Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

3 Hal Menyebalkan yang Sering Muncul Saat Tubir di Twitter dan Bikin Diskusi Jadi Nggak Seru

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
17 Agustus 2021
A A
Fitur Story Twitter Sebaiknya Nggak Usah Ada, Terkesan Ikut-ikutan Banget terminal mojok.co

Fitur Story Twitter Sebaiknya Nggak Usah Ada, Terkesan Ikut-ikutan Banget terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saat kali pertama dirilis secara resmi pada 2007, Twitter punya misi agar setiap orang bisa menciptakan sekaligus berbagi informasi tanpa hambatan. Namun, dalam prosesnya—dengan atau tanpa dugaan sebelumnya—Twitter menjelma menjadi salah satu media sosial penghasil tubir yang cukup populer untuk pembahasan apa pun. Mulai dari Korea, repost konten yang viral, sampai unjuk intelektualitas dalam forum tubir di Twitter.

Momen tubir yang hampir selalu tersaji di Twitter membuka diskusi dan wawasan yang cukup mendalam. Bahkan, nggak jarang, para ahli dengan akun centang biru alias sudah verifikasi, turun tangan untuk memberi insight baru yang sebelumnya belum diketahui khalayak. Ada kalanya tubir di Twitter berujung nggak menarik. Lantaran, segelintir orang sering kali malah lebih dominan sekaligus didengar, alih-alih berdiskusi secara terbuka. Istilah JakSel-nya, sih, brainstorming.

Dalam hal ini, di satu sisi, misi Twitter menjadikan setiap orang bisa berbagi informasi sudah tercapai. Namun, di sisi yang lain, juga menemui hambatan. Lantaran adanya beberapa persoalan yang muncul di luar dugaan. Ya, namanya juga berkomunikasi antarmanusia melalui perantara suatu media.

Tentu saja, kendala atau salah kaprah menjadi sesuatu yang lumrah terjadi saat berkomunikasi. Sebagian di antaranya, bahkan terbilang ngehek. Membikin proses brainstorming, saling berbagi informasi melalui segala tubir di Twitter, terhambat oleh hal-hal yang sebetulnya bisa diminimalisir sejak dini.

Berdasarkan pengamatan secara digital dan empiris, ada tiga hal ngehek yang sering muncul saat ada tubir di Twitter dan membuat diskusi menarik hanya menjadi suatu paradoks: muter di situ-situ saja sekaligus jalan di tempat. Nggak ada titik temu.

#1 Pernyataan, “Semuanya kembali ke pribadi masing-masing,” atau “Tergantung orangnya”

Sejak zaman sekolah sampai kuliah, khususnya ketika melakukan presentasi lengkap dengan sesi tanya-jawab, apa pun materi diskusinya, pernyataan, “Semua kembali ke pribadi masing-masing” atau “tergantung orangnya” sangat sering digunakan ketika bingung harus menjawab apa dan sudah mentok.

Ya, nggak sepenuhnya salah, sih. Namun, ketika berdiskusi, brainstorming, atau tubir di media sosial, kalimat tersebut malah sangat rancu. Iya, memang segala sesuatunya nggak bisa digeneralisir begitu saja. Lantas, apakah ada solusi agar “Pribadi masing-masing” bisa dengan teratur mengikuti suatu pakem tertentu.

Kalau ujung-ujungnya kembali ke pribadi masing-masing, konsekuensinya nggak akan ada titik temu. Sebab, apa pun gagasan yang diajukan, akan berakhir dengan refleksi, kontemplasi, mikir sendiri. Terus, ngapain tubir dengan tameng berdiskusi?

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Akun Affiliate yang Jualan Numpang Tragedi Itu Biadab, dan Semoga Nggak Laku!

#2 Menelusuri tab likes dan mencari-cari konten bokep

Entah siapa yang memulai. Namun, menelusuri tab likes ketika ada tubir di Twitter adalah hal yang agak nganu. Konsep agree to disagree sangat tidak cocok dengan situasi seperti ini. Apalagi jika ditemukan konten bokep yang di-likes oleh seseorang yang punya pendapat berbeda.

Ya, gimana ya. Boleh jadi, seseorang punya sudut pandang lain dalam memahami suatu peristiwa. Bukan berarti harus berujung dengan menelanjangi tab likes-nya dan menjadikannya bahan olokan, dong? Emosi nggak perlu sampai meradang, sekalipun berbeda sudut pandang saat diskusi atau berbagi informasi secara online, Bung.

Saat ini, praktik ini seakan lumrah dipraktikan saat ada tubir di Twitter. Dan akan dialami oleh seseorang yang punya sudut pandang berbeda. Apa seseorang yang membedah tab likes orang lain juga sama bingungnya dalam merespons opini, sampai-sampai harus menyerang hal lain?

#3 Doxing dan menyerang personal

Untuk yang belum tahu, doxing adalah suatu tindakan menyebarkan informasi seseorang atau sekelompok orang kepada publik. Nomor hape disebar atau diserahkan kepada orang lain tanpa seizin pemiliknya saja sudah membikin seseorang mangkel setengah mampus. Lha, ini informasi apa pun, main disebar gitu aja kepada publik.

Tentu saja hal ini sangat berpotensi mengganggu privasi dan melahirkan konflik. Celakanya, hal ini seakan menjadi sesuatu yang biasa dilakukan saat ada diskusi sampai tubir di Twitter—tanpa memikirkan efek yang akan muncul setelahnya.

Rasanya memang cukup sulit. Hidup di negara yang menuntut untuk menjaga privasi sekaligus data milik pribadi. Namun, pada waktu yang bersamaan, data tersebut mudah tersebar karena disepelekan. Bagaimana bisa fotokopi Kartu Keluarga bisa tersebar luas dan diterima oleh para penjual di pinggir jalan? Susah memang hidup di Gotham City.

BACA JUGA Hilangnya Fleet Membuat Saya sebagai Pengguna Setia Twitter Wajib Merasa Bahagia dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: doxxingPojok Tubir TerminaltubirTwitter
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

selebgram pindah ke twitter

Ikutan Jadi Anak Twitter, Selebgram Alih Profesi Jadi Selebtwit

20 Juni 2019
teori konspirasi chemtrails teluuur mojok

Alasan Teori Konspirasi Chemtrails yang Didengungkan Teluuur Bisa Dipercaya dan Diterima Banyak Orang

11 Juli 2021
Takut Kepencet Like Twitter Ada 5 Cara Mengatasinya Terminal Mojok

Takut Kepencet Like Twitter? Ada 5 Cara Mengatasinya

12 Januari 2021
marjinal negri ngeri mojok

‘Negri Ngeri’ Adalah Gambaran Indonesia Saat Dihajar Pandemi

7 Juli 2021
kalrifikasi gofar hilman rekomendasi podcast, bkr brothers podcast mojok.co

Video Klarifikasi Gofar Hilman: Situ Mau Klarifikasi atau Membela Diri?

25 Juni 2021

McD x BTS Adalah Tamparan bagi Kampanye Pemerintah yang Hobi Nampang di Baliho dan UMKM

10 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

Liburan ke Jakarta Bikin Saya Makin Cinta Semarang dan Bersyukur Kuliah di Sana

19 Februari 2026
4 Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

Gudeg Jogja Pelan-Pelan Digeser oleh Warung Nasi Padang di Tanahnya Sendiri, Sebuah Kekalahan yang Menyedihkan

18 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.