Informasi
ADVERTISEMENT

3 dosa ATM Indomaret dan Alfamart yang sudah terlalu sering kita maklumi, padahal bikin nggak nyaman

3 dosa ATM Indomaret dan Alfamart yang sudah terlalu sering kita maklumi, padahal bikin nggak nyaman Mojok.co

Kita sebenarnya patut bersyukur dengan adanya mesin ATM di mana-mana, nggak hanya di kompleks Bank saja. Hal ini memudahkan sekali bagi kita yang ingin bertransaksi via ATM di manapun dan kapanpun. Entah itu setor atau ambil uang, atau untuk transaksi lainnya kalau nggak punya aplikasi perbankan di HP.

Salah satu contohnya adalah keberadaan ATM di Indomaret dan Alfamart. Adanya ATM di sana membuat kita semakin termudahkan. Misal, ketika belanja di Indomaret lalu ternyata uangnya kurang, kita tinggal melipir sebentar ke ATM untuk ambil uang. Kita bisa belanja dan ambil uang di satu tempat saja. Hemat tenaga, dan hemat biaya parkir.

Sayangnya, ATM di Indomaret dan Alfamart bukan tanpa cela, juga nggak bebas “dosa”. Ada kasus atau situasi di mana ATM di jaringan minimarket macam ini malah bikin kita jengkel. Penyebabnya beragam, mulai dari mesin ATM yang sering rusak, antrean yang kerap mengular, masalah privasi, hingga layout ATM yang nggak nyaman.

#1 Hanya ada satu mesin yang membuat antreannya kerap mengular

Mesin-mesin ATM yang ada di tiap Indomaret dan Alfamart biasanya hanya satu saja. Beberapa mesin ATM-nya memang ATM bersama, tapi selebihnya hanya dari satu bank. Kalaupun ada yang lebih dari satu mesin, mentoknya ya dua mesin. Ini mungkin terlihat cukup, tapi sebenarnya sangat berisiko kalau lagi ramai.

Sebagai orang yang sering pakai mesin ATM Indomaret, saya sering menjumpai antrean yang mengular karenanya. Di Indomaret dekat rumah, ada dua mesin ATM. Satu dari BCA, satunya lagi Bank Syariah. Sebenarnya itu cukup. Tapi, di waktu-waktu tertentu, misalnya di akhir pekan atau menjelang Lebaran, pasti ada antrean yang cukup panjang. Bahkan nggak jarang antreannya sampai mengganggu antrean orang yang akan membayar belanjaan di kasir.

Kejadian ini memang nggak setiap hari. Tapi. bagi orang yang tinggal di lokasi yang jumlah ATM BCA-nya nggak terlalu banyak, tetap saja bikin jengkel.

#2 Tata letak ATM Indomaret dan Alfamart yang terlalu sempit dengan rak barang, bikin nggak nyaman

Masih dari Indomaret di dekat rumah, dua mesin ATM yang ada di sana nggak hanya memicu antrean yang mengular. Kedua mesin ATM itu juga bikin space-nya makin sempit. Masalahnya, Indomaret dekat rumah itu tergolong Indomaret kecil, bukan tipe Indomaret Point yang luas. Jadi kalau lagi agak ramai, ya pasti akan nggak nyaman.

Situasi ini diperparah dengan tata letak kedua ATM yang terlalu dekat. Kedua mesin ini letaknya bersebelahan, bagian kiri setelah pintu masuk. Keduanya diapit oleh chest freezer es krim di kedua sisi. Dua meter di depannya ada rak display produk-produk promo Indomaret. Jadi bayangkan saja kalau Indomaret lagi ramai, ya bakal senggolan sama orang-orang belanja atau anak kecil milih es krim.

Sebenarnya saya bisa saja pindah ke Alfamart yang berjarak hampir 2 kilometer lebih jauh. Di sana ada mesin ATM BCA juga. Tapi situasinya juga hampir sama. Ukuran Alfamart-nya kecil, tata letaknya juga sama-sama diapit oleh chest freezer es krim dan rak roti-rotian. Di depannya juga sama ada rak produk yang sedang promo. Sama-sama nggak nyaman.

Selain nggak nyaman, mesin ATM yang ada di Indomaret atau Alfamart ini kayak nggak mengenal privasi. Setiap mau ambil/setor uang di sana rasanya selalu waswas, takut ada yang mengintip. Kalau sepi sih, oke-oke saja, tapi kalau rame? Ini yang kerap jadi masalah.

#3 Nggak ada solusi cepat ketika mesin tiba-tiba bermasalah atau rusak

Inilah bedanya mesin ATM yang ada di kompleks bank dengan mesin ATM yang ada di Indomaret atau Alfamart. Selain soal jumlah mesin (di kompleks bank biasanya lebih banyak), soal performa mesin juga jadi soal. Kalau mesin ATM di kompleks bank tiba-tiba bermasalah atau rusak, atau kalau kartu ATM kita tertelan, kita bisa langsung minta tolong ke satpam bank. Mereka akan langsung memberi solusi, sehingga kita nggak perlu khawatir.

Akan tetapi, kalau mesin ATM di Indomaret atau Alfamart tiba-tiba rusak, atau kalau kartu ATM kita tertelan, kita jelas bingung mau gimana. Mau minta tolong ke kasir juga nggak bisa, lha wong itu bukan tugas mereka. Kasir hanya bisa menghubungi pihak Bank kalau mesin ATM di sana rusak. Lalu kalau kartu ATM kita tertelan, kasir pasti menyuruh kita untuk mengurusnya ke bank, dan belum tentu bisa kembali hari itu juga. Repot, kan?

Itulah 3 “dosa” utama atau nggak enaknya mesin ATM di dalam Indomaret dan Alfamart. Sebenarnya ini bukan hal yang serius banget, dan dosanya pun bukan dosa yang besar banget. Hanya saja, saya atau kita sebagai nasabah cum konsumen jadi sering berada di situasi yang nggak nyaman. No big deal juga sebenarnya, tapi kalau ada solusi konkretnya pasti akan lebih bagus.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 4 Aturan Tidak Tertulis ATM Indomaret yang Harusnya Dituliskan Saja karena Banyak Orang Nggak Peka.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya

Terakhir diperbarui pada 18 September 2026 oleh .

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.