Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Wikimo Tokoh

Profil Taufik Hidayat, Cawabup Lamandau

Redaksi oleh Redaksi
22 Maret 2017
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Taufik Hidayat adalah calon wakil bupati Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah pada pilkada serentak 2018. Ia berpasangan dengan F.X. Perwiragato dengan didukung sejumlah partai, yaitu PDIP (3 kursi), Demokrat (2 kursi), Gerindra (1 kursi), dan Hanura (1 kursi).

Dirinya dan Gato mendapat  nomor urut 3 dari total empat pasangan calon kepala daerah. Mereka adalah  Taji Pranito-Gandhi Nuswantara di nomor urut 1, Sata Umani-Karyadi di nomor urut 2, dan  Hendra Lesmana-Riko Purwanto di nomor urut 4.

Iklan

Sebelum mencalonkan diri, ia menjabat sebagai  wakil ketua II DPRD Lamandau dari Fraksi PAN. Ia pernah menjabat sebagai ketua DPD PAN Kabupaten Lamandau.

Beberapa waktu lalu ia diberitakan diduga melakukan pemfitnahan terhadap gubernur Kalimantan Tengah. Namun, hal tersebut telah diluruskan kembali dengan diadakannya pertemuan secara tertutup yang diselenggarakan oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah.

Sumber:

https://www.borneonews.co.id/berita/73259-ada-nama-padimin-dibalik-mundurnya-taufik-hidayat-dari-dprd-lamandau

http://jejakrekam.com/2018/02/19/sentil-gubernur-cawabup-lamandau-dipanggil-dad/

http://sampit.prokal.co/read/news/14530-paw-anggota-dprd-lamandau-taufik-digantikan-padimin.html

 

Terakhir diperbarui pada 24 September 2025 oleh

Tags: #MojokPilkadakalimantan tengahpilkada lamandauTaufik Hidayat
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Sampit, Kota yang Dianggap Tertinggal tapi Nyatanya Jauh Lebih Maju dari Kebanyakan Kabupaten di Jawa.MOJOK.CO

Sampit, Kota yang Dianggap Tertinggal tapi Nyatanya Jauh Lebih Maju dari Kebanyakan Kabupaten di Jawa

13 April 2026
Jengkelnya Taufik Hidayat Bukan Buat Bulu Tangkis Saja MOJOK.CO

Jengkelnya Taufik Hidayat Bukan Buat Bulu Tangkis Saja

19 Oktober 2021
ilustrasi Postingan dan Foto Lawas Anthony Ginting: Jiwa Terdalam Anak Muda Paling Akurat mojok.co

Habis Jonatan Terbitlah Anthony Ginting Si Jago Net Tipis-tipis China Open

23 September 2018

Konvoi Kemenangan Kotak Kosong di Makassar oleh Pendukung Appi-Cicu Benar-Benar Yahud

30 Juni 2018

Suara Kotak Kosong di Pilkada Makassar Diduga Berubah, KPU Harus Dikawal

30 Juni 2018
kotak kosong

Wartawan Dilarang Meliput Rekapitulasi Suara Pilkada Kota Makassar

29 Juni 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makrab, Budaya senioritas dan bullying di kampus.MOJOK.CO

Setelah 4 Kali Ikut Makrab di Kampus, Saya Percaya Budaya Ini Lebih Baik Dihapus Saja: Bukan Bikin Akrab, Malah Meruncingkan Konflik “Senior” dan “Junior”

13 Agustus 2026
Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah MOJOK.CO

Apa Salahnya ASN Jualan Nasi Kuning? Gaji Tetap, Kebutuhan Terus Bertambah

12 Agustus 2026
ilustrasi - PSEL DIY di dekat TPA Piyungan. MOJOK.CO

Pemda DIY Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja Khususnya Warlok untuk Olah Sampah Jadi Energi Listrik di Dekat TPA Piyungan

11 Agustus 2026
Saat Kemerdekaan RI Belum Bisa Dirasakan Buruh. MOJOK.CO

Saat Kemerdekaan Belum Bisa Dirasakan Kelompok Buruh dan Pekerja

17 Agustus 2026
Kebisingan-kebisingan di desa yang sebenarnya wajar tapi kini dipermasalahkan karena narasi desa sebagai tempat slow living ideal MOJOK.CO

Hal-hal Wajar di Desa Jadi Dianggap Mengganggu Gara-gara Narasi Slow Living, Padahal Jadi Bumbu Kehidupan

14 Agustus 2026
Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.