Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

3 Rekomendasi Film Indonesia yang Relevan dengan Hiruk Pikuk Negara Saat Ini

Muhammad Syifa Zam Zami oleh Muhammad Syifa Zam Zami
3 September 2025
A A
3 Rekomendasi Film Indonesia yang Relevan dengan Hiruk Pikuk Negara Saat Ini Mojok.co

3 Rekomendasi Film Indonesia yang Relevan dengan Hiruk Pikuk Negara Saat Ini (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Film Indonesia di bawah ini bisa membantu masyarakat untuk lebih memahami situasi terkini.

Akhir-akhir ini, berita utama dipenuhi dengan pemandangan unjuk rasa yang membara di mana-mana. Mahasiswa turun ke jalan, buruh menyuarakan tuntutan, dan massa tumpah ruah menuntut reformasi. Gelombang demo besar bukan lagi hal yang asing, tapi sebuah realitas yang kita hadapi. 

ADVERTISEMENT

Di tengah semua ketegangan dan emosi ini, film bisa jadi lebih dari sekadar hiburan. Ia bisa menjadi cermin yang membuat kita merenung, memahami akar masalah. Kita bisa diajak melihat gambaran besar dari apa yang terjadi di luar sana.

Tulisan ini merekomendasikan 3 film Indonesia yang rasanya sangat relevan dengan kondisi negara saat ini. Ketiga film ini punya benang merah yang kuat dengan apa yang kita alami saat ini.

#1 Pengepungan di Bukit Duri yang mirip dengan peristiwa 1998

Film Joko Anwar yang rilis pada April 2025 ini menggambarkan masa depan yang menakutkan. Pengepungan di Bukit Duri berlatar belakang tahun 2027. Ceritanya, 16 tahun setelah kerusuhan besar yang mirip dengan tahun 1998, di mana rasisme terhadap etnis Tionghoa dinormalisasi. Ceritanya mengikuti Edwin (Morgan Oey), seorang guru yang mencari keponakannya, yang merupakan anak dari seorang korban pemerkosaan saat kerusuhan. Film ini menyoroti bagaimana kegagalan figur otoritas bisa membuat anak-anak kehilangan arah.

Relevansi film ini dengan demo yang berlangsung sekarang sangatlah jelas. Di tengah maraknya demo, seringkali muncul hoaks yang berupaya memecah belah, salah satunya dengan isu rasisme yang menyinggung etnis tertentu. Film ini adalah peringatan keras tentang bahaya perpecahan dan kegagalan sistem dalam melindungi warganya. Pengepungan di Bukit Duri menjadi refleksi nyata bahwa demo bukan hanya soal politik, tapi juga soal tumpukan masalah sosial yang menunggu untuk meledak.

#2 Istirahatlah Kata-kata, salah satu film Indonesia yang berani

Film yang disutradarai oleh Yosep Anggi Noen ini rilis pada 2016. Film ini adalah potret puitis yang intim dari kehidupan penyair dan aktivis Wiji Thukul yang hilang di era Orde Baru. Berbeda dari aksi massa, Istirahatlah Kata-kata justru fokus pada penderitaan individu, ketakutan, dan kesepian Thukul saat harus bersembunyi.

Film ini dianggap sebagai salah satu film terbaik 2016 karena pendekatannya yang berani. Alih-alih menampilkan adegan dramatis, film ini menggunakan dialog yang minim dan tempo yang lambat untuk mengupas sisi manusiawi seorang pejuang. Kisah ini terasa sangat relevan dengan salah satu tuntutan utama para demonstran: penyelesaian kasus pelanggaran HAM masa lalu dan jaminan kebebasan berekspresi. Istirahatlah Kata-kata mengajarkan kita bahwa setiap kata, setiap jeda, dan setiap keheningan dalam perjuangan memiliki makna yang mendalam.

