Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

3 Barang dan Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Instagram, Salah Satunya Jasa Detektif Kasus Perselingkuhan

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
17 Juni 2025
A A
3 Barang dan Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Instagram, Salah Satunya Jasa Detektif Kasus Perselingkuhan

3 Barang dan Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Instagram, Salah Satunya Jasa Detektif Kasus Perselingkuhan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Di awal kemunculannya dulu, publik mengenal Instagram sebagai tempat pamer foto, baik yang sifatnya personal atau suatu karya komersil. Namun seiring waktu, platform ini menjelma jadi lapak jualan yang jangkauannya terbilang luas. Bahkan beberapa di antaranya menawarkan barang atau jasa yang kadang bikin netizen mengernyitkan dahi, termasuk saya.

Siapa sangka, di antara unggahan yang dipenuhi iklan produk mainstream, terselip beberapa penawaran yang di luar nalar. Sebelum menemukannya sendiri, saya tidak pernah duga bakal ada yang menjualnya di Instagram. Setidaknya hingga saat ini, ada tiga barang atau jasa yang dijajakan via Instagram, sukses bikin saya melongo.

#1 Dari sampah jadi cuan, kini barang bekas lawas dijual lewat Instagram

Siapa sangka benda-benda yang dulunya mungkin menumpuk di gudang, kini justru jadi dagangan di Instagram. Fenomena ini muncul dari ide para penjual yang menyasar pasar milenial dan generasi di atasnya dengan dalih nostalgia. Barang-barang lawas yang sekilas mirip rongsokan ini ditempeli embel-embel vintage atau antik supaya secara instan mendongkrak harganya berkali-kali lipat.

Para penjual ini juga sangat lihai dalam menggunakan bahasa persuasif. Seonggok piringan hitam tua bukan lagi sekadar barang bekas, tapi dikatakan sebagai sebuah potongan sejarah musik. Contoh lain, sebuah kamera analog usang disebut alat untuk menangkap momen dengan nuansa beda. Melalui narasi yang menyentuh emosi, barang bekas itu lantas bertemu pemilik barunya. Katanya, nilai ekonomi memang tak seberapa, tapi nilai kenangan yang tersimpan adalah tak terhingga.

#2 Jasa detektif yang membantu bongkar kasus khusus perselingkuhan

Maraknya kasus perselingkuhan, baik dari kalangan artis hingga masyarakat awam yang wara-wiri di media sosial, tak ayal membuat banyak orang jadi lebih curiga terhadap pasangannya. Peristiwa ini kemudian memicu munculnya sebuah jasa yang mungkin terdengar kontroversial, tetapi nyatanya banyak dicari. Apalagi kalau bukan jasa detektif spesifik kasus perselingkuhan di Instagram.

Terlepas dari perdebatan etika, jasa ini bisa jadi sangat membantu mereka yang membutuhkan bukti tak terbantahkan untuk persidangan. Pasalnya, dalam kasus perceraian atau tuntutan lain terkait perselingkuhan, pihak penggugat yang menyatakan dalil memang wajib menyertakan bukti kuat.

Sementara itu, pelaku perselingkuhan kini semakin pintar dan kreatif. Mereka bahkan memanfaatkan berbagai celah digital seperti berkomunikasi melalui aplikasi ojek online atau marketplace yang tak terpikir sebelumnya. Di sinilah peran detektif cinta menjadi krusial lantaran piawai mengumpulkan jejak-jejak digital maupun fisik yang sulit dijangkau awam.

#3 Curhat pribadi dijadikan konten publik, jasa aneh tapi laris di Instagram

Menjamurnya jasa curhat yang diunggah ke publik ini sebenarnya sudah ada beberapa tahun silam di Instagram. Awalnya, mungkin cuma iseng atau memang tulus ingin membantu. Konon, di masa awal, curhatan yang masuk akan diunggah secara gratis. Tak disangka, ide ini mendapat animo luar biasa dari warganet.

Baca Juga:

4 Hal yang Sebaiknya Instagram Lakukan daripada Hapus Fitur Archive

Dilema Lucu Content Creator: Cari Uang dari Mengajar Orang Menghasilkan Uang

Kolom komentar jadi ramai. Ada yang memberi saran dan menghibur, ada pula yang malah mencerca atau adu nasib. Tingginya lalu lintas akun yang bersangkutan lalu membawa berkah bagi pemilik akun berupa jasa pasang iklan berbayar.

Seiring popularitas, jasa curhat ini mulai mengenakan tarif. Besarnya bervariasi, tergantung apakah ingin curhatan diposting secara reguler atau butuh tanggapan yang lebih cepat dengan alasan uang lelah admin.

Ironisnya, tak jarang, pemilik akun yang memberikan solusi tidak memiliki kapasitas atau latar belakang sebagai konselor, psikolog, atau psikiater. Namun yang terparah adalah kebebasan netizen dalam berpendapat karena justru sering kali memperkeruh keadaan.

Instagram memang terus berevolusi. Bukan lagi sekadar tempat berbagi foto, melainkan arena jual beli. Tren ini membuktikan bahwa di era digital, segalanya mungkin untuk diperjualbelikan. Ini merupakan cerminan dinamika pasar dan kebutuhan manusia yang tidak akan pernah terpuaskan.

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 7 Barang yang Tidak Pernah Saya Sangka Bisa Dibeli di MR DIY, Salah Satunya Pakaian Hewan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2025 oleh

Tags: instagram
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

8 Fitur Rahasia Instagram yang Jarang Diketahui Orang

8 Fitur Rahasia Instagram yang Jarang Diketahui Orang

28 November 2022
Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private terminal mojok.co

Hal yang Menguntungkan Ketika Menggunakan Fitur Instagram Private

15 Desember 2020
Misteri Fake Account yang Sering Muncul di Daftar Viewer Instastory

Membongkar Identitas Fake Account yang Sering Intip Instastory

16 Januari 2023
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab dalam Silaturahmi

7 Mei 2020
4 Hal yang Sebaiknya Instagram Lakukan daripada Hapus Fitur Archive Mojok.co

4 Hal yang Sebaiknya Instagram Lakukan daripada Hapus Fitur Archive

27 September 2024
Suneo Honekawa Adalah Representasi Sesungguhnya Orang-orang Menyebalkan di Instagram terminal mojok

Suneo Honekawa Adalah Representasi Sesungguhnya dari Orang-orang Menyebalkan di Instagram

11 September 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Gudeg Jogja yang Rasanya Enak dan Cocok di Lidah Wisatawan

Gudeg Jogja Pelan-Pelan Digeser oleh Warung Nasi Padang di Tanahnya Sendiri, Sebuah Kekalahan yang Menyedihkan

18 Februari 2026
5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu Mojok.co

5 Masjid Unik Jogja yang Patut Dikunjungi biar Nggak ke Masjid Jogokariyan Melulu

15 Februari 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Honda Brio, Korban Pabrikan Honda yang Agak Pelit (Unsplash)

Ketika Honda Pelit, Tidak Ada Pilihan Lain Selain Upgrade Sendiri karena Honda Brio Memang Layak Diperjuangkan Jadi Lebih Nyaman

16 Februari 2026
Alas Purwo Banyuwangi Itu Nggak Semenyeramkan Itu kok, Kalian Aja yang Lebay alas roban

Alas Roban Terkenal Angker, tapi Alas Purwo Lebih Misterius dan Mencekam

19 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.