Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Visual Tokcer

Tips Menarik Hati Calon Mertua

Redaksi oleh Redaksi
6 Juni 2017
A A
mertua
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Disepakati atau tidak, calon mertua memang makhluk yang sering ditakuti oleh banyak orang, terutama lelaki. Calon mertua seolah selalu dibaca satu tarikan napas dengan kata “kengerian”. Yah, maklum saja, calon mertua memang menjadi penentu sukses atau tidaknya sebuah hubungan sepasang kekasih untuk menuju ke tangga pernikahan.

Sebab itulah, mendapatkan hati calon mertua menjadi penting adanya. Banyak tips yang bisa dilakukan untuk menarik hati si calon mertua, tapi jika tips-tips tersebut dijelaskan semua, tentu akan butuh space yang banyak, karenanya, lewat rubrik ini, Mojok Institut hanya akan menjelaskan tiga poin saja, tiga poin yang dinilai paling penting.

Iklan

Apa sajakah? Ini dia

Pertama, selalu berpenampilan bersih, rapi, dan sopan setiap kali datang ke pondok calon mertua indah. Ini penting, sebab ia akan menentukan bagaimana sikap penerimaan calon mertua Anda. Selain bersih, rapi, dan sopan, juga usahakan berpakaian sesuai dengan ideologi calon mertua Anda.

Misal calon mertua Anda adalah keluarga Babinsa, maka berusahalah memakai pakaian yang rapi, sukur-sukur ada tulisan “Saya Indonesia, Saya Pancasila”-nya, biar kelihatan bahwa Anda pro bela negara. Jangan malah pakai pakaian yang lecek, apalagi yang ada gambar palu-arit-nya. Sebab, kalau sampai iya, bukan hanya hubungan asmara Anda yang akan berakhir dalam ketidakpastian, namun keutuhan anggota badan Anda juga akan berakhir dalam ketidakpastian pula.

Kedua, perlihatkan kepada calon mertua bahwa Anda adalah pribadi yang mantap. Tak perlu benar-benar mantap, cukup terlihat mantap saja. Mantap dalam hal ini bisa dalam berbagai bidang, baik ekonomi, akademik, ataupun kepribadian.

Misal, calon ibu mertua bertanya tentang kesibukan kuliah Anda, maka jawab saja, “saya kuliah sambil kerja, Bu.” Itu tentu jawaban yang menunjukkan sebuah kemantaban, walau sejatinya, Anda memang kuliah sambil kerja, iya, kerja, kerjain tugas kuliah.

Atau misalnya, ketika calon ibu mertua Anda bertanya Anda bekerja di mana? Jawab saja, bekerja di Pertamina, di bagian sales and marketing. Jawab saja begitu, walau pada kenyataannya, Anda sebenarnya hanya bekerja sebagai pedagang bensin eceran. Yang penting terlihat mantap dulu.

Ketiga, pahami apa yang disukai oleh calon mertua Anda, dan bersikaplah simpati kepada apa yang disukai oleh calon mertua Anda. Misal calon mertua anda adalah fans berat Liverpool, maka berusahalah untuk menyanjung tim besutan Jurgen Klopp itu (kalau bisa, dengan sanjungan yang halus, agar tidak terlalu mencolok kalau Anda sedang menyanjung), contohnya seperti “Wah, Liverpool ini kemarin sama Everton kalah ya, padahal dari segi permainan dan penguasaan bola, dia unggul lho,” jangan malah melontarkan pertanyaan nyolot seperti: “Eh, Pak, Liverpool itu terakhir juara Premier League kapan ya? Saya nompang nanya.”

mertua

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2017 oleh

Tags: kekasihmertuapacaranpernikahan
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Saya Menerima Tawaran Bridesmaid dari Mantan Sahabat, Peran Paling Tak Berguna dalam Sebuah Pernikahan

31 Juli 2026
Hajatan, Resepsi Mewah, Resepsi Sederhana, Nikah.MOJOK.CO
Sehari-hari

Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah

26 April 2026
Sumbangan pernikahan di desa, jebakan yang menjerat dan membuat warga menderita MOJOK.CO
Ragam

Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”

8 April 2026
Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya? MOJOK.CO
Esai

Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?

18 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berkaca dari Kasus Yurizal, Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya punya empati MOJOK.CO

Berkaca dari Kasus Yurizal: Kita Sibuk Mengajari Anak Menjadi Pintar sampai Lupa Mengajarinya Berempati

7 Agustus 2026
Pengamen di Jalan Malioboro Jogja kayak orang malak MOJOK.CO

Saya Jauh Lebih Rispek ke Pengamen Lampu Merah di Jogja daripada Pengamen Malioboro karena Dua Alasan

6 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026
Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman meluncurkan aplikasi Gandheng ATS untuk atasi masalah anak putus sekolah MOJOK.CO

Sleman Punya Aplikasi Pencegahan Dini Anak Tidak Sekolah

5 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.