Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

3 Drama Korea Coming of Age, Teman Baru Melewati Transisi Usiamu

Maria Monasias Nataliani oleh Maria Monasias Nataliani
26 Februari 2022
A A
3 Drama Korea Coming of Age, Teman Baru Melewati Transisi Usiamu Terminal Mojok

3 Drama Korea Coming of Age, Teman Baru Melewati Transisi Usiamu (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Drama Korea genre coming of age? Apaan tuh?

Coming of Age menjadi salah satu genre yang mewarnai berbagai film dan series. Genre ini berfokus pada perkembangan sang karakter utama menjalani transisi dalam fase-fase kehidupan. Salah satu yang esensial dari coming of age adalah perkembangan karakter baik secara mental, emosional, maupun personal. Selain itu, biasanya jalan ceritanya lebih terpusat pada kedalaman karakter utama.

Nah, nggak jarang kita bisa relate dengan perjalanan karakternya karena satu dan lain hal. Bisa karena memiliki kesamaan visi dengan sang karakter, deretan masalah atau konflik yang mirip dan terasa dekat, ataupun berada pada fase kehidupan yang sama dengan sang tokoh.

Sesungguhnya jagat drama korea punya segudang drakor bergenre serupa. Namun jika boleh dikerucutkan untuk menggambarkan usia 20-an, 30-an, dan 40-an, barangkali 3 drakor berikut jawabannya.

#1 Hello My Twenties/Age of Youth

Sesuai judulnya, drakor ini pas banget buat menggambarkan kehidupan mahasiswi usia 20-an yang sedang semangat-semangatnya mengejar mimpi. Pada fase ini, masa depan terlihat begitu cerah, persahabatan dan romansa mewarnai, turut serta gesekan konflik dengan teman, orang tua, dan kekasih. Terkadang, kita sulit menempatkan diri dalam fase ini, pun sukar memahami orang lain akibat perbedaan kepribadian.

Age of Youth menceritakan kisah mahasiswi Korea yang kos di rumah yang sama (Shutterstock.com)

Drakor karya sutradara Lee Tae Gon dan Kim Sang Ho ini terbagi menjadi dua sekuel, Age of Youth 1 dan Age of Youth 2. Keduanya menceritakan sekumpulan mahasiswi dengan perbedaan kepribadian, latar belakang, jurusan, dan impian, yang tinggal bersama di sebuah rumah sewa.

Age of Youth 1 diisi dengan karakter-karakter menarik seperti Yoon Jin Myung (Han Ye Ri), Song Ji Won (Park Eun Bin), Jung Ye Eun (Han Seung Yeon), Kang Yi Na (Hwa Young), dan Yoon Eun Jae (Park Hye Soo). Sementara di sekuelnya, karakter Kang Yi Na diceritakan tidak tinggal lagi bersama mereka, dan digantikan oleh karakter baru, Jo Eun (Choi A Ra).

#2 Be Melodramatic

Usia 20-an terlewati. Sudah saatnya kita beranjak ke usia 30-an. Be Melodramatic menjadi drakor yang dapat mewakili pahit manisnya kehidupan di usia ini. Sutradara Lee Byung Hun secara cerdas mengemas cerita dengan gaya yang khas.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Jeon Yeo Bin berperan sebagai sutradara dalam drama Be Melodramatic (Unsplash.com)

Mengisahkan kehidupan tiga orang sahabat berusia 30-an, Lim Jin Joo (Chun Woo Hee) seorang penulis naskah drama, Lee Eun Jung (Jeon Yeo Bin) seorang sutradara dokumenter, dan Hwang Han Joo (Han Ji Eun) seorang ketua tim marketing produksi drakor.

