi rasanya tetap ada yang belum selesai. Masih ada pertanyaan yang belum terjawab, bahkan mungkin tidak akan pernah terjawab.

Sumber Gambar: YouTube Netflix India

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Oktober 2021 oleh

Tags: Burari DeathsGantung DiriIndia
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

Mahesh Babu, Artis India yang Semestinya Digandrungi Orang Indonesia terminal Mojok

Mahesh Babu, Artis India yang Semestinya Digandrungi Orang Indonesia

22 Desember 2021
5 Hal yang Perlu Kamu Siapkan jika Hendak Jalan-jalan ke India biar Nggak Kaget terminal mojok

5 Hal yang Perlu Kamu Antisipasi jika Hendak Jalan-jalan ke India biar Nggak Kaget

20 September 2021
Meski Dipandang Rendah, Ini 5 Alasan India Menarik untuk Dikunjungi Terminal Mojok

Meski Dipandang Rendah, Ini 5 Alasan India Menarik untuk Dikunjungi

7 Agustus 2022
Ma’ruf Amin Mau Ajarkan India Soal Toleransi, Itu Ahmadiyah Apa Kabarnya Pak?

Ma’ruf Amin Mau Ajarkan India Soal Toleransi, Itu Ahmadiyah Apa Kabarnya Pak?

6 Maret 2020
yang kupelajari setelah ratusan jam menonton sinetron india di antv mojok.co

Setelah Ratusan Jam Nonton Sinetron India, Ada 5 Hal yang Baru Aku Tahu

5 September 2020
Sisi Positif India: Gudang Ilmuwan dan Tutor Terbaik di Dunia Maya

Sisi Positif India: Gudang Ilmuwan dan Tutor Terbaik di Dunia Maya

28 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

Pengendara Mobil Nggak Usah Ikut-ikutan Lewat Jalan Tikus, Kalian Nggak Diajak!

31 Januari 2026
4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.