Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Lain Jokowi Dulu, Lain Jokowi Sekarang

Redaksi oleh Redaksi
23 Oktober 2017
A A
demo-3-tahun-jokowi-mojok

demo-3-tahun-jokowi-mojok

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Jokowi pernah menyampaikan bahwa ia rindu didemo. Menurutnya, pemerintah itu perlu dikontrol, salah satunya lewat demo. Dikontrol oleh rakyat tentu saja, bukan dikontrol partai. Rakyat, tambah Jokowi, perlu memperingatkan pemerintah jika melakukan kekeliruan. Dan ketika tidak ada rakyat yang demo, justru itu yang keliru.

Kerinduan yang menggugah itu disampaikan Jokowi dalam acara Indonesian Young Changemarker Summit (IYCS) di Gedung Merdeka, Bandung. Videonya pertama kali diunggah pada 18 Juli 2012, ketika Jokowi masih menjabat wali kota Solo, hanya beberapa bulan sebelum ia terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta.

Tampaknya kini rindu itu sudah pupus. Lihat saja demo yang digelar Jumat, 20 Oktober 2017 dalam rangka tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK. Jokowi tidak menampakkan dirinya di hadapan peserta demo yang terdiri dari mahasiswa perwakilan BEM se-Indonesia serta aktivis, buruh, dan nelayan.

Jokowi juga tidak memberikan makan dan minum (seperti yang ia ungkapkan beberapa tahun lalu) kepada mereka yang memulai aksi dari Monumen Patung Kuda dan melakukan long march hingga depan Istana Merdeka untuk menyampaikan evaluasi atas tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK.

Demo kali ini menyorot pemerintahan yang dianggap buta terhadap kepentingan sosial, terutama rakyat kecil. Ketimpangan sosial terasa sangat tinggi. Pembangunan yang dilakukan condong kepada kepentingan asing dan masyarakat kelas menengah atas. Selain itu, peserta demo juga menuntut adanya keterbukaan hukum karena banyak pejabat dari partai koalisi yang dianggap kebal hukum. Salah satu contohnya adalah Setya Novanto.

Namun, apalah daya. Hingga larut malam Jokowi tak jua menyapa. Dengan sisa-sisa tenaga dan keyakinan dapat menyampaikan tuntutan langsung kepada Presiden, peserta demo bertahan hingga lewat pukul 22.00. Akhirnya, polisi membubarkan mereka dengan paksa dengan alasan, di peraturan demo hanya bisa dilakukan hingga pukul 18.00. Demo pun berakhir ricuh.

Akibat dari kericuhan tersebut, 14 mahasiswa ditangkap polisi dan dibawa ke Polda Metro Jaya. Mereka dianggap merusak fasilitas umum. Alih-alih angkutan umum atau kaca-kaca kantor yang dirusak, ternyata pot-pot jalan dan kawat milik polisi yang dijadikan dasar penangkapan para mahasiswa ini.

Dari 14 mahasiswa yang diamankan, 12 di antaranya telah dipulangkan. Dua lainnya menjalani pemeriksaan oleh penyidik dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Jika memang ada mahasiswa yang benar-benar merusak pot, ya memang mestinya dinasihati. Bagaimanapun pot adalah tempat tinggal tanaman yang juga makhluk hidup. Tapi, ngomong-ngomong, dari beberapa video yang beredar ada mahasiswa yang kepalanya berdarah-darah. Apa mereka merusak potnya pakai kepala ya?

demo 3 tahun jokowi mojok

Terakhir diperbarui pada 23 Oktober 2017 oleh

Tags: 3 tahun jokowiDemodemo 3 tahun jokowijokowijokowi-jkPolisi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Nasib Yamaha Byson Baru yang Dicintai Setelah Tak Bisa Dimiliki MOJOK.CO

Nasib Yamaha Byson dan Paradoks Benda yang Baru Dicintai Setelah Berhenti Diproduksi dan Tak Bisa Dimiliki Lagi

2 Juli 2026
Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran

22 Juni 2026
Hujan Bulan Juni untuk Samadi: Es Krim yang Mencair di tengah Aksi Rakyat Memanggil dan Kenaikan Harga yang Bikin Ngelu MOJOK.CO

Hujan Bulan Juni untuk Samadi: Es Krim yang Mencair di Tengah Aksi Rakyat Memanggil dan Kenaikan Harga yang Bikin Ngelu

14 Juni 2026
rkuhap, kuhap, polisi.Mojok.co

Catatan Kritis KUHAP (Baru) yang Melahirkan Polisi Tanpa Rem Hukum, Mengapa Berbahaya bagi Sipil?

19 November 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Ortu kuras tabungan buat anak jadi polisi malah kena tipu. Sempat bikin stres tapi kini bersyukur tak jadi sasaran amuk tetangga MOJOK.CO

Ortu Kuras Tabungan buat Anak Jadi Polisi malah Kena Tipu “Intel”, Awalnya Stres tapi Kini Bersyukur

6 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
Pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih pinggir kuburan harus dibekali dengan keahlian supranatural hingga ilmu sosial MOJOK.CO

Keahlian-keahlian Vital untuk Pegawai Kopdes Pinggir Kuburan, Berguna buat Diri Sendiri dan Pembeli

13 Agustus 2026
Makrab, Budaya senioritas dan bullying di kampus.MOJOK.CO

Setelah 4 Kali Ikut Makrab di Kampus, Saya Percaya Budaya Ini Lebih Baik Dihapus Saja: Bukan Bikin Akrab, Malah Meruncingkan Konflik “Senior” dan “Junior”

13 Agustus 2026
Kelebihan Daikin sebagai AC terbaik untuk hunian modern dengan listrik terbatas MOJOK.CO

Daikin Multi-S, Pilihan AC Terbaik untuk Rumah Hemat Energi

15 Agustus 2026
Alumnus Peternakan UMM Kerja Jadi Manager di Australia. MOJOK.CO

Dulu Kuliah Tanpa Punya Laptop, Alumnus UMM Ini Buktikan Bisa Kerja di Australia sebagai Manajer Peternakan

11 Agustus 2026
Susahnya mahasiswa di kampus tanpa working space 24 jam: kerjakan tugas kuliah di kos burnout, ke coffee shop tidak punya uang MOJOK.CO

Susahnya Mahasiswa di Kampus Tanpa Working Space 24 Jam: Nugas di Kos Burnout, Ke Coffee Shop Tak Punya Uang

12 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.