Baca Juga:

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian, Lebih Fokus dan Bebas Pilih Film Sesuai Selera

Upin Ipin Serial TV yang Tampak Aman untuk Anak-Anak, tapi Aslinya Bisa Merusak kalau Ditonton Tanpa Dampingan Orang Dewasa

#3 Aum! Film yang serius sekaligus lucu

Film yang dibintangi Jefri Nichol dan Chicco Jerikho ini tayang pada 2021 lalu. Aum! adalah film yang berani karena mengusung genre mockumentary dengan format film dalam film. Ia menceritakan proses di balik layar sebuah film independen bertema reformasi yang mana para aktornya adalah aktivis palsu.

Relevansi film ini dengan demo yang terjadi sekarang tidak hanya sebatas semangat perlawanan, tetapi juga cara penyampaiannya. Para aktivis dalam film mendokumentasikan aksi layaknya para demonstran di era digital. Sekarang dapat dengan mudah kita saksikan para pendemo yang menyiarkannya aksinya lewat media sosial. Aum! menunjukkan bahwa keberanian bersuara, entah lewat film atau di jalanan adalah warisan yang harus terus dijaga, namun juga perlu disikapi secara kritis.

Itu tadi 3 film Indonesia yang bisa jadi bahan refleksi di tengah demo yang marak terjadi. Menonton film-film ini bukan sekadar mengisi waktu luang, tapi juga memberikan kita kesempatan untuk merenung dan lebih peka terhadap kondisi di sekitar. Mereka mengingatkan kita bahwa di balik setiap teriakan di jalanan, ada cerita panjang yang perlu dipahami. Jadi, selamat menonton dan semoga film-film ini bisa jadi teman diskusi yang berharga.

Penulis : Muhammad Syifa Zamzami
Editor : Kenia Intan

BACA JUGA Dilema Mantan Aktivis yang Kini Jadi PNS: Ingin Ikut Demo, tapi Takut Karier Terancam. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2025 oleh

Tags: Aum!DemodemonstranFilmfilm demoFilm IndonesiaIndonesiaIstirahatlah Kata-kataPengepungan di Bukit Duri
Muhammad Syifa Zam Zami

Muhammad Syifa Zam Zami

Penyuka warna biru.

ArtikelTerkait

Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti "Upin Ipin" di Malaysia Mojok.co

Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti “Upin Ipin” di Malaysia 

6 Maret 2025
40 Film Indonesia Favorit dalam Satu Dekade

40 Film Indonesia Favorit dalam Satu Dekade

19 Desember 2019
8 Rekomendasi Film Indonesia Orisinal Netflix dari Laga hingga Drama Terminal Mojok

8 Rekomendasi Film Indonesia Orisinal Netflix dari Laga hingga Drama

15 Januari 2022
Bedah Suzuki Fronx Versi Indonesia, India, dan Jepang: Duel 3 Negara, Siapa Paling Gahar?

Suzuki Fronx Versi Indonesia: Jauh Melampaui India, Negara yang Jadi “Anak Emas” Suzuki

17 Mei 2025
Honda Jazz Facelift Diluncurkan, Bakal Masuk Indonesia Nggak ya Terminal mojok

Honda Jazz Facelift Diluncurkan, Bakal Masuk Indonesia Nggak ya?

4 Februari 2023
Jokowi Cinematic Universe yang Saya Cintai dan Dinanti Kelanjutannya terminal mojok.co

Jokowi Cinematic Universe yang Saya Cintai dan Nantikan Kelanjutannya

31 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menguak cara kerja dan cuan jasa war tiket konser yang mencapai jutaan rupiah Mojok.co

Menguak cara kerja dan cuan jasa war tiket konser yang bisa mencapai jutaan rupiah

30 Juli 2026
Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

Dosen wajib S3 itu bagus, tapi akses beasiswanya bikin pengin istigfar

31 Juli 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park memang bukan tempat wisata termurah, tapi Jatim Park jelas adalah tempat wisata terbaik, paling worth it, dan masih affordable, kok

30 Juli 2026
4 Saran dari Warlok Jogja untuk Para Pendatang Biar Cepet Betah (Unsplash)

4 kebiasaan warga Jogja yang biasanya menular ke pendatang

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.