Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

3 Ciri Pentol Surabaya Enak yang Perlu Kamu Ketahui biar Nggak Salah Beli

Anisah Meidayanti oleh Anisah Meidayanti
3 September 2024
A A
3 Ciri Pentol Surabaya Enak yang Perlu Kamu Ketahui

3 Ciri Pentol Surabaya Enak yang Perlu Kamu Ketahui biar Nggak Salah Beli (Satelit BM via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Jajanan Surabaya yang masuk dalam top of mind dan mudah ditemukan adalah pentol. Makanan berkonsep layaknya bakso tapi tanpa kuah ini sering jadi andalan bagi warga Surabaya atau masyarakat perantauan yang ingin ngemil sekaligus merasa kenyang. Dikemas sederhana menggunakan plastik bening dengan bagian ujung plastik yang diikat membuat pentol tak kalah dari makanan kekinian yang ready to eat.

Hampir di setiap sudut Surabaya ada pedagang pentol. Mudah sekali menemukan mereka saat tengah berkendara atau jalan kaki di jalanan Surabaya. Bahkan nggak perlu mengakses jalan raya besar, di pinggir jalan perkampungan saja kita bisa menemukan pedagang pentol.  

Ada beberapa pedagang pentol di Surabaya yang sudah terkenal ataupun sering lewat di FYP TikTok. Misalnya pentol Cempaka, pentol Budi Mulya, pentol Gila, hingga pentol Darurat. Tapi bukan perarti pedagang pentol lainnya nggak layak dicoba, ya. Kalau kamu bertemu pedagang pentol di pinggir jalan Surabaya dengan ciri-ciri di bawah ini, dipastikan pentol yang dijual enak.

#1 Menyediakan bumbu saus kacang

Selain bumbu saus merah PDIP, bumbu saus kacang menjadi alternatif saus yang menambah khazanah topping pentol Surabaya. Biasanya pedagang pentol dengan saus kacang ini sengaja menulis di gerobaknya sebagai salah satu unique selling point-nya. Kalaupun nggak ada tulisan tersebut, sebelum bungkus pentol diberikan kepada pembeli mereka akan menawarkan, “Pakai saus kacang nggak?”

Kehadiran saus kacang ini menambah rasa gurih pada pentol. Apalagi kalau saus kacangnya tipe kasar. Setelah dibumbui saus kacang, pedagang akan menuangkan kecap. Kamu bisa mencampur saus kacang dengan saus tomat merah dan sambal. Kalau buat saya pribadi perpaduan saus kacang, kecap, dan sambal adalah kombinasi yang top.

#2 Pentol Surabaya yang enak ada pentol kasar dan halus

Tak seperti cilok yang hanya terbuat dari tepung tapioka, salah satu keunggulan pentol adalah campuran daging dalam adonannya. Ada dua jenis pentol berdasarkan adonannya, yakni pentol halus dan pentol kasar.

Pentol halus penampilannya lebih rapi layaknya cilok. Sebab, adonannya lebih dominan tepung daripada daging. Sementara pentol kasar rupanya agak berantakan dan teksturnya lebih kasar. Biasanya hal itu disebabkan pedagang mencampurkan berbagai bagian daging sapi ke dalam adonan seperti urat. Beberapa pedagang pentol Surabaya rela membuat dua jenis pentol ini untuk menunjukkan betapa variatifnya dagangan pentol yang mereka jual.

#3 Ada gorengannya

Di Surabaya, nggak semua pedagang pentol menyediakan gorengan. Pedagang pentol yang menyediakan gorengan biasanya menempatkan gorengan pada wadah atau area khusus.  Untuk gorengan sendiri yang paling umum ditemukan adalah gorengan berbentuk pangsit atau kembang (bunga).

Baca Juga:

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

Nyatanya gorengan ada beberapa bentuk, ada yang berbentuk panjang dan bulat. Terkhusus yang berbentuk bulat, gorengan ini nggak diselimuti dengan kulit pangsit seperti gorengan kembang atau gorengan panjang. Gorengan bulat biasanya terbuat dari campuran sayur, mie, dan tepung tapioka. Teksturnya keras di luar tapi kenyal di dalam. Gorengan ini memperkaya tekstur pentol yang kenyal dan didominasi sajian rebusan.

Kalau kalian menemukan tiga ciri pentol di atas pada pedagang pentol yang berada di pinggir jalan Surabaya, percayalah penghasilan mereka jauh lebih tinggi daripada UMR Jogja. Hehehe. Soalnya pentolnya beneran enak, jadi laris manis~

Penulis: Anisah Meidayanti
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Rekomendasi Jajan Pentol Surabaya yang Hautjek!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 September 2024 oleh

Tags: kuliner surabayapedagang pentolpentolpentol surabayaSurabaya
Anisah Meidayanti

Anisah Meidayanti

Mbak-Mbak Pekerja WFA yang Suka Menulis Pengalaman Perjalanannya. Tapi juga Menaruh Perhatian Pada Isu Lingkungan, Gender dan Kesehatan Mental

ArtikelTerkait

Surabaya

Panasnya Surabaya Tak Hanya Bikin Gerah, tapi Juga Memberi Hikmah

24 Desember 2021

6 Rekomendasi Kuliner Ngetop di Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya

23 April 2022
5 Kuliner Ekstrem yang Bisa Dijumpai di Surabaya Terminal Mojok

5 Kuliner Ekstrem yang Bisa Dijumpai di Surabaya

10 Juli 2022
5 Lampu APILL di Surabaya yang Durasinya Ora Umum Terminal Mojok

5 Lampu APILL di Surabaya yang Durasinya Ora Umum

24 Januari 2022
Layanan Adminduk Ribet dan Cuma Bikin Kecewa: Jember Harusnya Belajar dari Surabaya

Layanan Adminduk Ribet dan Cuma Bikin Kecewa: Jember Harusnya Belajar dari Surabaya

12 April 2024
Fakta Menarik di Balik Macetnya Surabaya (Unsplash)

Fakta Menarik di Balik Macetnya Kota Surabaya, Kota ke-2 Paling Tertib Lalu-lintas di Indonesia

2 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata
  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.