MOJOK.CO Beberapa negara sudah menerapkan 5G untuk kepentingan koneksi. Pabrikan ponsel pun tidak ketinggalan merespons dengan merilis hape 5G.

Perkembangan dunia yang begitu cepat memaksa koneksi internet yang lebih cepat. Kecepatan tidak lagi diukur dengan satuan mega per detik, namun giga. Dengan ini, negara-negara di dunia harus segera menerapkan teknologi 5G di wilayah mereka.

Beberapa negara sudah menerapkan 5G, dan pabrikan smartphone pun tidak mau melewatkan kesempatan ini. Samsung, Oppo, Xiaomi, dan Huawei merespons dengan mengeluarkan produk-produk yang kompatibel dengan jaringan 5G. Produk tersebut adalah Oppo Reno 5G, Samsung S10 5G, Xiaomi Mi 9 Pro 5G, Mi Mix 4, dan Huawei Mate 30. Produk tersebut tergolong produk flagship, yang berarti harga produk tersebut termasuk tinggi.

Bagi yang belum tahu sebenarnya apa itu jaringan 5G, ini penjelasannya. 5G secara simpelnya adalah jaringan upgrade dari 4G, namun dengan kecepatan dan gelombang yang berbeda. 5G menggunakan gelombang milimeter yang kekuatannya 10-100 kali lebih kuat daripada 4G dan wi-fi. Jaringan ini bisa terkoneksi dengan peralatan rumah tangga, mobil, dan juga telepon (ya iyalah).

Kecepatan jaringan 5G diperkirakan bisa mencapai 800 Gbps per detik, memungkinkan kita untuk mengunduh seluruh film MCU dari Iron Man 1 sampai Avengers: Endgame kurang dari 5 menit. Kecepatan jaringan lebih tinggi karena gelombangnya bisa diserap oleh dedaunan dan bangunan. Saya sarankan Anda menanam pohon beringin di depan rumah biar sinyalnya bagus.

Baca juga:  Huawei Mate 20 & Mate 20 Pro Resmi Dirilis, Tampil Gagah dengan Kamera ‘Monster’ Leica

Negara di dunia ini yang sudah menyediakan teknologi 5G adalah Qatar, AS, China, Korea Selatan, Swiss, Inggris, Australia, Kuwait, dan Filipina. Dalam waktu dekat Singapura, Thailand, Vietnam, dan Malaysia akan mengadopsi 5G.

Untuk sementara ini, Indonesia belum ada tanda-tanda mengikuti negara lain untuk mengadopsi 5G. Proyek Palapa Ring yang akan rampung tahun ini belum memberi tanda bakal membuat Indonesia bisa mengakses teknologi 5G. Untuk sementara, kita harus puas dengan 4G dulu.

Masalahnya jika Anda kepincut beli hape 5G, besar kemungkinan Anda tidak akan menikmatinya untuk waktu dekat. Selain memang belum berniat mengimplementasi, jaringan yang ada pun masih mengecewakan. Meski sudah rata, tapi sinyal 4G di banyak daerah begitu minim. Internet cepat masih menjadi hal yang bisa dinikmati oleh kota-kota besar. Tidak lucu kalau membeli hape 5G sedangkan 4G saja masih jadi barang mewah. Ya kecuali tujuan Anda membeli itu hape karena fitur lain ya.

Harga hape 5G yang tinggi juga membuat teknologi 5G hanya bisa dinikmati oleh kalangan ekonomi menengah ke atas. Katakanlah memang Indonesia ingin ngebut untuk segera membangun infrastruktur yang mendukung teknologi 5G, lebih baik tiap daerah di Indonesia harus bisa menikmati jaringan 4G yang bagus dan merata terlebih dahulu.

BACA JUGA Nintendo Switch atau PS4: Sebuah Panduan untuk Membeli dan artikel menarik lainnya di KONTER.

Baca juga:  Baru Rilis, Xiaomi Redmi 5 Plus Beri Pelajaran Hidup Meski Tanpa Agnez Mo dan Chelsea Islan