Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Jerinx Tantang Duel Habib Bahar, Fadli Zon: Nggak Penting, Siapa Itu?

Redaksi oleh Redaksi
21 Desember 2018
A A
Jerinx tantang Habib Bahar MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Geram dengan penganiyaan Habib Bahar kepada dua anak di bawah umur, Jerinx, salah satu personel Superman Is Dead (SID) melayangkan tantangan duel.

Selasa (18/12), Habib Bahar Bin Smith sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Malam itu juga, Habib Bahar resmi ditahan dalam kasus penganiayaan anak, setelah menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Jawa Barat.

Habib Bahar ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap MK Zaki (17 tahun) dan CAJ (18). Sang habib dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana antara lima hingga maksimal 12 tahun penjara.

Salah satu bukti yang dijadikan alat pertimbangan adalah video yang menayangkan Habib Bahar sedang membenturkan kepala salah satu korban ke dengkulnya. Sebanyak tiga kali, habib yang berprofesi sebagai penceramah itu membenturkan kepala korban ke arah lututnya.

Melihat video penganiyaan Habib Bahar, salah satu personel Superman Is Dead (SID), mengaku sangat geram. Bahkan, si penggebuk drum ini sudah melayangkan tantangan untuk duel kepada sang habib. lewat apa tantangan duel itu dikirim? Lewat cuitan Twitter. Ya, Jerinx, siap meladeni sang habib di mana saja, kapan saja.

“Persetan kedua capres. Saya paling suka diadu sama bully macam Bahar ini. silakan atur. Jawa Bali Sumatera di mana saja saya siap. Yang kalah minggat dari Indonesia (emoticon senyum manis),” tulis Jerinx lewat akun Twitter pribadinya pada tanggal 20 Desember 2018.

Jerinx menegaskan bahwa tantangannya kepada Habib Bahar tidak terkait dengan urusan agama, politik, atau capres. “Ini ga ada hubungannya sama agama, politik, capres. Sejak dulu saya memang benci sekali sama bully. Anak Anda dianiaya di depan Anda seperti itu gimana rasanya?”

Tantangan duel Jerinx kepada Habib Bahar menjadi kontroversi. Namun, di mata Fadli Zon, tantangan tersebut malah bukan sesuatu yang penting. Gimana mau penting, lha kenal saja nggak.

“Ha ha ha, siapa itu? Saya nggak kenal. Mukanya saja saya nggak tahu yang mana. Jadi, menurut saya nggak penting,” tegas Fadli Zon di Gedung DPR, Senaya, Jakarta. Tidak ditanggapi saja sudah pedih rasanya. Bisa kamu bayangkan sakitnya tidak dianggap penting, oleh Bapak Fadli Zon. Entah ini musibah, atau malah berkah.

Pun sebetulnya Jerinx ini agak terlambat. Lha wong beliau melayangkan tantangan ketika Habib Bahar sudah ditahan. Gimana mau menanggapi tantangan ketika sudah berada dalam penjara. Sungguh sayang ya, Bli. Kudu menunggu minimal lima tahun lagi supaya dianggap penting. Yang kuat ya. (yms)

Terakhir diperbarui pada 21 Desember 2018 oleh

Tags: Fadli ZonHabib Baharjerinx
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik India menjalin kesepakatan kerja sama konservasi terhadap Candi Perwara Kompleks Candi Prambanan MOJOK.CO

Menerjemahkan Candi Prambanan sebagai Bukti Historis Hubungan Nusantara-India

8 Juli 2026
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Wali Kota Agustina Wilujeng ajak anak muda mengenal sejarah Kota Semarang lewat kartu pos MOJOK.CO

Kartu Pos Sejak 1890-an Jadi Saksi Sejarah Perjalanan Kota Semarang

20 Desember 2025
Gedung Sarekat Islam, saksi sejarah dan merwah Semarang sebagai Kota Pergerakan MOJOK.CO

Upaya Merawat Gedung Sarekat Islam Semarang: Saksi Sejarah & Simbol Marwah yang bakal Jadi Ruang Publik

20 Desember 2025
Pacu Jalur Direcoki Pemerintah Jadi Cringe dan Nggak Seru Lagi MOJOK.CO

Saat Negara Turut Campur Aura Farming Pacu Jalur, Semua Jadi Terasa Cringe dan Nggak Seru Lagi

14 Juli 2025
Fadli Zon: Narasi Orde Baru dalam Bayang-Bayang Reformasi

Fadli Zon: Narasi Orde Baru dalam Bayang-Bayang Reformasi

12 Juli 2025
Fadli Zon menyangkal pemerkosaan massal dalam kerusuhan 1998. MOJOK.CO

Muslihat Penulisan Ulang Sejarah Mei 1998: Memberikan Penghargaan kepada Soeharto dan Menyangkal Bukti Pemerkosaan

17 Juni 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Saat adik saya jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, pihak guru malah menganggapnya masalah biasa MOJOK.CO

Melabrak Guru usai Adik Jadi Korban Bullying di Sekolah hingga Cedera: Saya Justru Menerima Jawaban Memuakkan

18 Agustus 2026
Jangan remehkan antrean Stasiun Lempuyangan, Jogja, di jam pagi untuk keberangkatan Kereta Api (KA) Ekonomi Sri Tanjung MOJOK.CO

Antrean Pagi Stasiun Lempuyangan Jogja Selalu “Keos” dan Bikin Tegang, Datang Lebih Awal Tak Jadi Solusi

21 Agustus 2026
Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran .MOJOK.CO

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Melalui hidangan Buntil Salmon, Sasanti Restaurant menghadirkan telisik gastronomi dan permakultur yang memberi pengalaman mengesankan dalam mengeksplorasi kekayaan kuliner Nusantara. (Nusaplant)

Melalui Buntil Salmon, Sasanti Restaurant Tak Hanya Bicara Rasa tapi Pertemuan Kekayaan Pangan dan Flora Nusantara

21 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
Kiprah dosen pembimbing mahasiswa KKN UGM di Sangurejo. MOJOK.CO

Dulu Dicap Kampung Kumuh, Kini Produk Kulit Salak Kampung Sangurejo Sampai Belanda

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.