Ketiganya punya ups and downs-nya masing-masing di usia 30-an. Jin Joo yang merasa stuck dan nggak berkembang. Eun Jung yang nggak bisa lepas dari kenangan masa lalu. Serta Ji Eun yang jadi ibu tunggal untuk anak semata wayangnya. Di usia inilah, optimis dan realistis seperti berjalan beriringan. Kegagalan nggak selalu pahit. Pencapaian nggak harus selalu fantastis.

#3 Thirty Nine

Meski masih on going, saya berniat banget merekomendasikan drakor satu ini. Berjudul Thirty Nine, drakor besutan sutradara Kim Sang Ho ini menceritakan kehidupan 3 sahabat berusia 39 tahun. Mereka adalah Cha Mi Jo (Son Ye Jin) seorang dermatolog, Jeong Chan Young (Jeon Mi Do) seorang guru akting, dan Jang Jo Hee (Kim Ji Hyun) seorang manager gerai kosmetik.

Thirty Nine tayang di Netflix, lho (Instagram Netflix Indonesia)

Ketiganya bersahabat sejak SMA, berbagi susah senang bersama. Meski belum berkomitmen dalam ikatan pernikahan, ketiganya masih menjalin hubungan baik dengan kawan dan keluarga. Ketiganya sering kali makan malam bersama selepas kerja. Pun menikmati kehidupan dengan hobinya masing-masing.

Di usia inilah, digambarkan kehidupan 3 wanita single independen dengan masalahnya masing-masing. Pun bagaimana society menaruh harapan “cepat ketemu jodoh” pada mereka dan hubungan interpersonal complicated lainnya. Perkembangan dinamika tiga karakter utamanya sungguh layak buat diikuti.

Nah, itu tadi 3 drama Korea coming of age yang saya rasa bisa menggambarkan kehidupan di fase 20-an, 30-an, dan 40-an. Meski nggak sama plek ketiplek dengan kehidupan kebanyakan orang, tetap saja penonton akan mendapatkan insight baru dan kedekatan dengan ceritanya. Apalagi kalau kalian nonton di usia yang nggak jauh dari usia karakternya. Btw, merasa relate sama drakor yang mana, nih?

Penulis: Maria Monasias Nataliani
Editor: Intan Ekapratiwi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Februari 2022 oleh

Tags: coming of agedrama korea
Maria Monasias Nataliani

Maria Monasias Nataliani

Part-time writer. Full-time doctor. Menggemari Haruki Murakami, Park Chan Wook, dan iced-Americano.

ArtikelTerkait

the world of the married episode 1 review resensi sinopsis komentar akan ditayangkan trans tv internet viu link streaming sinopsis polemik kontroversi kpi mojok

The World of the Married Episode 1: Sinopsis dan Komentar

13 Mei 2020
rekomendasi 15 drama korea terbaik sepanjang masa mojok.co

Rekomendasi 15 Drama Korea Terbaik Sepanjang Masa

12 Juni 2020
Mempertegas Identitas Melalui Bahasa dengan Belajar pada Para Tokoh di Drama Korea Vincenzo

Cara Kelihatan Keren di Tongkrongan ala Para Tokoh di Drama Korea ‘Vincenzo’

19 April 2021
Little Women, Memikat Sejak Dua Episode Pertama Terminal Mojok

Little Women, Memikat Sejak Dua Episode Pertama

5 September 2022
Mengangkat Kisah Unik Malaikat Maut Penyelamat Nyawa, Ini 4 Alasan Drama Korea Tomorrow Wajib Ditonton Terminal Mojok

Mengangkat Kisah Unik Malaikat Maut Penyelamat Nyawa, Ini 4 Alasan Drama Korea Tomorrow Wajib Ditonton

20 April 2022
5 Manfaat Kecanduan Drakor yang Tak Perlu Diperdebatkan terminal mojok

5 Manfaat Kecanduan Drakor yang Tak Perlu Diperdebatkan

1 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh Mojok.co

Rangka Ringkih Honda Vario 160 “Membunuh” Performa Mesin yang Ampuh

4 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.